Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Irwan Daulay : Madina Harus Melakukan Terobosan Terkait Tingginya Angka Kemiskinan dan Rendahnya IPM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
  • print Cetak

Irwan H Daulay

 

MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sudah waktunya melakukan terobosan penting dalam upaya menurunkan angka kemiskina dan menaikkan IPM yang  masih rendah.

Salah satu upayanya melalui pembentukan Tim Ekonomi yang kuat. Berikan mereka kewenangan penuh untuk bekerja,” ujar tokoh masyarakat Madina, Irwan H. Daulay dalam akun fecebook-nya, Rabu (19/7/2017).

Seiring dengan pembentukan Tim Ekonomi itu, lantas Pemkab Madina seterusnya menyiapkan Sumber Daya Manusia lokal melalui pelatihan dan pendidikan berbasis saintek.

Di sisi lain, Irwan juga mendesak agar Pemkab Madina melakukan langkah-langkah yang mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang bervisi jauh ke depan.

Mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi daerah, diperlukan juga menyiapakan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Madina.

“Mulailah membentuk badan-badan usaha setingkat PT untuk mengelola secara langsung SDA Madina, share sahamnya kepada swasta agar PT-nya semakin prospektif dan efisien,” katanya.

Untuk mempermudah titik prioritas per wilayah, diperlukan pemetaan potensi Madina untuk menetapkan zona pengembangan ekonomi. Misalnya, zona pengembangan kopi, padi, palawija, karet, tambang, energi, pariwisata, perikanan dan kawasan industri.

Di samping itu, juga harus dilakukan renegosiasi seluruh perizinan investasi agar Pemkab Madina serbagai representasi rakyat memperoleh manfaat yang adil.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dalam website resminya melaporkan, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dalam 2 tahun terakhir.

Tahun 2016 ini jumlah penduduk miskin di Madina sebesar 10.98 %. Angka itu merangkak naik sejak tahun 2015.

Sebab, pada tahun 2013 jumlah penduduk miskin di Madina masih sebesar 9.62 %. Tahun 2014 sebesar 9.28 %. Kemudian tahun 2015 naik ke level 11.13 %, turun sedikit di tahun 2016 menjadi 10.98 %.

Sementara itu, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari 10 kabupaten yang dilaporkan BPS Sumut, Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2016 berada di posisi nomor urut 2 paling terakhir, yakni di angka 64,55 %. Hanya berada di atas Nias sebagai kabupaten nomor urut akhir yang berangka 59,75 %.

Kabupaten Toba Samosir, sebagai kabupatan yang sama-sama lahir dengan Mandailing Natal justru saat ini berada di posisi teratas yakni 73,61 %.

Tapanuli Utara berada di posisi nomor 2 tertinggi, yakni 71,96 %, disusul Simalungun 71,48 %. Kemudian Asahan 68.71 %, lalu Tapanuli Selatan 68.04 % dan Tapanuli Tengah 67.27 %.

 

Sumber tambahan : sumut.bps.go.id

Editor : Dahlan Batubara

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Datang Lagi

    Kabut Asap Datang Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sempat hilang selama setu pekan akibat diguyur hujan, kabut asap kembali menyelimuti udara Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pantaun wartawan, Jum’at (28/3/2014) kembalinya kabut asap membuat masyarakat kembali mengeluh. “Dalam satu pekan ini masyarakat sudah kembali senang karena kabut asap sudah hilang, namun dengan datangnya kembali kita pun harus antsipasi agar […]

  • Kenangan Positif Dari Achmad Fauzi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik menyatakan memiliki banyak kenangan positif di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, Jum,at (31/5/2013) sebelum meninggalkan jabatan kapolres Madina dan pindah ke Kabupaten Labuhan Batu sebagai kapolres baru di sana. “Madina bukanlah daerah asing bagi saya, karena di Madina sendiri masih banyak keluarga dari orang tua, terutama […]

  • Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

    Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pasca tertembaknya salah seorang warga yang berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) siang kemarin, Pemkab Mandailing Natal (Madina) bertindak cepat. Namun Pemkab Madina tidak berwenang menutup PT Sorikmas Mining. Hal itu ditegaskan Bupati Madina Aspan Sofian Batubara ketika konfirmasi melalui telepon, Senin (30/05/2011) pagi, mengenai langkah-langkah yang diambil […]

  • Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemungkinan batalnya perusahaan Afrika, Sasol, disebabkan tidak adanya pasokan batu bara. Perusahaan asal Afrika Selatan, South Africa Coal, Oil, and Gas Corporation (Sasol) diperkirakan batal berinvestasi sekitar US$10 miliar atau setara Rp90 triliun di Indonesia. Kemungkinan batalnya Sasol itu disebabkan oleh tidak adanya pasokan batu bara yang mencukupi dari PT Bukit Asam Tbk. “Sasol sepertinya […]

  • Bupati Madina Apresiasi Siswa MTsN Aktif Salat Berjemaah

    Bupati Madina Apresiasi Siswa MTsN Aktif Salat Berjemaah

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution mengapresiasi pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliah Negeri (MAN) Panyabungan telah menjalankan program berjemaah. Sukhairi terharu melihat pelajar MTsN dan MAN melakukan salat Zuhur berjemaah. Menurut Sukhairi, anak-anak ini akan membawa perubahan untuk Kabupaten Madina. “Anak-anak ini akan menjadi agen perubahan […]

  • Kejati Sumut Sution Usman Dimutasi

    Kejati Sumut Sution Usman Dimutasi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut di bawah komando Sution Usman Adji sebentar lagi berakhir. Kejagung menempatkan Sution di posisi baru, yakni Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan (Sesdandiklat) Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad menyatakan, surat keputusan (SK) mutasi Sution sudah turun sejak 30 Maret lalu. Sebagai Kajati Sumut yang baru, Kejagung […]

expand_less