Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Harun Mustafa, Pers, Rakyat Miskin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
  • print Cetak

Harun Mustafa Nasution

Fakta menunjukkan, tidak semua penyakit dapat ditangani RSU Panyabungan akibat keterbatasan dokter spesialis dan keterbatasan peralatan.

Terutama pasien kanker dan tumor.

Akibatnya banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit lain di Medan atau sesekali ke rumah sakit di Padang.

Tentu tidak ada masalah jika pasien yang dirujuk itu dari kalangan keluarga yang mampu secara finansial.

Yang menjadi persoalan adalah jika pasiennya dari keluarga miskin. Yang hanya mampu “kais manyogot tudukon potang“.

Biaya operasi di rumah sakit plus obat-obatan mungkin dapat ditanggulangi oleh BPJS atau bantuan pemerintah daerah.

Tetapi biaya hidup keluarga pasien yang selama ini menjadi masalah di kota tujuan.

Fakta memberi kita gambaran nyata bahwa para keluarga miskin tidak mampu bertahan hidup di Medan atau Padang mendampingi anggota keluarganya selama menjalani proses pra operasi hingga pasca operasi.

Umumnya keluarga miskin tidak punya banyak simpanan uang.

Akibatnya, poin-poin masalah keluarga miskin itu antara lain: tinggal dimana selama di kota tujuan?; Biaya hidup selama di kota tujuan tidak cukup; termasuk biaya keluarga yang ditinggalkan di kampung pun bikin pusing.

Bagaimana solusinya?

Mencari solusi itulah yang menjadi satu poin dari beberapa item pembahasan dalam pertemuan minum kopi antara Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution dengan belasan wartawan di Home Coffee, Sipolu-Polu, Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu malam (10/11/2021).

Pertemuan minum kopi antara Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution dengan belasan wartawan di Home Coffee, Sipolu-Polu, Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu malam (10/11/2021).

Begitulah jika wakil rakyat bertemu dengan kalangan wartawan. Gagasan-gagasan akan banyak bermunculan.

Gagasan tentang banyak hal.

Tentang pembangunan, ekonomi, sosial dan hal-hal yang berkaitan dengan aspirasi rakyat.

Di satu sisi, gagasan-gagasan yang dimunculkan para wartawan beranjak dari fakta-fakta lapangan di Mandailing Natal yang membutuhkan solusi penanganan, terutama yang berada dalam lingkup kewenangan pemerintah provinsi.

Di sisi lain, masukan-masukan yang disampaikan para wartawan itu sangat penting bagi Harun Mustafa untuk diperjuangakan di DPRD Sumut.

Salah satu solusi untuk keluarga miskin pasien rujukan itu adalah mendirikan Rumah Aspirasi.

Dan ternyata Harun Mustafa sangat antusias pada ide pendirian Rumah Aspirasi ini.

Di dalam pembahasan itu, Rumah Aspirasi dipandang sangat tepat karena bisa menjadi tempat tinggal keluarga pasien selama di Medan.

Minimal ada tempat berteduh, tidur. Tentu lengkap dengan peralatan dapur. Hanya butuh beli beras dan bahan-bahan lauk, bagai di rumah sendiri.

Dan juga tentu, lokasinya harus tak jauh dari rumah sakit rujukan. Dan selama ini tujuan rujukan itu kebanyakan ke RSU Adam Malik.

Setidaknya, kehadiran Rumah Aspirasi ini akan mengurangi beban keluarga tak mampu.

Dan tentu kita berharap realisasinya dapat tercapai.

Itulah juga yang menyebabkan kita berharap semoga Harun Mustafa lebih dilapangkan kemampuannya agar bisa mendirikan Rumah Aspirasi itu. Semoga. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 43)

    MARSIDAO-DAO (episode 43)

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Marayak pukul 5.20 potang ni ari tolap ma motor i i huta Bilah i. Ipaso parmotor i ma motor i. Idokonsa tu Si Isrot na madung tolap alai tu huta i.  Mambege na madung tolap tu huta Bilah i, naniligi si Pikek dot Si Poso ma tu ruar, manaili […]

  • Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Hari itu tahun 1884. Snouck Horgronje, ahli Islam berkebangsaan Belanda, sedang singgah di Konsulat Belanda di Jeddah. Ia melihat 13 orang jemaah haji dari Mandailing di depan konsulat. Lalu dipotretnya. Mereka, para jemaah haji itu sedang melengkapi berkas untuk melanjutkan studi di Mekah. Zaman itu, memang orang pergi haji tidak sebatas menunaikan […]

  • BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Terkait penolakan 13 desa di Ulu Pungkut terhadap hasil pemancangan batas hutan lindung di Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) dinilai akibat pihak BPKH Wilayah I Sumatera Utara menyalahi prosedur. “Tanda batas yang dibuat BPKH Wilayah I telah menyalahi karena tidak pernah melakukan pertemuan dengan masyarakat Ulu Pungkut, akibatnya masyarakat merasa […]

  • Meraih Superpower dengan Intervensi Investasi, Mungkinkah?

    Meraih Superpower dengan Intervensi Investasi, Mungkinkah?

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Baru-baru ini berita dari beberapa media nasional mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi negara superpower di dunia melalui perdagangan internasional. Suatu harapan yang sangat besar tetapi tidak mustahil untuk terwujud. Hanya saja, perlu kesungguh-sungguhan dalam merealisasikan mimpi besar tersebut agar kelak dapat terwujud. Menteri Perdagangan, Muhammad […]

  • Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Apdesi Kabupaten Madina, Sumut tak tahu menahu soal Bimtek TP PKK yang didanai Dana Desa. Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mandailing Natal, Ahyar Siregar menjawab Mandailing Online melalui telefon seluler, Rabu (17/3/2021) menyatakan pihaknya tak pernah dilibatkan dalam perencanaan Bimtek TP PKK itu. Dia menyatakan kurang memahami […]

  • Hanafi Sang Pengayom Masyarakat

    Hanafi Sang Pengayom Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mentawai: Hanafi, seorang polisi lalu lintas, pengayom masyarakat yang gemar membagikan ilmu bercocok tanam kepada warga di Dusun Turonia, desa Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Ahad (28/11). Di petang hari dan di waktu luangnya, Hanafi lebih sering terlihat di lahan dekat kantornya bekerja, yang disulap menjadi ladang bercocok tanam. Sejak bertugas di Kepulauan Mentawai, Hanafi […]

expand_less