Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kasus CPNS mutlak salah BKD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Hasil pengumuman calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010 di lingkungan Pemerintah Kota Medan menuai masalah. Pasalnya, awalnya calon itu lulus di website, namun hilang di pengumuman media massa.

Kondisi ini menuai protes dari para pelamar dan menyerahkan gugatannya ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan. Akhirnya, nama-nama yang menggugat itu kembali lulus.

Menyikapi kondisi ini, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan, Landen Marbun, mengatakan semua kesalahan hasil pengumuman CPNS itu besumber dari sumber daya manusia (SDM) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Medan, khususnya di bidang ilmu dan teknologi (IT).

“Seharusnya,Pemko Medan tidak cepat-cepat mengumumkan hasil kelulusan CPNS melalui website, kalau tenaga SDM-nya belum siap,” katanya, pagi ini.

Terkait dengan kasus Maria Tambun, menurut Landen, berdasarkan keterangan rektor dan berdasarkan fakta yang dimiliki USU, yang bersangkutan tersebut hanya menduduki rangking 37, sementara yang hanya diterima sampai ranking 30 saja.

Landen menyebutkan, pihaknya telah mengadakan pertemuan terkait kisruh hasil pengumuman CPNS itu. Dalam pertemuan tersebut, Komisi A meminta data pembanding yang dimiliki USU dengan Pemko Medan. Namun, menurut Landen, Komisi A hanya bisa melihat data tersebut dan tidak bisa untuk dipublikasikan.

“Kita (Komisi A, red) hanya bisa melihat data tersebut, tapi tidak bisa untuk menjadi bahan konsumsi publik. Sesuai perjanjian antara USU dan Pemko Medan, hasil tersebut bisa dibuka apabila kasus ini sudah masuk ke ranah hukum. Dan perjanjian lain USU hanya sebagai pembuat soal dan pengawasan saja. Berdasarkan data dan fakta antara USU dan Pemko Medan memang ada kesamaan,” jelas Landen.

Kedepannya, tambah Landen, diharapkan keterlibatan DPRD tidak hanya pada saat ketika ada masalah, tapi sebelum dibukanya pendaftaran hingga akhir harus dilibatkan.
Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 kabupaten alami gizi buruk

    5 kabupaten alami gizi buruk

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) –Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mencatat lima kabupaten mengalami kasus balita dengan gizi buruk dengan prevalensi di atas lima persen berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2009. Dalam nota jawaban Gubernur atas pandangan fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2012 di DPRD Sumut di Medan, Pelaksana tugas Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho menyatakan hari ini, […]

  • Jalinsum Berlumpur, Pengendara Diminta Hati-Hati

    Jalinsum Berlumpur, Pengendara Diminta Hati-Hati

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-; Pengengara diminta hati-hati melintas di jalan lintas Sumatra (jalinsum) Sipirok-Tarutung, soalnya, sekitar 3 kilometer ruas jalan itu licin dan berlumpur. Kondisi itu mulai km 5 hingga km 8 tepatnya di wilayah Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel. Amatan METRO Rabu (27/10) menyebutkan, pengedara ekstra hati-hati karena berlumpur tebalnya sekitar 2 sampai 5 cm. Selain […]

  • Bila Suami Saya Termasuk Korban Mohon Ditemukan Untuk Dilakukan Fardu Kifayah

    Bila Suami Saya Termasuk Korban Mohon Ditemukan Untuk Dilakukan Fardu Kifayah

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Yusnidar (25), warga Banjar Sibaguri, Panyabungan mengakui tidak ada firasat buruk padanya yang akan menimpa suaminya Sulhannan (Adnan) salah seorang penambang yang diduga ikut tertimbun di peristiwa runtuhnya lobang tambang emas Huta Bargot. “Saya tidak ada firasat tentang kejadian ini. Sejak kami menikah, suami saya mengambil batu emas di daerah Huta […]

  • Pengawasan jajanan sekolah lemah!

    Pengawasan jajanan sekolah lemah!

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sebanyak 8,5 persen jajanan anak di sekolahan tidak memenuhi standar kesehatan, karena menggunakan berbagai bahan baik itu pemanis maupun pewarna. Hal ini menimbulkan keraguan bagi para orang tua murid, terlebih baru-baru ini ditemukan siswa SD keracunan usai makan bakso kojek. Menurut anggota Komisi B DPRD Kota Medan, T Bahrumsyah, pengawasan terhadap jajanan anak […]

  • Menelusur Negeri Gordang Sambilan

    Menelusur Negeri Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Chanak (Angota Tim Dokumentasi Ensiklopedi Musik Tradisional “Negeri Sejuta Bunyi”, tinggal di Jakarta) Indonesia tanpa Gordang Sambilan bukanlah Republik Indonesia yang seutuhnya. Alat musik Gordang Sambilan adalah musik rakyat, yang tumbuh di tengah kehidupan rakyat, dan dipergunakan untuk upacara kerakyatan. Agar musik ini tetap lestari, perlu dilakukan berbagai upaya untuk mendekatkan musik tradisional ini […]

  • Belasan Orang Disambar Petir di Simalungun, 2 Tewas

    Belasan Orang Disambar Petir di Simalungun, 2 Tewas

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIMALUNGUN (Mandailing Online) – Belasan orang disambar petir saat berteduh di sebuah pondok di Pemandian Alam Sejuk Timuran, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (15/10/2013) sore. Akibat kejadian itu, dua orang dikabarkan tewas, sementara empat lainnya terluka. Dari berbagai informasi yang dikumpulkan Kompas.com, belasan orang berteduh di sebuah pondok di sebuah lokasi pemandian akibat hujan deras […]

expand_less