Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Ima Madina : Kondisi Madina Makin Parah, Ridwan Rangkuti : Bupati Madina Harus Rangkul Semua Elemen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2016
  • print Cetak
Ridwan Rangkuti, SH.MH

Ridwan Rangkuti, SH.MH

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harus merangkul semua elemen agar roda pemerintahan sukses lima tahun ke depan.

“Kalau tidak, yakinlah bupati dan wakil bupati akan kewalahan di masa mendatang,” kata Ketua Persatuan Advokad Indonesia Wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti,SH.MH yang dilansir Malintang Pos, Sabtu (20/8/2016).

“Saya pikir setelah mengamati selama hampir tiga bulan ini, langkah yang paling tepat dilaksanakan oleh bupati/wakil bupati Madina adalah merangkul seluruh elemen masyarakat, yang lalu biarlah berlalu,” ujarnya.

Menurutnya, ada OKP, KNPI, pers, LSM, mahasiswa, ormas, parpol, ulama dan tokoh-tokoh masyarakat, mantan anggota DPRD serta masyarakat lainnya harus diajak duduk bersama membicarakan pembangunan Madina ke depan. Jika ada masalah, dihadapi bersama dengan mengedepankan musyawarah, semua akan dapat diatasi dengan baik.

Diungkapkannya, dahulu banyak masalah muncul di era Bupati Amru Daulay, tapi bupati merangkul satu demi satu elemen masyarakat, dan terbukti Amru berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan di Mandailing Natal (Madina).

Amru Daulay dibesarkan di luar Madina, sekarang Dahlan Hasan selaku bupati dan Jakfar Sukhairi selaku wakil bupati adalah asli warga Madina, artinya lahir dan besar di Mandailing Natal yang tentunya lebih memahami dan memiliki fokus dalam menetapkan arah pembangunan.

Apa mungkin…? Siapa bilang tak mungkin, dengan cara bupati harus mengedepankan musyawarah dan mupakat, jangan hanya pembisik yang didengar, tapi dengarkan saran dan pendapat seluruh elemen masyarakat, bukan mengedepankan kepentingan pribadi masing-masing.

Kondisi Madina Makin Parah

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal melihat kondisi Madina makin parah, program pemerintah tidak jelas, tidak ada pemberdayaan SDA dan SDM yang berkualitas, banyak indikasi suap dan tindak pidana korupsi.

“Karena itu, kami meminta semua lapisan masyarakat harus sama-sama mengawal pemerintahan di bawah pimpinan Dahlan-Sukhairi, apapun situasinya IMA Madina siap berseberangan dengan semua kejahatan yang dilakukan pemerintahan Madina,” tegas Ketua Umum DPD Ima Madina Herman Birje yang dilansir MohgaNews, Minggu (21/8)

Herman menyampaikan, sudah cukup lama masyarakat mendengar adanya dugaan penyimpangan wewenang dan jabatan serta penyalahgunaan anggaran di sejumlah SKPD yang ada lingkungan Pemkab Madina, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan Perkebunan serta SKPD lainnya.

Namun, yang cukup disayangkan Ima Madina belum ada sikap pemerintahan yang tegas dan jelas atas berbagai tudingan maupun indikasi tersebut. Herman menyebut, mestinya Pemerintahan Dahlan Hasan-Jafar Sukhairi menyikapi apa yang berkembang dan sedang dikritiki masyarakat.

“Sudah cukup lama kami mendengar adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan maupun SKPD yang lain, tapi kita cukup prihatin juga, meskipun sudah ada indikasi namun tak ada sikap bupati maupun wakil bupati yang tegas dan jelas, ada apa ini?” ucapnya.

Karena itu, Herman menyampaikan keraguannya terhadap komitmen Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dengan tegas mengatakan tidak akan pernah melakukan korupsi.

“Pantas kita tanyakan beliau apa implementasi dari ucapan tidak akan pernah korupsi itu, karena kami pikir korupsi bukan mengkantongi uang negara untuk pribadinya, tetapi salah dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya selaku pengguna anggaran yang menyebabkan negara rugi, itu juga bagian dari tindakan yang salah, coba kita lihat sekarang sudah masuk triwulan ketiga tapi masih banyak kegiatan yang tidak dilaksanakan, dan sama sekali anggaran daerah itu belum membawa manfaat bagi masyarakat. Mirisnya lagi, penegak hukum kami lihat tidak tanggap atas berbagai persoalan yang ada di SKPD pemerintahan Madina,” ungkapnya.

Herman menyampaikan, semua komunitas masyarakat memiliki tugas dan tanggung jawab mengawal pemerintahan dalam rangka mewujudkan good and clean governance. “Ini tugas dan tanggung jawab kita semua, kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan masukan dalam perbaikan pembangunan daerah ke depan,” tambahnya.

Sumber : Malintang Pos/Mohga News

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 253 Bangun Pagar Balai Desa Aek Bargot

    Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 253 Bangun Pagar Balai Desa Aek Bargot

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh kelompok 253 membangun pagar di balai desa Aek Bargot, Kecamatan Padang Bolak Julu, Padang Lawas Utara, Selasa (02/11/2021). Mahasiswa yang bergabung dalam kelompok 253 meliputi Pandapotan (Ilmu Politik), Lina Mardiana Harahap (Teknik Informatika), Resti Ani Hutagalung (Administrasi Publik), Yulina Sari (Administrasi Publik), Nur Azizah Hasibuan (Administrasi Publik), […]

  • Kami Terpaksa Makan Gandum

    Kami Terpaksa Makan Gandum

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stok Makanan di Mesir Mulai Habis Sudah 7 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka JAKARTA-Akibat krisis politik di Kairo, Mesir, kini sejumlah mahahasiwa asal Indonesia yang bertahan di kota Kairo mengaku kesulitan men dapatkan bahan-bahan makanan. Sementara, stok makanan mulai menipis. Para mahasiswa dan WNI di Mesir kini juga sudah dikumpulkan di satu tempat untuk memudahkan evakuasi. […]

  • Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

    Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu. Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina […]

  • Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polsek Batahan Ada 34,5 Gram Sabu Jadi Barang Bukti

    Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polsek Batahan Ada 34,5 Gram Sabu Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA( Mandailing Online ):  – Jajaran Personel Polsek Batahan, Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil mengamankan dua orang pengedar narkoba golongan I jenis sabu-sabu, Selasa lalu (29/10/2024). 34,57 Gram sabu disita. Sesuai Rilis Pers Humasy Polres Madina, Kedua pengedar itu adalah FP (34) dan MN (29). Mereka tercatat sebagai penduduk Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan. Kapolsek […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

  • Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Dihamili Abang Kandung

    Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Dihamili Abang Kandung

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Siswi Kelas II SMP Negeri 1 Sinunukan, YS (15) warga Dusun Batang Lobung, Desa Simpang Durian, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), melahirkan di belakang sekolah tepatnya di kebun sawit warga yang hanya berjarak 25 meter dari sekolah, Jumat (18/02/2011) siang lalu. Kapolsek Linggabayu AKP R Siregar ketika dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (23/02/2011) mengatakan, […]

expand_less