Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
  • print Cetak

Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam
Dosen dan Pengamat Politik

 

Ketua Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas (KGP) mengatakan telah terjadi pengusiran TKA China di beberapa daerah.

Hal tersebut indikasi kebangkitan pribumi karena telah berani memperjuangkan haknya.

KGP berpendapat, rakyat akan terus mengusir TKA Cina karena menganggap kedatangan mereka sebagai penjajahan terhadap bumi pertiwi.

KGP menilai, pribumi akan terus melawan terhadap TKA Cina dan itu tidak termasuk rasis. Sebab menurutnya yang ingin dipertahankan pribumi adalah kedaulatan bangsa Indonesia dan menikmati kekayaan negeri sendiri.

KGP mendesak pemerintah untuk mengutamakan pribumi dalam setiap kebijakan. Ia juga menandaskan bahwa TKA China selalu berlindung di balik aturan yang ada. Dan pemerintah harus segera menghilangkan peraturan yang menguntungkan TKA China.(idtoday.co. 06/05/2020).

Pernyataan Ki Gendeng Pamungkas tersebut layak diapresiasi. Sebab ia telah berani mengoreksi kebijakan pemerintah yang menurutnya merampas hak pribumi dan menjamin TKA China. Tidak semua pimpinan ormas berani seperti Ki Gendeng mengkritik pemerintah sebab takut akan masuk buih.

Meskipun demikian, pernyataan Ki Gendeng masih perlu diluruskan agar masyarakat memahami dengan benar makna kedaulatan dan kebangkitan yang shahih bukan sekedar kebangkitan emotional yang sifatnya sementara.

Pertama, aksi pengusiran TKA China yang terus berdatangan ke Nusantara layak diberikan apresiasi sebab perasaan memiliki tanah air dan menjaganya dari rongrongan penjajah adalah sesuatu yang diharuskan.

Selayaknya memang seperti itulah sikap yang benar ketika menghadapi penjajah yang datang untuk merampas dan menguasai aset bangsa. Apalagi banyak kabar beredar bahwa TKA China yang berdatangan tidak sembarang warga biasa. Bukankah baru-baru ini mereka diketahui membawa bahan persenjataan? Untuk apa warga biasa membawa benda-benda tersebut ke negara orang?

Kedua, hal yang sangat disayangkan ketika hanya rakyat biasa dan ormas tertentu yang tidak punya kekuatan dana jabatan yang peduli pada nasib bangsa ini dari penjajah China. Sementara para penguasa duduk diam dan membiarkan mereka masuk hingga melindungi dengan kebijakan yang diterbitkan.

Entah pemikiran apa yang membuat penguasa dan rezim ini begitu menganakemaskan TKA dan imigran Cina. Tetapi apalah daya, sebagian pejabat negeri ini duduk di kursi kekuasaan karena bantuan dukungan dan modal cukong kapitalis China. Ditambah utang luar negeri yang sangat besar membuat politik saling sandera terus berlajut.

Ketiga, sangat mungkin sekali kedaulatan negeri ini akan hilang jika para imigran dan TKA asing maupun China berbondong-bondong masuk ke Nusantara dan dilindungi serta dipenuhi kebutuhannya oleh pemerintah. Sementara pribumi terus gigit jari. Mereka kelak akan mendapatkan keistimewaan undang – undang untuk berpartisipasi terlibat dalam urusan politik dalam negeri. Kenapa tidak? Bukankah mereka punya modal untuk membeli idealisme siapapun yang harus materi agar menggadaikan tanah airnya?

Keempat, kebangkitan pribumi yang disampaikan oleh Ki Gendeng Pamungkas karena berani mengusir TKA China sebenarnya belumlah bisa menjadi indikator kebangkitan yang shahih untuk negeri ini. Sebab, masih bersifat untuk kepentingan parsial. Faktanya, begitu banyak imigran yang masuk ke negara ini misalnya dari kapitalis Barat, tetapi rakyat tidak merasa terusik sebagaimana China hadir belakangan ini. Padahal baik pendatang Barat maupun China keduanya sama-sama bengis dan punya tujuan yang sama, yakni menjajah.

Jika berbicara tentang kebangkitan, maka kebangkitan yang shahih adalah kebangkitan dari dasar keyakinan. Sebagai bangsa yang mayoritas muslim, maka aqidah Islam harus dijadikan sebagai dasar kebangkitan. Sebab dengan aqidah Islam, masyarakat Indonesia akan memiliki kesadaran penuh bahwa yang mampu melawan penjajah kapitalis adalah ideologi Islam. Ideologi tandingannya haruslah ideologi juga.

