Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Ketika Program Plasma PTPN IV Tak Mensejahterakan di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
  • print Cetak

KUD Pasar Baru Batahan. foto : Syufrin

 

Oleh : Syufrin

2007-2019 rentang waktu yang diberikan kepada PT.Perkebunan Nusantara IV untuk membangun kebun plasma seluas 9.000 Ha kepada 4.500 KK petani plasma yang telah di revitalsasi oleh Dirjen Perkebunan RI.

Dan selama 13 tahun berjalan pembangunan kebun kelapa sawit yang telah dilaksanakan oleh BUMN ini sepatut dan sewajarnya kita pertanyakan: sejauhmana prosfektif kredit investasi Bank Mandiri terserap dan seberapa luas lahan petani plasma ini tertanam serta seberapa banyak petani plasma yang tersesejahterakan dalam program pembangunan inti-plasma oleh PT.Perkebunan Nusantara IV Proyek Madina.

Program Kredit  Perkebunan Nabati – Revitalisasi Perkebunan (KPN-RP) di Kabupaten Mandailin Natal diharapkan dapat mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat  Kabupaten Madailing Natal, khususnya petani plasma kelapa sawit di tiga kecamatan yakni Kecamatan Batahan, Natal dan Ranto Baek.

Pembangunan kebun plasma kelapa sawit  petani peserta yang didukung kredit investasi perbankan dengan subsidi bunga pemerintah Greas Period secara nasional dimulai ketika presiden Republik Indonesia mencanangkan melalui program Revitasilsai Perkebunan Sub Sektor dari Program Pertanian di Jatiluhur pada bulan Juni 2005, setelah melalui serangkaian pertemuan yang dipimpin oleh wakil Presiden RI, maka disepakati adanya program Revitalisasi Perkebunan.

Untuk pelaksanaan 2 juta hektar program Revitalisasi Perkebunan, telah terbit Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33/Permantan/05/06 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 117/PMK/12/06,  serta penunjukan 5 bank pelaksana, yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank Bukopin, Bank Sumut dan Bank Nagari.

Pelaksanaan program Revitalisasi Perkebunan di Provinsi Sumatera Utara dimulai sejak awal Tahun 2007 dengan dikeuarkanya Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 525/079/K/Tahun 2007 Tanggal 26 Januari 2007 Tentang Pembentukan Tim Pembina Pengembangan Perkebunan Provinsi (TP3P). Sedangkan di Kabupaten Mandailing Natal telah dibentuk Tim Pembina Pengembangan Perkebunan Kabupaten  (TP3K).

Berdasarkan Surat Direktur Jendral Pekebunan Nomor 08/HK/Rev-bun/04/2007 Tanggal 03 September 2007, menetapkan PTPN IV menjadi Perusahan Pengembang sekaligus Avalis bagi KUD Setia Abadi Kecamatan Batahan seluas 2.400 Ha untuk 1.200 KK.

KUD Pasar Baru Batahan Kecamatan Batahan seluas 3.200 Ha untuk 1.600 KK.

KUD Maju Bersama Kecamatan Natal seluas 1.400 Ha untuk 700 KK. KUD Bangko Jaya Kecamatan Lingga Bayu seluas 2.000 Ha untuk 1.000 KK.

Total keseluruhan seluas 9.000 Ha untuk 4.500 Kepala Keluarga (KK) di Mandailing Natal.

Pada Tanggal 27 September 2007 ditanda tangani MOU (Momerendum Of Undestanding) Kesepahaman Pembangunan Kebun Plasma Kelapa Sawit Antara Bank Mandiri, PTPN IV, dengan 4 KUD Seluas 9.000. Hektar Untuk 4.500, ada banyak harapan dalam acara seremonial ini kebetulan diselenggarakan di Aula Kantor Pusat PTPN IV  Jl.Letda Sujono No.2 Medan , sesuai dengan tujuan Program Revitalisasi Perkebunan adalah, meningkatkan kesempatan kerja melalui pengembangan perkebunan, meningkatkan daya saing melalui pengembangan industry hilir berbasis perkebunan, meningkatkan penguasaan ekonomi nasional dengan mengikutsertakan masyarakat dan pengusaha local.

