Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
  • print Cetak

 

Camat Siabu, Sahlan Nasution

SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu memberikan estimasi 56 hektar lahan untuk ubi kayu.

Penyiapan lahan seluas 56 hektar itu dalam rangka mendukung pendirian pabrik tapioka di Mandailing Natal (Madina).

Tiga investor Sumut dalam pertemuan dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di Panyabungan, Jum’at (1/11/2019) menyatakan bersedia menanamkan modal pendirian pabrik tapioka di Madina dengan syarat Madina harus mampu menyiapkan lahan untuk ubi kayu seluas 6.492 hektar.

Ubi kayu merupakan bahan baku utama untuk pabrik tepung tapioka.

Kadis Pertanian Madina, Taufiq Zulhandra di kesempatan itu menyatakan tiga kecamatan diproyeksikan menyiapkan lahan seluas 6.492 hektar itu, yakni Kecamatan Nagajuang, Bukit Malintang dan Kecamatan Siabu.

Camat Nagajuang, H. Yais Nasution menjawab Mandailing Online, Selasa (5/11) menyatakan memproyeksikan 14 hektar lahan untuk ubi kayu di kecamatan itu.

Apabila ditotalkan proyeksi 56 hektar di Kecamatan Siabu dan 14 hektat di Nagajuang, maka kedua kecamatan itu baru mampu menggambarkan 70 hektar.

Luas itu masih jauh dari estimasi 6.492 hektar yang diminta investor. Apakah Kecamatan Bukit Malintang mampu menutupi sisa kebutuhan lahan itu?

Camat Siabu, Sahlan Nasution menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (6/11) menguraikan luas lahan 56 hektar yang diestimasi itu meliputi 2 hektar per desa dan kelurahan.

Masing-masing desa dan kelurahan di Kecamatan Siabu menyiapkan minimal 2 hektar lahan, sehingga diproyeksikan luas total yang disiapkan Siabu seluas 56 hektar.

Sejauh ini camat sedang melakukan konsolidasi dengan para kepala desa dan lurah.

Menurut Sahlan, data itu masih belum difinalkan, bisa lebih atau bisa hanya 50 hektar. Sebab masih akan dibicarakan dalam rapat hari Jum’at mendatang.

Pola camat Siabu ini serupa dengan pola Kecamatan Nagajuang, dimana seluruh desa di Nagajuang yang berjumlah 7 desa menyiapkan lahan masing-masing 1 hektar.

Sisa kekurangan 7 hektar akan dikroyok pemerintah Kecamatan Nagajuang dengan Dinas Pertanian Madina.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Urang Burok di HUT RI ke-70

    Urang Burok di HUT RI ke-70

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dua murid Sekolah Dasar Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan turut ambil bagian memakai pakaian “Urang Borok” dalam karnaval peringatan HUT RI ke-70 di Jl. Willem Iskander, Panyabungan, Mandailing Natal. Urang Burok atau Orang Buruk merupakan atraksi berpakaian memakai berbagai jenis daun-daunan sebagai pengganti busana dari kaki hingga topeng menutupi kepala. Atraksi Urang Burok ini […]

  • Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

    Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Banyak tokoh besar pernah belajar di sekolah ini. Mulai dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sastrawan nasional Mohamed Kasim Dalimunthe, Menteri Pendidikan Soetan Goenoeng Moelia hingga anggota Konstituante) Rangkuman ringkas : Askolani Nasution Tiada banyak cerita saya tentang SD 01 Kotanopan, ketika dua minggu yang lalu saya datang ke sekolah ini. Dulunya sebagai sekolah […]

  • Puluhan Rumah Hanyut di Lingga Bayu

    Puluhan Rumah Hanyut di Lingga Bayu

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu titik pemukiman yang hanya menyisakan pertapakan rumah di Lingga Bayu LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Setidaknya 38 rumah hanyut saat banjir yang melanda Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal, Kamis dini hari (8/11/2018). Ketinggian arus Sungai Batang Natal sempat menggenangi lantai jembatan Simpang Gambir. Sementara ketinggian air di pemukiman sempat mencapai 1 hingga 2 meter. […]

  • Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

    Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isak tangis sejumlah PNS Pemkab Mandailing Natal mewarnai acara pelepasan sekaligus perpisahan H Amru Daulay SH sebagai Bupati Madina selama 11 tahun sejak terbentuk tahun 1999 dari kabupaten induk Tapanuli Selatan. Acara perpisahan digelar di rumah dinas Bupati Madina, di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis pagi (16/9). Acara pelepasan H Amru Daulay SH yang berakhir […]

  • Wawancara dengan Askolani CEO Tympanum Novem (Bagian II)

    Wawancara dengan Askolani CEO Tympanum Novem (Bagian II)

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Banyak kemajuan yang sudah dicapai Tympanum Novem sejak muncul tahun lalu melalui film perdana Mandailing “Biola Na Mabugang”. Banyak pihak yang menyebutkan bahwa film ini mengawali gerbong dinamika genre baru dalam segmen hiburan di kawasan Mandailing dan bekas daerah Tapanuli Selatan secara umum. Dalam sebuah kesempatan di tengah-tengah penggarapan film “Lilu”, kami menyempatkan wawancara dengan […]

  • Potensi Pemuda Rantau yang Diabaikan Pemda Madina

    Potensi Pemuda Rantau yang Diabaikan Pemda Madina

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nanda Sri Wahyuni Pulungan Anak muda adalah aset negara. Kita percaya bahwa anak muda masih mempunyai banyak energi, ide-ide segar dan mau belajar. Mereka berani mengambil resiko dan tidak ragu mencoba hal-hal baru. Sudah saatnya, Mandailing Natal membuka mata, pikiran dan hati seluas-luasnya bahwa selamanya bumi Gordang Sambilan tidak akan pernah berkembang jika […]

expand_less