Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Dinas Ketapang Madina Laksanakan Gerakan Pangan Murah

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • print Cetak

Gerakan Pangan Murah Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahan Pangan (Ketapang)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahan Pangan (Ketapang) terus bergulir di beberapa Wilayah Madina, Polisi ikut dalam rangka stabilisasi pasokan harga pangan.

Taufik Zulhandra Ritonga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Madina mengatakan, pasar murah atau gerakan pangan murah ini kali ketiga dalam satu pekan terakhir dilaksanakan. Masing masing 7 ton per sekali kegiatan. Harga beras murah ini sendiri  Rp. 60.000. Per sak atau setara Rp. 12.000 per kilonya. Masyarakat ujar Kadis hanya dijatah 4 sak sehingga masyarakat lainnya kebagian.

“Jenis beras SPHP termasuk kategori medium itu namun dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Taufik. Kamis 14/8/2025.

Ia menjelaskan bahwa gerakan pangan murah ini selain dilakukan Pemda juga dilaksanakan Polisi dari Polres Madina.

” kita bisa lihat di kantor Polres dan Polsek Panyabungan pun sedang ada gerakan pangan murah dan BEI juga sudah datang memonitoring kegiatan kita bagaimana sebenarnya dilapangan,” Tambah Taufik.

Ia berharap dampak dari gerakan pangan ini dapat menjaga stabilitas harga beras di pasaran atau tengah masyarakat lebih khusus di wilayah Mandailing Natal.

Polisi pun melibatkan diri  membantu proses kegiatan pasar murah ( fikri )

Kegiatan pasar murah yang berlangsung di pasar rakyat exs bioskop panyabungan sendiri terlihat diserbu warga. Polisi pun melibatkan diri  membantu proses kegiatan itu. Setiap warga yang melakukan transaksi pembelian wajib daftarkan diri dan menerima nomer antrian.

Lela Salah satu warga yang ikut antrian pembelian beras murah mengaku merasa diringankan dengan adanya gerakan pangan murah ini. Ia menyampaikan antusiasmenya membeli beras itu karena menurutnya kualitas yang juga baik.

“Semoga saja gerakan pangan murah seperti ini lebih banyak lagi, selain beras harapannya ada juga jenis pangan murah lainnya seperti minyak, gula, telur atau kebutuhan pokok penting lainnya lah,” Tutur lela.

Reporter : fikri

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rentetan insiden di PLTP Sorik Marapi menimbulkan kesadaran bahwa penelitian terhadap keberadaan PT SMGP di Mandailing Natal, Sumatera Utara, penting dilakukan. Jangan sampai terlambat mengetahui tentang apakah perusahaan panas bumi itu suatu “mesin pembunuh” bagi penduduk atau tidak secara jangka panjang. “Dari rentetetan insiden yang terjadi, keberadaan perusahaan panas bumi itu […]

  • Selama 17 tahun Persoalan PTPN IV Dengan Warga Batu Sondat Madina Tak Tuntas 

    Selama 17 tahun Persoalan PTPN IV Dengan Warga Batu Sondat Madina Tak Tuntas 

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online : Setelah 17 Tahun diabaikan, akhirnya perseteruan Masyarakat Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN) dilimpahkan pada Direktur Utama PTPN. Bupati Madina mengatakan, Pemkab tengah melakukan Mediasi terkait tuntuttan lantaran belum dipenuhinya kekurangan lahan warga desa Batu sondat yang tergabung dalam KUD Setia Karya, Desa […]

  • Soal 2 Oknum PNS, Wakil Bupati Minta Polisi Proses Tuntas

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyerahkan sepenuhnya kepada polis memproses hukum dua oknum PNS yang terlibat meneror dan memeras remaja di kawasan Panyabungan. “Tidak ada perbedaan di mata hukum, bahkan saya sangat menyesalkan ini. PNS semestinya jadi panutan keluarga dan masyarakat, nah ini sebaliknya menakut-nakuti bahkan memeras warga […]

  • Empati Atika di Zona Banjir

    Empati Atika di Zona Banjir

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan pemerintah daerah kepada rakyat itu relatif terbatas, karena menyangkut faktor dana dan sistem. Tetapi empati tidak ada batasnya. Karena sumbernya berasal dari hati ke hati. Suatu getaran emosional yang mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Empati membuat seseorang merasa mampu berada dalam posisi orang lain. Melihat dengan mata orang lain, mendengarkan dengan telinga […]

  • Orang Kaya Panyabungan dan Oknum Pejabat Gunduli Hulu Sungai Rantopuran

    Orang Kaya Panyabungan dan Oknum Pejabat Gunduli Hulu Sungai Rantopuran

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) –  Ribuan hektar hutan kawasan hulu Sungai Rantopuran sudah gundul oleh kerakusan para orang kaya dari kota Panyabungan dan sejumlah pejabat pemerintah. Kawasan yang digunduli itu berada di wilayah Desa Sopo Batu dan Gungun Tua Julu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal. Hutan itu masuk dalam kawasan hutan register atau hutan lindung. Tetapi, para […]

  • Kawasan BNI Panyabungan Inda Banjir Be, Ulang Sugari Tumpat Be

    Kawasan BNI Panyabungan Inda Banjir Be, Ulang Sugari Tumpat Be

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Hasil Pengendalian Banjir Panyabungan (bagian 2)   Seperti halnya kawasan Pasar Lama, Panyabungan, di sepanjang jalan raya titik Sipolu-polu, Panyabungan, pengendalian banjir juga relatif sukses. Terbukti beberapa pekan terakhir banjir tak terjadi lagi kala hujan deras melanda. Selama ini, banjir menjadi langganan Jl.Willem Iskander dari titik Madina Market hingga simpang Jl. Bermula. Sejumlah pengunjung […]

expand_less