Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
  • print Cetak

Abituren Musthofawiyah grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi mendukung Jokowi oleh sekitar 700 massa yang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin di Panyabungan, berbuntut panjang.

Deklarasi yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2/2019) itu menuai protes dari Keluarga Abituren Musthafawiyah, organisasi resmi alumni Pesantren Musthofawiyah.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah, Dedi Pranoto,SH mengecam oknum yang mencatut nama alumni Musthafawiyah dalam deklarasi dukungan kepada calon presiden Jokowi.

Dedi menyatakan dalam konfirmasi yang dikirim via WhatsApp dan diterima Mandailing Online, Rabu (13/2) bahwa Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Abituren Musthafawiyah mengecam pemasangan baliho dukungan mencatut dan mengatasnamakan alumni Musthafawiyah kepada salah satu calon presiden itu.

Dedi juga meminta oknum yang mencatut agar meminta maaf kepada Mudir Pesantren Musthafawiyah, H. Musthofa Bakri Nasution serta Keluarga Besar DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah sebagai organisasi resmi alumni Pesantren Musthafawiyah. Jika tidak, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Diketahui, bahwa baliho atau spanduk yang terpasang ternyata tidak ditemukan nama dan photo ketua penyelenggara, hanya ada tulisan deklarasi untuk pasangan calon presiden saja,” katanya.

Fakta ini juga membuktikan bahwa yang memasang spanduk maupun baliho yang mengatasnamakan Alumni Musthafawiyah adalah orang yang tidak bertanggungjawab, tegas Dedi Pranoto.

Di kesempatan yang berbeda, Ketua DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah, M. Hasbi Simanjuntak menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (13/2) menyatakana bahwa hingga saat ini alumni belum bembahas tentang pemilihan presiden. Sejauh ini alumni masih sebatas mengantarkan calon legislatif di Pemilu 2019.

Sekedar diketahui, sekitar 700 orang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin (Amanah) melakukan deklarasi mendukung Jokowi di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2) yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Acara deklarasi yang berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Madina, Sumut itu diwarnai bagi-bagi baju koko kepada massa yang hadir.

Sementara itu, dalam satu video yang beredar di facebook memperlihatkan Mudir Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, Musthofa Bakri Nasution berpidato menyampaikan prihal alumni Musthofawiyah.

Di dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit 24 detik itu, Musthofa Bakri Nasution menegaskan bahwa organisasi alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru yang diakui pimpinan pesantren hanya Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS).

Musthofa Bakri Nasution menyatakan, bahwa seluruh alumni atau AbiturenMusthofawiyah tidak dibenarkan menggunakan nama Musthofawiyah dan alumni serta abituren dalam organisasai apapun atau dimana pun kecuali atas persetujuan pimpinan pesantren Musthofawiyah Purba Baru.

 

Peliput : Dahlan Batubara / Makmur Hasibuan

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DWI FUNGSI = Tidak percaya otoritas sipil. Jenderal Nasution perumus doktrin ‘Jalan Tengah’ TNI. Kemudian lewat doktrin yang lebih canggih, Dwi Fungsi, Jenderal Suharto memperluas peran tentara hingga jauh ke wilayah sipil dan menjadikan tentara seperti imperium pribadi. Sumber :Juliusmant

  • Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – ternyata mobil yang dipakai Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami untuk menunjang pekerjaannyan pasca rusaknya mobil dinas yang biasa dipakainya, ternyata belum terdaftar pengajuan penggantian nomor polisi kendaraan dinas di Samsat Mandailing Natal. Dikutip dari Hayuara.net Baur BPKB SAMSAT Madina Bripka Ahmad Riadi menerangkan dalam beberapa waktu ke […]

  • DCS Dapil 4 PAN Madina

    DCS Dapil 4 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PAN Madina

  • Sarlinkson Produksi Pupuk Organik GUANO

    Sarlinkson Produksi Pupuk Organik GUANO

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      BATANG NATAL  (Mandailing Online)  –  Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk pertama kalinya memproduksi pupuk organik berstandar nasional. Pupuk bermerek dagang GUANO  yang CV. SARLINKSON itu berbasis di Desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal. Dalam seminggu, CV. Sarlinkson yang berdiri sejak 2013 itu memproduksi antara 15 hingga 20 ton. Ada tiga jenis pupuk organik yang diproduksi, […]

  • Percepat Pemungutan Suara Ulang

    Percepat Pemungutan Suara Ulang

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Berkaitan semakin dekatnya jadwal pembahasan RAPBD Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2011, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Madina Ali Mutiara Rangkuti, mengingatkan pemerintah daerah, DPRD maupun KPU Madina dalam hal percepatan pemungutan suara ulang Pemilukada Madina sesuai dengan amanah putusan Mahkamah Konstitusi. “Semua pihak harus fokus dalam mempersiapkan hal tersebut. Tidak ada satupun alasan, […]

  • Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

    Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    14 tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dimekarkan dari kabupaten induk, Tapanuli Selatan (Tapsel), bukanlah usia yang muda. Jika diibaratkan manusia, sudah memasuki usia remaja. Pada usia ini, sudah mulai paham bagaimana menggapai suatu cita-cita. Nah, bila ini sebuah daerah, berarti seyogianya juga mampu mewujudkan kesejahteraan daerah itu sendiri. Maka dari itu, sudah barang tentu jika […]

expand_less