Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
  • print Cetak

Seorang pekerja merapikan serpihan hotmix dalam pekerjaan pengaspalan jalan, ilustrasi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pajak Gailan C dari perusahaan-perusahaan pabrik pencampur aspal (AMP) di Madina belum masuk ke pundi Pendapatan Asli Daerah.

Postur PAD di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal  TA 2018 maupun 2019 tidak terlihat pajak galian C dari perusahaan-perusahaan AMP.

Padahal, pajak Galian C dari AMP (Asphalt Mixing Plant) termaktup di Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah sebagai objek pajak untuk daerah.

Setidaknya, terdapat lima perusahaan AMP di Madina yang tersebar di Panyabungan, Kotanopan, Batang Natal dan Natal.

Volume produksi perusahaan-perushaan ini juga relatif bagus jika beranjak dari asumsi banyaknya proyek-proyek pengaspalan jenis hotmix di Mandailing  Natal (Madina) yang dilakukan pemerintah kabupaten, Pemprovsu dan Balai Nasional Jalan Jembatan Wilayah I Sumut.

Pihak Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) Madina pun tidak menafikan belum tertariknya pajak Galian C dari perusahaan-perusahaan AMP di Madina.

Kabid Penagihan BPKPAD Madina, Aziz menjawab wartawan, Senin (9/9/2019) menyatakan bahwa pihaknya sebenarnya telah melayangkan surat kepada perusahaan-perusahaan AMP di Madina sejak sebulan lalu.

Dan kini tinggal menunggu resfon atau surat balasan dari perusahaan-perusahaan AMP itu.

Lantas mengapa pihak BPKPAD Madina terkesan terlambat menyurati perusahaan-perusahaan AMP itu?

Kabid Pendataan BPKPAD Madina, Laila Syafrina menjawab wartawan di ruang kerjanya Senin (9/9/2019) menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan inventarisasi perusaahaan-perusahaan yang berhubungan dengan bahan baku Galian C pasca teknis penagihan Galian C dialihkan kepada BPKPAD Madina dari Dinas Pertambangan Madina.

Kewenangan penagihan pajak Galian C ini beralih ke BPKPAD Madina sejak pertengahan tahun 2017 menyusul OPD Pertambangan sudah ditarik ke Provinsi.

Soal apakah perusahaan-perusahaan AMP memiliki izin atau tidak, menurut  Laila Syafrina bukan wilayah pihaknya. Tetapi, selama ada perusahaan yang memanfaatkan Galian C (pasir, situ dan sejenisnya) untuk produk komersil akan ditagih pajak Galian C-nya.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangani Stunting, Atika Bentuk Dua Tim

    Tangani Stunting, Atika Bentuk Dua Tim

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan pihaknya akan membentuk dua tim untuk menangani masalah stunting di Madina. Dua tim yang dibentuk akan bekerja dua arah, tetapi satu tujuan. “Dua arah satu tujuan itu, menyiapkan tim koreksi (data) dan tim penurunan stunting. Kemudian update, aksi kompetensi di […]

  • Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemelut di DPRD Madina pun akhirnya masuk ke wilayah hukum. Aksi menyegel 2 ruangan pimpinan DPRD dan ruangan Sekretaris DPRD yang dilakukan sejumlah anggota dewan justru diadukan ke polisi. Sekretaris DPRD Madina Zulkarnaen Siregar resmi mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan anggota DPRD lainya ke Polres Madina pada 22 September […]

  • Salahkah Kami Mencintainya?

    Salahkah Kami Mencintainya?

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Imah Suganda Pattai Mahasiswi Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia   Tepat pada tanggal 10 November 2020, Indonesia kembali kedatangan putra terbaik bangsa. Seorang sosok yang memiliki jiwa kesatria, sosok yang mampu membangkitkan ghiroh setiap Muslim yang mencintainya. Yaa, selama 3 setengah tahun sosok ini harus hijrah ke Mekkah dengan begitu ummat harus menahan rindu […]

  • Komunitas Sahabat Muda Nilai Ivan Iskandar Batubara Layak Pimpin Madina

    Komunitas Sahabat Muda Nilai Ivan Iskandar Batubara Layak Pimpin Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jelang Pilkada Madina Tahun 2024 Nama Ivan Iskandar Batubara kian menjamur ditengah tengah masyarakat bakal maju mengisi bursa pencalonan Calon kepala daerah Mandailing Natal (Cakada) Tahun 2024. Alasan majunya sosok Ivan Iskandar ditandai dengan konsep “Patujoloon Mandailing Natal”. Hambali Evan Ketua Komunitas Sahabat Muda Ivan mengatakan Ivan Iskandar merupakan salah satu […]

  • Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan sertifikat tanah yang diterima seribuan masyarakat memiliki sisi peluang positif. Salah satu peluang itu adalah mendorong penguatan ekonomi warga. “Sertifikat tanah ini juga bernilai guna sebagai modal untuk membuka usaha guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Atika pada pidato penyerahan 1.000 sertifikat tanah untuk […]

  • Pusuk Ni Otang Juga Didatangkan Dari Pasaman

    Pusuk Ni Otang Juga Didatangkan Dari Pasaman

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pusuk ni otang atau lebih populer sebutan pangkat yang memasuki paar-pasar di Mandailing Natal (Madina) pada Ramdhan ini selain didatangkan dari hutan-hutan lokal, juga dari Pasaman, Sumatera Barat. Amrijal (35) salah satu pedagang pangkat musiman, Jum’at (26/7/2013) mengungkapkan, bahan baku pangkat yang dijualanya berasal dari Panti, Kabupaten Pasaman, Sumbar dan sebagiannya […]

expand_less