Sejak Tahun 2007 s/d Tahun 2019, satu persatu Kita dengar permasalahan yang mencuat dan tidak ada arah penyelesaianya,  KUD Banko Jaya Kec.Ranto Baik pemilik IUP  No.525.25/141/K/2007. Tanggal 28 Maret 2007 dan Izin Lokasi Nomor.525.25/153/K/2007. Tanggal 30 Maret 2007, yang meliputi Desa Sampuran, Desa Ranto Nalinjang,Desa Manisak dan Desa Banjar Maga berakhir dengan mosi tidak percaya masyarakat terhadap PTPN IV sehingga program total dihentikan.

KUD Maju Bersama Kec.Natal Pemilik IUP Nomor.525.25/142/K/2007. Tanggal 28 Maret 2007 dan Izin Lokasi izin Nomor.525.25/152/K/2007. Tanggal 30 Maret 2007, yang meliputi Desa Perdamaian Baru, Desa Kampung Sawah dari 1.400.Ha. yang terbangun hanya 733,94.Ha. minus 666,06.Ha  atau untuk -333,03.Kepala Keluarga.

KUD Setia Abadi Desa Batu Sondat Kec.Batahan pemilik IUP Nomor.525.25/140/K/2007. Tanggal 28 Maret 2007 Dan Izin Lokasi Nomor.525.25/155/K/2007. Tanggal 30 Maret 2007, Yang meliputi Desa Batu Sondat, Desa Muara Pertemuan, Desa Bintungan Bejangkar, Desa Kampung Kapas, dari 2.400.Ha. yang terbangun hanya 159,57.Ha sisanya 2.240,43.Ha. atau untuk 1.120,215.Ha tidak tahu ujung pangkalnya.

KUD Pasar Baru Batahan  Kec.Batahan pemilik IUP dan izin Lokasi yang dilematis pertama IUP atas nama PTPN IV Nomor.525.25/143/K/2007. Tanggal 28 Maret 2007 dan Izin Lokasi ATAS Naman PTPN IV Nomor.525.25/151/K/2007. Tanggal 30 Maret 2007. Seluas 1.200.Ha. berada di Belakang Kantor Kapolsek Batahan yang dikuasai Oleh Sinunukan IV (P4HDR) bermitra dengan PT.Sago Nauli. Kedua  IUP atas nama KUD Pasar Baru Batahan Nomor.525.25/151/K/2007. Tanggal 30 Maret 2007 dan Izin Lokasi atas nama KUD Pasar Baru Batahan Nomor.525.25/156/K/2007. Meliputi Desa Pasar Baru Batahan, Desa Pasar Batahan, Desa Sari Kenangan Batahan, Desa Kuala Batahan, Desa Kubangan Tompek. Total yang terbangun hanya 1602,51.Ha sisanya 1.597,49.Ha atau untuk 798,745. Kepala Keluarga juga tidak tentu ujung pangkalnya.

Dari uraian diatas hanya tersisa beberapa pertanyaan dan butuh jawaban semua steak holder terkait Program Kredit Perkebunan Nabati ( KPN-RP ) :

  1. Dari Luasan 9.000.Ha untuk 4.500.KK, PTPN IV hanya mampu merealisasikan pembangunan kebun petani plasma seluas 2.496,02.Ha, atau 27 % , Kenapa begitu rendah serapan Kredit yang dilakukan oleh PT.Perkebunan Nusantara IV.
  2. Jika tersisa seluas 6.503,98.Ha. atau 73 %, kemanakah sisa Alokasi Kredit dari Bank Mandiri dialihkan peihal ini harus terang dan jelas, jika ada kebijakan yang melindunginya wajib dipertanyakan karena telah bertentangan denga tujuan Program yang sesungguhnya.
  3. Selama masa tenggang Pembangunan Kebun Petani Plasma ( Greas Periode ) atau masa tanggung subsisdi Bunga dari Pemrintah kapan dan berapa luasan yang diserahkan kepada Petani Plasma.
  4. Masa Pembangunan Kebun yang telah disepakati bersama selama Lima Tahun dan Setelah 12 Tahun masa Pembangunan kebun Petani Plasma kenapa belum ada Profit untuk Petani.

