Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Menakertrans: Jumlah Penganggur 8,32 Juta Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
  • print Cetak


Yogyakarta,

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, jumlah penganggur terbuka di Indonesia hingga kini mencapai 8,32 juta orang atau 7,14 persen dari 116,53 juta orang angkatan kerja.

“Kondisi itu secara langsung maupun tidak langsung dipengaruhi jumlah penduduk yang cukup besar, terbatasnya peluang kesempatan kerja di sektor formal, dan potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan secara optimal,” katanya di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia pada upacara wisuda lulusan program doktor, magister, sarjana, dan diploma periode IV Universitas Islam Indonesia (UII), hal itu yang menyebabkan terjadinya pengangguran dan kemiskinan.
“Besarnya jumlah penganggur dan penduduk miskin tentu menjadi beban bangsa yang harus dicarikan solusinya, dengan berbagai terobosan dan tindakan nyata dalam rangka menciptakan peluang kesempatan kerja untuk menghasilkan ekonomi nilai tambah masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, program Kabinet Indonesia Bersatu II, dengan segala upaya dan kebijakan bertekad untuk menurunkan angka pengangguran menjadi 5,1 persen pada 2014. “Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan kesempatan kerja sekaligus mengentaskan warga miskin adalah melalui pengembangan kewirausahaan,” katanya.

Menurut dia, pengembangan kewirausahaan adalah upaya untuk menumbuhkembangkan minat dan semangat masyarakat melakukan kegiatan usaha produktif dalam berbagai jenis usaha sesuai dengan peluang dan informasi yang ada. Pengertian kewirausahaan adalah suatu kegiatan atau tindakan kreatif yang dapat menciptakan atau membangun nilai yang bermanfaat bagi manusia tanpa banyak mengandalkan tersedianya sumber daya atau fasilitas.

Oleh karena itu, program pendidikan harus terkait dan cocok dengan dunia usaha dan pasar kerja, agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bekerja. “Selain itu, mahasiswa juga harus menempa diri untuk menjadi wirausahawan mandiri agar ketika lulus tidak mencari pekerjaan tetapi mampu menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan orang lain,” katanya. (Ant)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

    Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tarian Tortor Mandailing tidak sama dengan tarian tortor yang ada di tanah Toba. Etnis Toba tidak berhak mengklaim tortor Mandailing sebagai kesenian Batak. Sebab, kata “Batak” itu dipaksakan Kolonial Belanda sebagai nama etnis di kawasan Tapanuli di abad 19 yang hingga abad 21 ini ditolak oleh banyak etnis, termasuk […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Adian Husaini PADA tanggal 24 Oktober 2013 lalu, saya bersyukur mendapatkan kesempatan berbicara dalam satu seminar tentang peradaban Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Seminar itu diadakan sebagai satu rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis ke-55 UMS. Bertindak sebagai keynote speaker adalah Prof. Malik Fadjar, mantan rektor UMS yang dikenal sebagai salah satu tokoh […]

  • Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PARIS – Prancis mulai penasaran dengan musibah AirAsia QZ8501, pesawat penerbangan Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember 2014.  Terlebih lagi, dalam laporan awal Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terungkap bahwa pesawat nahas itu jatuh saat dikendalikan oleh co-pilot yang kebetulan berkebangsaan Prancis, Remi Immanuel Plesel. Prancis tak tinggal diam. Seperti dilansir […]

  • PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Hubungan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin dengan wakilnya, Gatot Pujo Nugroho, dikabarkan tidak harmonis. Apalagi, sejak ditahan di Rutan Salemba Jakarta, Gubsu ternyata tidak pernah dapat berhubungan dengan Wagubsu baik via telepon maupun pesan singkat (SMS). Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, hubungan Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo […]

  • Bidan PTT Setor Rp30 Juta ke Dinkes

    Bidan PTT Setor Rp30 Juta ke Dinkes

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAU – Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tahun 2011 di Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu mengaku menyetor uang Rp30 juta kepada Dinas Kesehatan Labuhanbatu. Terungkapnya uang setoran itu, berawal dari adanya laporan beberapa bidan PTT kepada Wakil Ketua PAC Partai PPP Labuhanbatu Muhammad Darwin. Kepada wartawan, Kamis (19/5), Darwin menjelaskan, ada beberapa pengaduan yang disampaikan korban […]

  • Bupati Madina: Saya Bangga dengan Pemuda Pancasila

    Bupati Madina: Saya Bangga dengan Pemuda Pancasila

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengaku bangga dengan MPC Pemuda Pancasila Madina. Bupati Sukhairi menyebut kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemuda Pancasila di Madina sangat positif. Hal itu diutarakan Bupati Sukhairi pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-62 Pemuda Pancasila di halaman Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Madina, Jl. Willem […]

expand_less