Selasa, 11 Agu 2026
light_mode

Peningkatan Mutu Pendidikan Tidak Capai Target

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN-Peningkatan mutu pendidikan di Sumut 2010 dinilai belum maksimal. Terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, termasuk dalam memenuhi kompetensi dan profesionalisme SDM serta prestasi yang dihasilkan peserta didik.

Kepala Disdik Sumut, Syaiful Syafri mengatakan, pendidikan di Sumut memang mengalami peningkatan. Namun hal itu belum maksimal dan perlu dikejar dalam pembenahannya. Selama 2010, selain ada peningkatan prestasi, juga ada beberapa hambatan pada pelaksanaan proses pendidikan. “Antara lain, belum terpenuhinya kualifikasi guru dan masih rendahnya mutu atau kompetensi guru,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (2/1).

Di Sumut jumlah guru PNS sebanyak 176.598 orang, dari jumlah tersebut 58 persennya atau 102.963 orang belum memiliki kualifikasi pendidikan S-1. “Untuk itu target Disdik Sumut pada 2011 ini dan untuk memenuhi target 2012 mendatang, seluruh guru PNS mulai tingkat SD, SMP dan SMA harus sudah sarjana,” tuturnya.

Syaiful juga turut prihatin terhadap prestasi yang dihasilkan peserta didik pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke IX Sumut 2010 lalu. “Kita hanya meraih peringkat sembilan dengan perolehan 1 medali emas, 4 perak dan 10 perunggu. Sebagai pelaksana OSN, sejatinya prestasi Sumut menurun dari OSN ke VIII yang digelar di Jakarta. Saat itu kita mendapatkan peringkat tujuh dengan rincian 3 medali emas, 4 perak dan 11 perunggu,” paparnya.

Syaiful juga prihatin terhadap penurunan hasil Ujian Nasional (UN) Sumut 2010, dibandingkan tahun lalu dari 98 persen menjadi 94,74 persen. “Misalnya terhadap peserta UN SMK 2010 yang tak lulus sebanyak 5.044 dari total 9.844 peserta. Sedangkan siswa SMA 3.436 siswa dari 101.987 peserta. Dan siswa Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 1.364 dari 19.771 peserta,” terangnya seraya menambahkan, tingkat kelulusan peserta UN SMA sederajat tercatat 165.531 orang dan 10.222 siswa tak lulus. Peserta SMP yang lulus sebanyak 210.190 dari 225.611 siswa.
Sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Sumut, pihaknya berupaya meningkatkan percepatan pendidikan di Sumut dengan berbagai terobosan pendidikan dan pembenahan pembelajaran.

“Satu upaya yang akan terus dijalankan seperti, menjalin kemitraan dengan 55 perusahaan dan dunia usaha untuk membantu dan mendukung penciptaan lapangan kerja khususnya bagi lulusan dan calon tamatan SMK,” ujarnya.
Selain itu, awal 2011 ini Disdik Sumut akan mengumpulkan pakar pendidikan untuk menyusun kurikulum untuk memasukkan materi lokal pada setiap mata pelajaran, baik dari USU maupun Unimed. (saz)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca 100 Hari Kerja, Fahrizal Optimis Bupati Saipullah Bawa Perubahan

    Pasca 100 Hari Kerja, Fahrizal Optimis Bupati Saipullah Bawa Perubahan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mantan anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution, SH, MAP, Rabu (9/7/2025) mengungkapkan optimis Kabupaten Madina dibawah kepemimpinan Bupati Saipullah mampu membawa perubahan dan Madina lebih maju. Optimisme Fahrizal itu setelah dia mengikuti poin-poin capaian 100 hari kerja pasangan Saipullah-Atika yang dipaparkan Saipullah Selasa kemarin. “Setelah mendengar paparan capaian 100 hari […]

  • SI DUDU

    SI DUDU

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ompak poken i Pasar Kotanopan ari Sabtu, kehe mada Si Dudu marsadu tu sadu giot manabusi sipatu sikola ni anaknia Si Batu. I tonga dalan nida Si Dudu mada sada bayo na marlereng maroban indalu duruk tu duru-duru. Arani i bulus marlojong antong Si Dudu laos marsurak-surak: “Jooouuuu … adong bayo na manabu !” Alak […]

  • Pembanguanan Di Madina Timpang Antar Desa

    Pembanguanan Di Madina Timpang Antar Desa

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Masyarakat menilai pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selama ini tidak merata. Antara satu desa dengan desa lain seperti anak tiri dan anak kandung. Itu terungkap di acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Siabu, Senin (20/2). Kepincangan ini dinilai masyarakat akibat pola pengambilan keputusan di instansi tingkat kabupaten lebih pada pendekatan […]

  • Kabut Asap Datang Lagi

    Kabut Asap Datang Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sempat hilang selama setu pekan akibat diguyur hujan, kabut asap kembali menyelimuti udara Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pantaun wartawan, Jum’at (28/3/2014) kembalinya kabut asap membuat masyarakat kembali mengeluh. “Dalam satu pekan ini masyarakat sudah kembali senang karena kabut asap sudah hilang, namun dengan datangnya kembali kita pun harus antsipasi agar […]

  • Diputuskan, Nilai UN Tidak Dipakai untuk Kelulusan SNM PTN

    Diputuskan, Nilai UN Tidak Dipakai untuk Kelulusan SNM PTN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Muhammad Nasir memastikan, nilai ujian nasional tidak dipakai dalam pertimbangan kelulusan SNM PTN. Dengan keputusan itu, Nasir mengatakan segera mengoreksi Peraturan Menristek-Dikti tentang penerimaan mahasiswa baru. Sebab dalam peraturan ini, Nasir menetapkan bobot nilai unas dalam pertimbangan kelulusan SNM PTN sebesar 10 persen. Pertimbangan lainnya dari nilai […]

  • Isu Penculikan Merebak di Sibolga

    Isu Penculikan Merebak di Sibolga

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPTENG-Masyarakat Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah Tapteng), khususnya orangtua, resah akibat merebaknya isu melalui SMS tentang aksi penculikan terhadap anak-anak, orang dewasa, bahkan orangtua. Sesuai sms itu, orang yang diculik akan dibunuh untuk diambil organ tubuhnya seperti hati, jantung dan ginjal. “Polsek/Polres Madina memohon maaf untuk semua. Diumumkan kepada Anda bahwa ada penculikan anak, dewasa, […]

expand_less