Jadi wajarlah jika Kita semua baik  masyarakat / Petani Peserta Plasma  dan terutama Pemerintah mempertanyakan kenapa Proyek Kebun Plasma Madina yang di kelola oleh PTPN IV tidak profit / SHU bahkan menjadi beban mental bagi Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, karena selalu menimbulkan masalah bukan menimbulkan kesejahteraan. (Penulis adalah petani plasma PT Perkebunan Nusantara IV Proyek Madina)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mtq IPMM Padang Tingkat MDA se Kecamatan  Siabu Kab. Mandailing Natal Hasilkan Juara Terbaik

    Mtq IPMM Padang Tingkat MDA se Kecamatan Siabu Kab. Mandailing Natal Hasilkan Juara Terbaik

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panyabungan  (Mandailing Online) – Setelah pembukaan kemarin, hari ini Kamis (29/1) MTQ Tingkat MDA Se-Kecamatan Siabu Kab. Mandailing Natal tiba pada puncak acara, yakni pengumuman pemenang berbagai lomba. MTQ yang dilaksanakan Ikatan Pelajar Mahasiswa Mandailing Padang ini menyelenggarakan berbagai lomba sejak sehari sebelumnya, yakni Lomba Tilawah, Lomba Pidato, Lomba Tahfiz Putra dan Lomba Tahfiz Putri. […]

  • LBH Al Amin Sekolahkan Anak Yatim di SMK Penerbangan

    LBH Al Amin Sekolahkan Anak Yatim di SMK Penerbangan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Al Amin memberangkatkan 1 dari 10 anak yatim dari Mandailing Natal untuk disekolahkan di SMK Penerbangan Islamic Village, Jakarta. Nama yang diberangkatkan itu adalah Nia Rahmayanti, lulusan MTs MMl Panyabungan. Rahmayanti diberangkatkan Kamis malam (11/7/2019) dari kampungnya Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal. Rahmayanti merupakan anak yatim setelah ayahnya […]

  • Pemilu perlu ditata ulang

    Pemilu perlu ditata ulang

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro memandang perlu Indonesia menata ulang pemilihan umum agar menghasilkan pemimpin dan pemerintahan yang efektif dan akuntabel. “Penataan pemilihan umum (pemilu) ke depan diarahkan ke format yang lebih aplikatif dan efektif dengan menerapkan pemilu nasional (Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta […]

  • Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Bulan Ramadan 2021 tinggal sebentar lagi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Siaran Pada Bulan Ramadhan. KPI menegaskan bahwa selama bulan Ramadan 2021 siaran televisi diperketat. Lembaga penyiaran diminta untuk tidak menampilkan muatan yang mengandung Lesbian, Gay, Biseksual dan […]

  • Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT Agro Lintas Nusantara (ALN) di lahan Koperasi Pengembangan (KP) USU, sebagai pengakuan yang mengejutkan. Ini memberikan indikasi adanya permainan pejabat di lingkaran Pemkab Madina selama ini soal terbitnya izin lokasi itu ditengah riuhnya polemik lahan […]

  • Akbar Tanjung: Tak ada kandidat titipan

    Akbar Tanjung: Tak ada kandidat titipan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Politisi nasional Akbar Tanjung menilai, para peserta kandidat Cagubsu pada Pilkada 2013 semakin seru. Terlihat dari partai Golkar tercatat 10 bakal calon yang sudah mendaftar diri menyatakan ikut pada Pilkada Sumut tahun depan. “Yang dilaporkan kepada kita 10 calon dari partai Golkar sudah mendaftar untuk menjadi orang nomor satu di Sumut, namun semuanya […]

expand_less