Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
  • print Cetak


Jakarta, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bersama Ketua Tim Investigasi atas dugaan kasus suap di MK, Refly Harun (tengah) dan Anggota Tim Investigasi Adnan Buyung Nasution menggelar konferensi pers.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan, sidang sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang melibatkan pasangan dari “incumbent” terbukti curang. “Dari 190 kasus lebih yang ditangani MK, hampir semua ‘incumbent’ terbukti curang dengan menggunakan jabatannya,” kata Mahfud dalam acara pertemuan MK dengan Komisi III DPR di Jakarta, Kamis.

Dia mencontohkan sengketa pilkada di Maluku. Saksi yang juga seorang guru menangis di MK karena dipindah 200 kilometer dari tempat tinggalnya karena tidak mendukung pasangan “incumbent”. “Untuk itu aturan pemindahan guru sebaiknya harus seizin Mendiknas, agar tindakan semena-mena ‘incumbent’ ini tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Ia mengemukakan, kecurangan yang dilakukan calon “incumbent” tidak semuanya bisa dibuktikan dengan nyata. MK memutuskan perkara berdasarkan fakta peradilan.
Ketua MK juga menyinggung tulisan pengamat hukum Refly Harun bahwa berperkara di MK itu bisa menghabiskan dana Rp10 miliar hingga Rp12 miliar karena banyaknya saksi yang harus dibawa ke MK.

“Tulisan Refly berperkara di MK habis biaya Rp10-12 miliar itu barangkali ada benarnya apabila yang berperkara berasal dari Papua karena untuk biaya transportasi dan akomodasi selama di Jakarta,” katanya. Mahfud juga mencontohkan sengketa Pilkada Jambi. Pihak yang berperkara telah membawa banyak saksi ke Jakarta dengan pesawat dan menginap di hotel selama menjalani sidang.

“Sebenarnya sudah disediakan video conference di Jambi, tapi mereka yang tidak mau. Jadi biaya tinggi seperti yang disebut Refly itu karena saksi berbondong-bondong datang ke Jakarta naik pesawat dan menginap di hotel,” tambahnya. Mahfud mengungkapkan hal ini terkait pertanyaan anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra Martin Hutabarat.

Martin mengungkapkan, setiap calon bupati dari berbagai daerah yang ingin maju telah menganggarkan sekitar 10 persen dari anggaran kampanye untuk berperkara di MK.
Komisi III DPR melakukan kunjungan ke MK untuk melakukan koordinasi berbagai masalah, di antaranya masalah hukum, pengawasan hakim oleh KY serta rencana pembahasan perubahan UU. (Ant)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati: HMI Madina Harus Sumbang Pemikiran Untuk Kemajuan Daerah

    Bupati: HMI Madina Harus Sumbang Pemikiran Untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution berharap HMI Madina ikut berkontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah. Itu dinyatakan bupati saat menerima audiensi Himpuman Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mandailing Natal (Madina) di ruang kerjanya, Kamis (12/8/2021). “Saya salut dan bangga pada adik-adik HMI Madina. Karena mereka adalah sosial control, saya harapkan HMI Cabang Madina […]

  • Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resensi buku Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda sejarah Willem Iskander dinegeri orang yang di bukukan semoga menjadi pelajaran terbaik bagi putra mandailing di negeri orang.

  • Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu. Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor […]

  • Rumah Makan Gulaen Incor dan Aporas Hadir di Panyabungan

    Rumah Makan Gulaen Incor dan Aporas Hadir di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Apakah anda rindu atau ingin menu masakan gulai incor, tapi susah mendapatkan rumah makan yang menyajikannya? Kini jangan lagi rusau. Sebab sekarang sudah ada rumah makan khas masakan gulaen incor yang terletak di Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Lokasi rumah makan ini berada di tengah hamparan sawah dan ladang, […]

  • Jalan Lingkar Timur Panyabungan Diperbaiki

    Jalan Lingkar Timur Panyabungan Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Untuk memperlancar arus mudik dan lalulintas pada musim Lebaran tahun ini, Pemkab Madina memperbaiki jalan lingkar timur Panyabungan. Plt Kadis PU Madina, Nasrin Lubis, menuturkan, jalan lingkar timur Panyabungan merupakan jalan pengalihan untuk menghidari jalur macer dan pasar tumpah, serta lintasan kenderaan roda empat atau lebih. “Jalan yang sudah kondisinya berlubang kita perbaiki demi kelancaran […]

  • Satu Unit Rumah di Muara Parlampungan Ludes Terbakar

    Satu Unit Rumah di Muara Parlampungan Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online ): rumah milik Nasaruddin atau Caian di Desa Muaraparlampungan RT I Pasar, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), ludes dilalap sijago merah. Peristiwa itu terjadi pukul 20.00 wib malam ini sabtu 6/4/2024. Sumber Mandailing Online dilokasi api dengan cepat menghabiskan seisi rumah meski warga berupaya memadamkan api […]

expand_less