Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tabagsel Memiliki Ratusan Desa Sangat Tertinggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
  • print Cetak

Audiensi YRKI dengan Wakil Ketua DPRD Sumut H.Harun Mustafa Nasution

 

MEDAN (Mandailing Online) Empat kabupaten di kawasa Tabagsel, Sumtatera Utara masih memiliki ratusan desa berkategori Sangat Tertinggal.

Data ini menjadi bahasan Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) dengan Wakil Ketua I DPRD Sumut, H. Harun Mustafa Nasution dalam satu audiensi di ruang Wakil Ketua I DPRD Sumut, Selasa (13/11/2019).

Di Kabupaten Padang Lawas Utara terdapat sebanyak 109 desa Sangat Tertinggal, Mandailing Natal sebanyak 62 desa, Padang Lawas 20 desa, Tapanuli Selatan 17 desa.

Ketua YRKI, Amir Hamdani Nasution SHI,MH menyatakan perkembangan dan kondisi desa di Sumatera Utara pasca pemberlakuan UU Desa masih miris dan mengecewakan.

Saiful Bahri selaku Sekretaris Tim Peneliti YRKI mengungkapkan, berdasar Indeks Desa Membangun 2019, secara umum kawasan Nias masih tertinggi jumlah desa Sangat Tertinggal-nya di Sumatera Utara (Sumut).

Tercatat, desa-desa di Nias Selatan berada di posisi tertinggi yang memiliki status desa Sangat Tertinggal yakni sebanyak 233 desa, menyusul Nias Barat sebanyak 87 desa, Nias sebanyak 67 desa, Nias Utara sebanyak 45 desa, Tapanuli Tengah sebanyak 28 desa, Tapanuli Utara dan Toba Samosir masing-masing 20 desa, Gunungsitoli 5 desa.

Labuhan Batu Utara memiliki 4 desa tertinggal, Dairi memiliki 2 desa tertinggal dan urutan terendah dimiliki Humbang Hasundutan, Karo dan Simalungun yang mempunyai masing-masing 1 desa sangat tertinggal.

Dari total 5.417 jumlah desa di Provinsi Sumatera Utara, hanya terdapat 4 desa yang tergolong desa mandiri; sebanyak 195 desa maju; 2.450 desa berkembang; 2.045 desa tertinggal dan ada 723 desa yang masuk kategori sangat tertinggal.

Saiful Bahri memaparkan bahwa seyogianya dalam batas penalaran yang wajar dengan melihat porsi anggaran besar Dana Desa yang disalurkan secara langsung, seharusnya desa-desa di Sumut sudah mengalami perkembangan yang signifikan dalam lima tahun terakhir.

Oleh karena itu, YRKI mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui DPRD Sumut agar melahirkan semacam regulasi atau peraturan gubernur untuk mendorong percepatan kemajuan dan kemandirian desa.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sumatera Utara  H. Harun Mustafa Nasution mengucapkan terima kasih dan selamat datang atas kunjungan YRKI ke DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Politisi Gerindra ini menyatakan sangat mendukung program-program yang dijalankan YRKI.

Beliau menyatakan bahwa membangun desa adalah tanggung jawab bersama untuk membantu perekonomian masyarakat yang berada di desa yang sangat tertinggal.

Dia juga menyarankan harus mengembangkan, mendorong dan melestarikan warung-warung kecil atau koperasi di desa yang sangat tertinggal.

Harapannya juga adanya bantuan peningkatan komoditi yang menjadi unggulan hasil dari desa sangat tertinggal agar dapat  memajukan desa-desa menjadi desa maju dan mandiri.

 

Editor : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Bupati Madina Diundurkan Jadwalnya

    Pelantikan Bupati Madina Diundurkan Jadwalnya

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA: Jadwal pelantikan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal diundur dari jadwal awal, karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri. “SK-nya belum dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal Jefri Antoni yang dihubungi, Sabtu, 4 Juni 2011. Awalnya, kata Jefri, […]

  • Produser  Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    Produser Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Dalam sebuah wawanacara dengan pemerhati musik Mandailing yang juga penulis sekaligus sutradara film “Biola na Mabugang”, Askolani Nasution mengatakan, produser menjadi faktor utama penentu masa depan musik etnik Mandailing. Menurutnya, produser musik Mandailing belum mau mengoptimalkan kualitas produksinya, terutama dalam hal kemasan baik dalam sampul maupun faktor ekstrinsiknya. Jika dicermati lebih jauh, lanjut Askolani, tidak […]

  • SOBIR LUBIS DAN GAGASAN EKONOMI

    SOBIR LUBIS DAN GAGASAN EKONOMI

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mandailing Natal itu membutuhkah gagasan-gagasan tentang ekonomi. Kebijakan-kebijakan yang tajam di sektor ekonomi. Jumlah pengamat ekonomi serta jumlah pelaku ekonomi di Madina relatif minim. Akibatnya wacana ekonomi sepi di Madina yang bermuara pada kurang tajamnya kebijakan pemerintah daerah di dalam merangsang pertumbuhan ekonomi. Salah satu sektor penting di Madina adalah sektor ekonomi. Tingkat pengagguran yang […]

  • Guru Sekoah di Desa Tor Naincat, Jalan Kaki 2,5 Kilometer

    Guru Sekoah di Desa Tor Naincat, Jalan Kaki 2,5 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) : Guru yang mengajar di Desa Tor Naincat Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal harus berjalan kaki sepanjang 2,5 kilometer. Jalan kaki pulang pergi itu melewati jalanan jenis tanah liat berlumpur. Kondisi ini akibat belum adanya jalan aspal menuju desa itu. Pantauan wartawan, Selasa (12/1), jarak tempuh dari Muara Soma, ibukota kecamatan […]

  • Alumni Musthofawiyah Dukung Musthafa Bakri Calon Bupati Madina

    Alumni Musthofawiyah Dukung Musthafa Bakri Calon Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Alumni Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru mendukung penuh Mudir Almukarrom, H Musthafa Bakri Nasution sebagai Calon Bupati Mandailing Natal. Itu dikatakan, Ketua Himpunan Alumni Musthofawiyah (HAM) Madina, Muhammad Ali Nasution kepada wartawan di Panyabungan, Kamis (1/8/2019) Dikatakannya menjalang perhelatan Pilkada Madina 2020 yang akan masuk tahapan September 2019, bahwa dalam memilih pemimpin […]

  • Mas Tjahjo Ancam Pecat Pejabat Daerah tak Netral

    Mas Tjahjo Ancam Pecat Pejabat Daerah tak Netral

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan tinggal diam menyikapi adanya dugaan keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) terlibat politik praktis, mendukung salah satu pasangan bakal calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2015. Kemendagri, kata Mendagri Tjahjo Kumolo, akan mengambil sikap tegas. Bahkan menjatuhkan sanksi diberhentikan dari jabatan, jika dari hasil penelusuran, laporan Badan […]

expand_less