Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ima Madina : Kondisi Madina Makin Parah, Ridwan Rangkuti : Bupati Madina Harus Rangkul Semua Elemen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2016
  • print Cetak
Ridwan Rangkuti, SH.MH

Ridwan Rangkuti, SH.MH

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harus merangkul semua elemen agar roda pemerintahan sukses lima tahun ke depan.

“Kalau tidak, yakinlah bupati dan wakil bupati akan kewalahan di masa mendatang,” kata Ketua Persatuan Advokad Indonesia Wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti,SH.MH yang dilansir Malintang Pos, Sabtu (20/8/2016).

“Saya pikir setelah mengamati selama hampir tiga bulan ini, langkah yang paling tepat dilaksanakan oleh bupati/wakil bupati Madina adalah merangkul seluruh elemen masyarakat, yang lalu biarlah berlalu,” ujarnya.

Menurutnya, ada OKP, KNPI, pers, LSM, mahasiswa, ormas, parpol, ulama dan tokoh-tokoh masyarakat, mantan anggota DPRD serta masyarakat lainnya harus diajak duduk bersama membicarakan pembangunan Madina ke depan. Jika ada masalah, dihadapi bersama dengan mengedepankan musyawarah, semua akan dapat diatasi dengan baik.

Diungkapkannya, dahulu banyak masalah muncul di era Bupati Amru Daulay, tapi bupati merangkul satu demi satu elemen masyarakat, dan terbukti Amru berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan di Mandailing Natal (Madina).

Amru Daulay dibesarkan di luar Madina, sekarang Dahlan Hasan selaku bupati dan Jakfar Sukhairi selaku wakil bupati adalah asli warga Madina, artinya lahir dan besar di Mandailing Natal yang tentunya lebih memahami dan memiliki fokus dalam menetapkan arah pembangunan.

Apa mungkin…? Siapa bilang tak mungkin, dengan cara bupati harus mengedepankan musyawarah dan mupakat, jangan hanya pembisik yang didengar, tapi dengarkan saran dan pendapat seluruh elemen masyarakat, bukan mengedepankan kepentingan pribadi masing-masing.

Kondisi Madina Makin Parah

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal melihat kondisi Madina makin parah, program pemerintah tidak jelas, tidak ada pemberdayaan SDA dan SDM yang berkualitas, banyak indikasi suap dan tindak pidana korupsi.

“Karena itu, kami meminta semua lapisan masyarakat harus sama-sama mengawal pemerintahan di bawah pimpinan Dahlan-Sukhairi, apapun situasinya IMA Madina siap berseberangan dengan semua kejahatan yang dilakukan pemerintahan Madina,” tegas Ketua Umum DPD Ima Madina Herman Birje yang dilansir MohgaNews, Minggu (21/8)

Herman menyampaikan, sudah cukup lama masyarakat mendengar adanya dugaan penyimpangan wewenang dan jabatan serta penyalahgunaan anggaran di sejumlah SKPD yang ada lingkungan Pemkab Madina, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan Perkebunan serta SKPD lainnya.

Namun, yang cukup disayangkan Ima Madina belum ada sikap pemerintahan yang tegas dan jelas atas berbagai tudingan maupun indikasi tersebut. Herman menyebut, mestinya Pemerintahan Dahlan Hasan-Jafar Sukhairi menyikapi apa yang berkembang dan sedang dikritiki masyarakat.

“Sudah cukup lama kami mendengar adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan maupun SKPD yang lain, tapi kita cukup prihatin juga, meskipun sudah ada indikasi namun tak ada sikap bupati maupun wakil bupati yang tegas dan jelas, ada apa ini?” ucapnya.

Karena itu, Herman menyampaikan keraguannya terhadap komitmen Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dengan tegas mengatakan tidak akan pernah melakukan korupsi.

“Pantas kita tanyakan beliau apa implementasi dari ucapan tidak akan pernah korupsi itu, karena kami pikir korupsi bukan mengkantongi uang negara untuk pribadinya, tetapi salah dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya selaku pengguna anggaran yang menyebabkan negara rugi, itu juga bagian dari tindakan yang salah, coba kita lihat sekarang sudah masuk triwulan ketiga tapi masih banyak kegiatan yang tidak dilaksanakan, dan sama sekali anggaran daerah itu belum membawa manfaat bagi masyarakat. Mirisnya lagi, penegak hukum kami lihat tidak tanggap atas berbagai persoalan yang ada di SKPD pemerintahan Madina,” ungkapnya.

Herman menyampaikan, semua komunitas masyarakat memiliki tugas dan tanggung jawab mengawal pemerintahan dalam rangka mewujudkan good and clean governance. “Ini tugas dan tanggung jawab kita semua, kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan masukan dalam perbaikan pembangunan daerah ke depan,” tambahnya.

Sumber : Malintang Pos/Mohga News

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Peran pelobi dalam setiap kegiatan bisnis adalah hal yang wajar, termasuk juga peran Karen Brooks yang ditengarai sebagai pelobi dalam kepentingan usaha Amerika Serikat di Indonesia. Namun, jika lobi yang dilakukan ternyata membuat pemerintah mengabaikan kesejahteraan rakyatnya inilah yang patut dipermasalahkan. Menurut Ekonom, Ichsanuddin Noorsy, pemerintah pusat kembali menunjukkan arogansinya. Hal ini terindikasi […]

  • Saifuddin Nasution Menteri Dalam Negeri Malaysia dari Etnis Mandailing

    Saifuddin Nasution Menteri Dalam Negeri Malaysia dari Etnis Mandailing

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saifuddin Nasution bin Ismail atau yang lebih dikenal dengan Saifuddin Nasution merupakan seorang politikus Malaysia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Malaysia. Saifuddin Nasution menjadi Menteri Dalam Negeri Malaysia dibawah kepemimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Sebelum menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, sebelumnya Saifuddin Nasution menjabat sebagai Menteri Perdagangan Dalam Negeri. Saifuddin Nasution merupakan penggiat politik yang berasal dari Partai […]

  • Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 19 elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mandailing Natal Bersatu (FMMNB) meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution untuk bersedia menjadi calon bupati Kabupaten Madina priode 2016-2020. Elemen-elemen tersebut antara lain ulama, tokoh adat, tokoh agama, karang taruna, mahasiswa madina, etnis Jawa, etnis Minang, etnis Toba, naposo […]

  • Bupati Madina Akhirnya Umumkan Hasil CPNS 2013

    Bupati Madina Akhirnya Umumkan Hasil CPNS 2013

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution akhirnya mengumumkan penetapan nama-nama yang lolos seleksi CPNS formasi umum tahun 2013. Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor : 800/460/K/2014 tanggal 02 Juli 2014. Lembar pengumumnan dipampangkan di teras Badan Kepegawaian Dareah Madina, Senin (7/7/2014). Kepala BKD Madina, Syahdan […]

  • Fraksi Golkar Salurkan APD Kepada Petugas Medis Covid-19

    Fraksi Golkar Salurkan APD Kepada Petugas Medis Covid-19

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyalurkan bantuan berbagai peralatan yang dibutuhkan petugas medis penanganan Covid-19. Bantuan disalurkan kepada petugas di posko perbatasan Madina-Pasaman titik Muarasipongi, Rabu (1/4/2020). Posko ini merupakan garda terdepan mengawal sebaran virus Corona dari arah Sumatera Barat. Jenis bantuan yang disalurkan adalah jenis APD (Alat Pelindung Diri) […]

  • Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

expand_less