Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Ketika Sofwat Nasution ke Pasar Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
  • print Cetak

Sofwat Nasution berdialog dengan pedagang

Para pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dikejutkan kedatangan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution ke pasar tersebut. Mereka sangat antusias menyambut kedatangan bakal calon (balon) bupati Madina tersebut.

“Ini ya Pak Jenderal itu, alhamdulillah bisa juga bertemu. Selama ini baru lihat fotonya” kata Saodah (34), seorang warga yang kebetulan sedang berbelanja begitu melihat para wartawan mengabadikan kunjungan Sofwat ke pasar itu.

Sofwat mengunjungi Pasar Baru Panyabungan usai mendaftar sebagai balon (bakal calon) bupati di Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Madina.

Mantan komandan Korem Bengkulu tiba di Pasar Baru sekitar pukul 15.00. Bersama rombongan dan sejumlah wartawan ia berjalan dari arah pintu masuk menuju pasar sayuran yang berada di bagian belakang pasar.

Sebagian pedagang dan masyarakat yang sedang berada di Pasar Baru kaget setelah melihat sosok Sofwat yang “dingin” sembari mengumbar senyum ramah.

Sebagian sudah mengenal balon bupati yang dilahirkan di sekitar Pasar Lama Panyabungan itu, namun sebagian lagi saling bertanya karena tidak mengenal figur yang sedang mengunjungi pasar itu.

Rasa penasaran itu kian bertambah disebabkan pada malam harinya mereka baru saja dikagetkan isu terbakarnya pasar yang berada di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina tersebut. “ise dei na ro i, aso bahat wartawan (Siapa yang datang, kok banyak wartawan-red),” tanya seorang ibu pedagang buah yang berada di dekat pintu masuk.

Namun seorang ibu muda langsung menimpali. “Jenderal na calon bupati i dei (Itu jenderal yang mau mencalon bupati-red),” katanya.

Tak ayal para ibu-ibu dan kaum lelaki yang kebetulan berada di sepanjang jalan masuk pasar pun mendekat dan menyalam Sofwat “Semoga terpilih pak,” kata Asrul, seorang pedagang. “Tarimo kasih, bantu doa da pak (Terima kasih, bantu doa ya pak-red),” jawab Sofwat sembari menepuk pelan pundak lelaki tersebut.

Antusias warga yang ingin mengenal sosok balon bupati disambut pensiunan militer yang lebih 22 tahun dinas di Koppasus dengan senyum khasnya. “O..ini calon bupati kita ya,” kata Wahab, seorang lelaki 60-an tahun yang sedang belanja salak.

Menurut warga Puncak Sorik Marapi (PSM), Madina, itu ia sudah sering melihat spanduk sang jenderal yang dipasang di warung-warung di kampungnnya.

“Semoga terpilih agar Mandailing Natal lebih baik,” katanya.

Sepanjang mengelilingi pasar itu, Sofwat sesekali bertanya mengenai daya beli masyarakat terhadap para pedagang.

“Um nalpopeh mangan. Songon dia mantong, on ma pasarna bo pak, kumuh. Dungi ngana marepeng kalak on masona le pak (Sekadar lepas makan. Bagaimana lagi, pasarnya begini pak, kumuh. Apalagi masyarakat saat ini tidak berduit-red),” kata pedagang cabe yang berada di bawah bangunan bekas terbakar.

Menimpali keluhan masyarakat dan pedagang, Sofwat mengaku prihatin. Ia berdoa agar kondisi sulit yang dihadapi masyarakat bisa cepat pulih.

“Saya ikut sedih dan prihatin. Memohon doa dan dukungan agar saya bisa memimpin Madina pada periode mendatang. In shaa Allah kita akan bergandeng tangan membangun daerah ini agar lebih baik.

Sumber : Beritahuta.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

    Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Sejumlah tokoh masyarakat Pantai Barat di Kabupaten Mandailing Natal menuding Pemerintah terkesan ugal ugalan mengeluarkan izin perkebunan kepada perusahaan tanpa melibatkan masyarakat sehingga kerap menimbulkan masalah. Hal ini diungkapkan Husni Iskandar Dinata di depan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dan anggota Komisi II saat menyampaikan aspirasi terkait hak plasma masyarakat dari PT […]

  • Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkumpulan pengajian kaum ibu di Kelurahan Panyabungan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata atau sepakat mencoblos gambar yang ada foto perempuan pakai jilbab dengan gincu (lipstik) agak merah di Pilkada 2024. Perempuan pilih perempuan pun bergema di kelurahan itu. Nur Ainun, salah satu anggota pengajian rutin Jumat tersebut, didampingi ibu-ibu yang […]

  • Puasa dan Kepedulian Sosial

    Puasa dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Puasa bagi ummat Islam, adalah pengabdian  sekaligus training mental. Puasa tidak hanya mengajarkan kepada kita menahan diri dari makan, minum, tapi juga menahan nafsu-nafsu pancaindera, dan hati. Puasa Ramadhan tidak hanya sekadar masalah ubudiyah yang mendatangkan pahala dan ganjaran di akhirat kelak, tapi juga mendatangkan pengaruh yang langsung dalam kehidupan dunia ini. Dari segi […]

  • Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

    Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis meminta bupati Mandailing Natal mengeluarkan lahan seluas 2.542 hektar dari Izin Lokasi KP USU. Ini mengindikasikan, bahwa kebijakan pemerintah di era bupati Amru Daulay yang memberikan izin lokasi kepada KP USU tak berterima di tingkat rakyat di empat desa selaku pemilik lahan. Juga […]

  • Persatuan dan Kesatuan Sebagai Modal Awal Pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal

    Persatuan dan Kesatuan Sebagai Modal Awal Pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh : Maradotang Pulungan Kabupaten Mandailing Natal dikenal sebagai daerah yang majemuk, ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama dan budaya di dalamnya. Di sisi lain, masyarakat Mandailing Natal dikenal sebagai masyarakat multikultural, masyarakat yang anggotanya memiliki latar belakang budaya (cultural background) beragam. Kemajemukan dan multikulturalitas mengisyaratkan adanya perbedaan. Namun bila ini dikelola secara benar, kemajemukan […]

  • Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Akhir-akhir ini viral potongan ceramah seorang ustadzah fenomenal yang dianggap membolehkan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga masyarakat awam menganggap tindakan tersebut dibolehkan dalam islam. Padahal perlu dipahami sebelumnya bahwa konteks yang dibahas dalam ceramah tersebut adalah kisah tentang istri yang menutupi aib suaminya yang bertindak kasar terhadap istrinya, bukan berarti ustadzah tersebut […]

expand_less