Islam bukan hanya sekedar agama ritual yang mengatur urusan manusia dengan Penciptanya secara vertikal. Namun Islam juga agama yang mengatur bagaimana cara membawa kebangkitan ditengah-tengah ummat hingga membawa pada kemenangan hakiki. Islam mengajarkan untuk merajut kekuatan dengan ukhuwah Islamiah dan menjadikan syariah sebagai hukum yang harus diterapkan dalam negara.

Islam adalah agama yang khas dan unik. Selain sebagai agama yang mengatur urusan ibadah, Islam adalah sebuah ideologi yang mampu membawa kebangkitan manusia juga suatu negara menuju kejayaan dan kedigdayaan. Oleh karena itu, kebangkitan menuju perubahan Indonesia yang berdaulat dimata dunia hanya bisa diraih dan dapat diwujudkan dengan Islam.

Tentu semua rakyat Indonesia menginginkan kemerdekaan hakiki tanpa dintervensi oleh negara asing. Harapan yang begitu besar agar para TKA China dan imigran Barat segera angkat kaki dari tanah tercinta ini menjadi impian bersama.

Oleh karena itu, agar semua tidak sebatas impian dan khayalan, agar pribumi dapat meraih kebangkitan hakiki, maka jadikanlah Islam sebagai modal untuk berjuang membebaskan negeri ini dari cengkraman kaum kolonialisme dan Neo imprealisme modern.

Kebangkitan yang didasarkan dari aqidah Islam dan kesadaran penuh oleh masyarakat, akan kembali membawa Indonesia meraih kedaulatannya dmata dunia. Indonesia akan menjadi negara yang disegani dan mandiri mengelola urusan dalam negeri tanpa campur tangan asing serta bebas utang luar negeri dengan menerapkan syariat Islam. Wallahu a’lam bissawab.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepengurusan Baru Didominasi Tokoh Muda, PPP Madina Siap Hadapi Pemilu 2024

    Kepengurusan Baru Didominasi Tokoh Muda, PPP Madina Siap Hadapi Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 12 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2021-2026 didominasi tokoh-tokoh muda. Dengan kepengurusan yang baru tersebut, PPP Madina pun siap menghadapi pemilu 2024. SK Kepengurusan yang baru ini diterima oleh Ketua PPP Madina Muhammad Irwansyah Lubis, Wakil Sekretaris Ahmad Subuki, dan Bendahara Zulfahri Batubara […]

  • Ibu-ibu Tantang Bupati

    Ibu-ibu Tantang Bupati

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak. Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung […]

  • Ribuan Bidan Minta Diangkat Jadi PNS

    Ribuan Bidan Minta Diangkat Jadi PNS

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Ribuan bidan berstatus pegawai tidak tetap (PTT) dari berbagai daerah menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Senin (19/8). Mereka menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Para bidan ini berkumpul di depan Hotel Grand Hyatt sejak pukul 08.00 WIB. Massa bidan tampak berpakaian seragam putih dan ada yang berseragam cokelat. […]

  • Sampuraga

    Sampuraga

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan ringkas : Askolani Nasution   Kalau Anda berpikir untuk mencari nenek moyang “Sampuraga”, baik keturunan, marga, asal-usul, dst.; itu benar-benar naif. Karena ia hanya dongeng. Dalam sastra bisa disebut dengan folklor, cerita rakyat yang diceritakan secara verbal, turun-temurun. Tidak tertulis, banyak versi, dan pengarangnya anonim. Bisa juga disebut legenda, karena diyakini berkaitan dengan asal-usul […]

  • Penyebar Berita Bohong Penerimaan CPNS Dilaporkan ke Mabes Polsi

    Penyebar Berita Bohong Penerimaan CPNS Dilaporkan ke Mabes Polsi

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi (KemenPAN-RB) melaporkan 17 web portal yang mengunggah informasi bohong dan menyesatkan tentang penerimaan CPNS 2016 ke Mabes Polri. Laporan ini sebagai upaya KemenPAN-RB menindak tegas para penyebar informasi menyesatkan (hoax) yang diunggah di sejumlah portal. Selain tidak benar, hoax tersebut dikhawatirkan akan membuka celah terjadinya penipuan dan percaloan […]

  • TUNTUTAN MERDEKA

    TUNTUTAN MERDEKA

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Supardi
    • 0Komentar

      Oleh: Supardi S.H.I Sociopreneur / Founder Business Owners CommunitKetika Merdeka Hanya Terasa di Upacara     … Ini bukan prosa. Bukan pula unjuk rasa. Dan bukan curhatan orang yang sedang kecewa. Ini hanya suara kecil dari kelas menengah yang setiap hari bekerja, membayar, bertahan, dan terus dipaksa percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja. Setiap […]

expand_less