Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Tujuh Tuntutan Rakyat Penambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
  • print Cetak

 

Unjukrasa rakyat penambang di

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terdapat 7 poin tuntutan rakyat penambang emas kepada DPRD dan Pemkab Mandailing Natal (Madina).

Ketujuh tuntutan itu tertuang dalam surat pernyataan yang diorasikan di halaman DPRD Madina dalam aksi unjukrasa melibatkan sekitar 5.000 orang, Kamis (12/12/2019).

Poin-poin tuntutan diantaranya :
Pertama : Meminta DPRD Madina untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) dalam mengupayakan regulasi penerbitan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Kedua : Masyarakat pekerja tambang menagih janji DPRD Madina kepada rakyat penambang saat unjukrasa tahun 2017 lalu.

Ketiga : Masyarakat penambang meminta DPRD Madina dan Pemkab Madina memberikan jaminan kepada pekerja tambang agar bisa bekerja dengan tenang tanpa ancaman maupun penangkapan.

Keempat : Meminta agar seorang penambang warga Hutabargot yang ditangkap polisi agar dibebaskan.

Kelima : meminta pemerintah membina tambang rakyat, bukan membinasakannya.

Poin-poin tuntutan itu ditandatangani Kordinator Aksi, Taufik Pulungan dan Kordinator Lapangan, Ilman Sakti Nasution dalam surat pernyataan Aliansi Masyarakat Penambang Madina.

Rakyat penambang yang berunjukrasa ini tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penambang Madina (Ampena).

Mereka bergerak ke DPRD Madina sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasar catatan Mandailing Online, aktivitas penambangan emas oleh rakyat telah berlangsung lebih 10 tahun di kawasan perbukitan Hutabargot dan Nagajuang.

Aktivitas penambangan secara sederhana itu menjadi mata pencaharian rubuan rakyat Madina ditengah kegagalan pemerintah menumbuhkan lapangan kerja bagi rakyat.

Penambangan emas oleh rakyat itu menjadi dilematis karena pemerintah belum menerbitkan regulasi yang mengaturnya, sehingga rakyat penambang rentan berhadapan dengan hukum.

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis di hadapan pengunjukrasa menyatakan DPRD akan berupaya melakukan kajian bagi penerbitan regulasi yang mengatur tambang rakyat.

Di sisi lain, Erwin juga meminta penambang agar tidak mendirikan gelondongan emas di kawasan-kawasan pemukiman.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Terima Sertifikat Pendirian Koperasi Merah Putih

    Madina Terima Sertifikat Pendirian Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima sertifikat pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KMP) dari Kementerian Koperasi, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (30/4/2025). Penyerahan sertifikat sebagai apresiasi atas dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Selain Madina, ada tiga kabupaten lain yang menerima, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Deli Serdang, […]

  • PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL  (Mandailing Online) – Proyek lanjutan pembangunan pengamanan pantai Muara Batang Natal di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga melewati batas waktu kontrak kerja. Hingga 1 Desember, PT.Kartika Indah Jaya (KIJ) selaku perusahaan pelaksana kegiatan proyek, masih belum menuntaskan pekerjaan dan tetap beraktivitas. Padahal, berdasar perjanjian kontrak kerja antara Kementrian Pekerjaan Umum  melalui Satker […]

  • Progres Pematangan Lahan Bandara Madina 86 Persen

    Progres Pematangan Lahan Bandara Madina 86 Persen

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Pematangan lahan  bandar udara (bandara) Madina sudah mecapai 86 persen. Pematangan lahan dan gali uruk itu merupakan kegiatan konstruksi tahap 1 pembangunan badara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Konstruksi tahap 1 ini berupa konstruksi lahan untuk runway sepanjang 1400 meter, lahan untuk pendirian terminal […]

  • Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi  Barat Itu Bobrok!

    Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi Barat Itu Bobrok!

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pencetakan ulang kartun Nabi Muhammad oleh majalah Prancis, Charlie Hebdo, menuai kecaman dari puluhan ribu orang di seluruh Pakistan. Dalam aksi protes, Jumat (4/9/2020), warga Pakistan menyerukan boikot produk dari Prancis. Aksi protes itu digagas oleh partai islam garis keras Pakistan, Tehreek-e-Laibak Pakistan (TLP). Selain di […]

  • Ada Anggaran Empat Pilar di 377 APBDes 2024 di Madina

    Ada Anggaran Empat Pilar di 377 APBDes 2024 di Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Sosialisasi Jaksa Garda Desa nampaknya ditunda pelaksanaannya oleh sejumlah Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) penundaan sosialisaai itu kuat dugaan karena jadwal pelaksanaan bocor ke wartawan. Diketahui ada alokasi APBDes tahun 2024 untuk 4 pilar. 4 pilar itu adalah Wesbang, Penyuluhan hukum, Jaksa Garda Desa dan Sosialisasi Perangkat Desa. […]

  • Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bahan baku batu cincin dari kawasan Mandailing Natal (Madina) saat ini menjadi incaran kolektor dari Medan dan Sumatra Barat. “Karena yang tercatat saat ini daerah kita memiliki 17 macam jenis batu mulia,” Sarman Amir Nasution MA menjawab wartawan di acara pameran batu cincin di Panyabungan, Minggu (8/2/2015). “Hanya saja batu […]

expand_less