Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Wisata Sampuraga Destinasi Yang Akan Menggeliat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
  • print Cetak

Lokasi wisata Sampuraga harusnya menjadi destinasi di kawasan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sama seperti destinasi Malin Kundang di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat.

Ketika saya membawa rombongan Mandailing Malaysia ke objek wisata Malin Kundang ini pada November 2019, destinasi ini dikunjungi banyak wisatawan lokal dan asing.

Saat itu kawan saya wartawan Harian Haluan kepada saya mengungkapkan bahwa laporan Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kota Padang mencatat Pendapatan Asli Daerah dari retribusi karcis Pantai Air Manis mencapai 2,4 milyar Rupiah pertahun pada tahun 2018. Peningkatan itu setelah dibukanya akses jalan baru dari Bukit Gado-Gado.

Itu belum pendapatan pedagang kuliner dan cindramata, penyewa kenderaan di lokasi, hunian hotel dan belanja wisatawan di kota Padang.

Wisata Sampuraga yang terletak di Sirambas, Panyabungan Barat ini juga sejatinya memiliki daya pikat menarik wisatawan dari berbagai daerah di Sumut atau dari berbagai provinsi tetangga karena folk story Sampuraga sudah sedemikian luas sebarannya dan keterkenalannya.

Hanya saja selama ini tak ditangani dengan serius dan baik.

Promosi selama ini nyaris nihil. Akses jalan dari Jalan Lintas Sumatera tak dihiraukan. Pun dari jalur Panyabungan-Longat ke lokasi Sampuraga juga tak diperhatikan.

Di dalam lokasi pun tak ditangani. Titik-titik kubangan-kubangan air panas sebagai “bukti” sisa peninggalan “peristiwa” karam “kerajaan Sampuraga” juga tak memiliki keamanan dan tak dikeruk dengan baik untuk menghasilkan semburan air panas.

Pun, replika bagunan istana Sampuraga harusnya juga tersedia. Termasuk taman-taman yang indah disertai jalan setapak dan bangku bangku duduk pengunjung.

Secara eksterior, aliran sungai yang melitasi lokasi Sampuraga ini juga sejatinya juga ditata sebagai pendukung wisata.

Tapi, nampaknya destinasi wisata Sampuraga ini bakalan berubah. Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dalam beberapa hari terakhir mulai menata lokasi Sampuraga ini.

Bahkan lokasi ini telah menjadi lokasi begadang beliau. Itu sebagai indikasi bahwa beliau akan mengembangkan wisata Sampuraga sebagai destinsi penting di Madina untuk kawasan Panyabungan raya.

Dalam beberapa arahan di lokasi, bupati menekankan setidaknya tiga aspek bagi pengembangan lokasi wisata ini.

Pertama, akses jalan yang akan diperlebar. Kedua, pengaman titik kubangan air panas agar tak membahayakan anak-anak. Ketiga, bangunan “istana Sampuraga”.

Tiga poin itu memang sangat vital. Tentunya interior di lokasi juga diyakini akan juga digarap beliau. Bukankah polesan daya seni yang beliau miliki telah mampu merubah Taman Raja Batu dari semak belukar manjadi keindahan?

Munculnya keseriusan beliau terhadap wisata Sampuraga ini diyakini akan merubah lokasi Sampuraga menjadi destinasi yang memikat dan menarik banyak pengunjung kelak.

Dan ini akan berdampak positif secara rantai ekonomi di kawasan itu dan Panyabungan secara umum.

Rantai ekonomi itu meliputi jasa transportasi, perdagangan kuliner dan cindramata serta jenis daganan lainnya, hunian hotel serta belanja-belanja wisatawan selama berada di Madina.

Sejalan dengan itu, Komisi 1 DPRD Madina sangat meresfon dan memandang positif terhadap pembenahan lokasi Sampuraga ini.

Ketua Komisi 1, Sobir Lubis yang sudah mengunjungi lokasi ini menyatakan sangat mengapresiasi perhartian bupati terhadap wisata Sampuraga.

Komisi 1 yang juga membidangi pariwisata melihat potensi wisata Sampuraga memilik daya pikat sebagai destinasi karena legenda Sampuraga sudah masyhur sehingga menjadi salah satu titik destinasi yang patut untuk dikembangkan. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Pansus DPRD Madina Tekan Wartawan Portibi

    Ketua Pansus DPRD Madina Tekan Wartawan Portibi

    • calendar_month Selasa, 11 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Wartawan Harian Portibi DNP, terbitan Medan, Maradotang Pulungan mendapat tekanan dari Ketua Pansus Palmaris DPRD Mandailing Natal (Madina) Bakhri Efendi Hasibuan, Senin (10/9). Tekanan ini diduga akibat berita yang dilansir Harian Portibi pada edisi pekan lalu tentang pernyataan warga Kecamatan Batahan yang menuduh DPRD Madina penghianat. Tuduhan warga Batahan ini terkait mandegnya […]

  • Vonis Rendah, Jaksa KPK Banding Vonis Penyuap Bupati Mandailing Natal

    Vonis Rendah, Jaksa KPK Banding Vonis Penyuap Bupati Mandailing Natal

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pemilik PT Sige Sinar Gemilang Surung Panjaitan, yang menjadi terdakwa penyuap Bupati Mandailing Natal, Sumatra Utara, Muhammad Hidayat Batubara senilai Rp1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan, divonis 2,5 tahun penjara. Dalam pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan pada Senin (21/10), majelis hakim yang diketuai Agus Setiawan, […]

  • PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Penambangan emas tanpa izin (PETI) pada bekas lahan PT Madina Madani Mining (PT M3) di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi. Polsek setempat tampaknya tak berkutik menghentikan aktifitas ilegal tersebut. Dengan menggunakan alat berat jenis excapator, para penambang emas ilegal itu leluasa mencuri harta negara tersebut. […]

  • Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

    Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kesulitan hidup ditengah rendahnya harga karet, menyebabkan akan-anak harus ikut mengais rezeki menutupi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ini di Desa Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing Natal Madina). Kalangan anak-anak, remaja, wanita dan para kepala keluarga, berbaur di antara bongkahan batu dan pasir untuk mencari biji emas di Sungai Batang Gadis. Selama ini penduduk […]

  • Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Gabungan kelompok tani (Gapoktan) se Kecamatan Panyabungan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina ), Kamis, (9/8) musyawarahkan pola tanam dan tertib tanam padi di Kecamatan Panyabungan. Musyawarah yang ditempatkan di sopo godang Kelurahan Hutasiantar Kec.Panyabungan juga dihadiri oleh para PPL dan Badan Ketahanan Pangan Kab. Mandailing Natal (hol)

  • 17 Tahun Terbaring Sakit, Bupati Janji Bantu Usman

    17 Tahun Terbaring Sakit, Bupati Janji Bantu Usman

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Usman Zulkahfi (17) remaja, yang sejak lahir tak bisa berbuat apa-apa dan hanya terbaring di rumah panggung dan setiap hari ditemani ibunya, Rosmaita (43), dalam waktu dekat akan merasa lega. Pasalnya, Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara berjanji akan mengecek kesehatan Usman dan akan menindaklanjuti pengobatannya. […]

expand_less