Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Penyuluh Pertanian Harus Punya Jaringan Pasar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
  • print Cetak

Prof. Bugaran Saragih

Penyuluh pertanian di era milenial harus fasih teknologi dan melek IT.

Bahkan, penyuluh yang mendampingi petani juga diharapkan punya jaringan dengan pengusaha dan pasar, yang akan memudahkan petani untuk menjual hasil panennya.

Saat ini bukan era atau zaman Bimas seperti dulu. Artinya, zamanya sudah modern, pasarnya sudah global. Karena itu, untuk mempercepat dan memudahkan pembangunan pertanian,  pemerintah sudah sewajarnya mengandeng dunia usaha.

Itu dukatakan mantan Menteri Pertanian, Prof. Bugaran Saragaih saat mengikuti diskusi bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan pakar pertanian lainnya di Jakarta, Senin (28/10/2019).

Membangun pertanian itu sama dengan membantu petani agar kehidupannya lebih baik lagi. Sehingga, sudah tepat apabila Menteri Pertanian SYL mulai membangun pertanian dari kecamatan yang banyak melibatkan praktisi pertanian, seperti penyuluh, penyuluh swadaya, dan pusat pelatihan pertanian pedesaan swadaya (P4S), sampai ke dunia usaha.

Bugaran Saragih yang Menteri Pertanian periode 2001-2004 itu mengatakan bahwa membangun petani atau pertanian dari kecamatan harus diikuti dengan penguatan atau revitalisasi terhadap kelembagaan petani dan penyuluh.

“BPP-nya harus direvitalisasi. Kemudian, penyuluhnya yang  zaman dulu menangani Bimas dan Inmas juga harus direvitalisasi. Karena banyak penyuluh yang sudah tua, perlu peremajaan penyuluh dan mendidik penyuluh yang baru untuk mendampingi petani,” paparnya.

“Dunia usaha juga punya penyuluh. Seperti PT Pupuk Indonesia  juga punya tenaga pemasaran dan penyuluh sampai ke desa-desa yang bisa membimbing petani untuk menggunakan pupuk yang baik dan benar. Nah, tenaga penyuluh dari perusahaan-perusahaan ini bisa dimanfaatkan pemerintah untuk membantu petani,” papar Bungaran.

Dia juga mengungkapkan, sejumlah perusahaan pakan seperti  Charoen Pokphand Indonesia dan Japfa Comfeed  punya teknical service yang bisa dimanfaatkan untuk membantu petani. “Jadi, perusahaan-perusahaan jangan dianggap sebagai lawan, tapi dimanfaatkan. Pemerintah yang mengatur dan memanfaatkan peran mereka ke petani,” ujarnya.

Bungaran juga mengatakan, apa yang dilontarkan Mentan SYL untuk memulai membangun pertanian dari kecamatan itu sudah benar. Sebab, membangun pertanian itu memang ala petani.

“Tentu saja, mereka (petani, red) harus dibantu pemerintah, supaya bisa bekerja efektif dan efisien,” kata Bungaran.

Menurut Bungaran, pemerintah saat ini sudah saatnya mengajak masyarakat atau petani untuk membangun pertanian. Petani difasilitasi dan didorong supaya mendapatkan manfaat yang berlipat. “ Karena itu harus ada penyuluh lokal yang bisa memanfaatkan hal ini,” kata Bungaran.

Sumber : Tabloid Sinar Tani
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 20 M untuk Perbaikan Jalan Nasional Wilayah Barat

    Rp 20 M untuk Perbaikan Jalan Nasional Wilayah Barat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Untuk Percepatan pembangunan koridor jalan nasional di wilayah barat Sumatera Utara, pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA) akan menggarkan Rp 20 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan pada APBN-P. Anggaran itu terungkap saat Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu dan pelaksana tugas (Plt) Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Tanjung, di […]

  • Nasib Penangkar Kopi Luwak ‘Gelap’, Sehitam Kopinya

    Nasib Penangkar Kopi Luwak ‘Gelap’, Sehitam Kopinya

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah boleh bangga dengan kehebatan Kopi Luwak Indonesia yang mampu ‘menghipnotis’ para pecinta kopi di seluruh dunia seperti di ajang World Expo Shanghai China 2010. Namun kondisi ini justru berlawanan dengan nasib para produsen kopi luwak Liwa Lampung Barat. Setidaknya sepanjang tahun 2010 ini, para produsen kopi luwak Liwa Lampung Barat mengeluh sulitnya menjual produk […]

  • Tinjau Infra Struktur

    Tinjau Infra Struktur

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TINJAU, Kadis PU Binamarga Sumut, Ahmad Eefendi Pohan, Bupati Madina, HM Hidayat Batubara dan Anggota DPRD Madina dari Fraksi Demokrat, Ali Mutiara Rangkuty meninjau infrastruktur di wilayah Kecamatan Batahan. Sarana itu diperlukan untuk percepatan roda perekonomian kawasan pantai barat Madina itu. (medanbisnis/henri)

  • Visi Misi Yusuf Nasution – Imron Lubis

    Visi Misi Yusuf Nasution – Imron Lubis

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    VISI Visi dan Misi ini dibuat sebagai pedoman dalam penetapan arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta pelayananan kepada masyarakat selama lima tahun kedepan. Adapun visi pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021         Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron Lubis, S.Pd, M.M adalah : “ TERWUJUDNYA […]

  • Kecewa Kondisi Jalan, Warga Bertanam dan Beternak Di Badan Jalan

    Kecewa Kondisi Jalan, Warga Bertanam dan Beternak Di Badan Jalan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Gambar aksi warga Panyabungan Barat di badan jalan LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal (Madina) menanam pohon pisang, padi dan beternak bebek di badan jalan raya menuju kecamatan tersebut, Selasa (19/11/2013). Aksi itu mereka lakukan akibat rasa kecewa terhadap kondisi jalan yang hancur sepanjang sekira 6 kilo keter dari titik Desa […]

  • PT SMGP Gelar Sosialisasi Pelestarian Alam

    PT SMGP Gelar Sosialisasi Pelestarian Alam

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang bergerak di bidang panas bumi menggelar sosialisasi pelestarian alam terhadap masyarakat di 3 kecamatan yakni Kecamatan Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, dan Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Acara tersebut selama tiga hari di Kecamatan Penyabungan sejak Selasa (14/12), dan berakhir di aula Kantor Camat Kecamatan […]

expand_less