Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Binsar Nasution: Merangsang Pertumbuhan Investasi Baru di Madina Butuh Waktu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
  • print Cetak

 

Oposisi Jangan Mencari Kelemahan, Tapi  Ikut Berperan

 

Panyabungan (MO)– Pemkab Madina perlu mendorong rangsangan mengalirnya arus investasi sektor swasta ke Madina. Disamping itu, juga perlu upaya merangsang meningkatkanya skil dan kemampuan penduduk usia kerja sesuai dengan standar yang dibutuhkan, kaitannya dengan strategi perluasan lapangan kerja bagi penduduk usia produktif.

Menarik investor baru ke Madina merupakan strategi jangka panjang, karena hasilnya tak bisa dinikmati rakyat satu dua tahun ini. Menarik investor memerlukan rangkaian lobi dan perangkat promosi, relugasi, pembenahan birokrasi, infrastruktur, stabilitas politik, keamanan dan  kepastian hukum.

Karena bersifat jangka panjang, pihak oposisi pasti memanfaatkan kondisi rentang waktu itu menyerang pemerintahan Hidayat-Dahlan. Pihak oposisi dihimbau tidak memanfaatkan kondisi itu untuk kepentingan kelompok, melainkan harus ikut menyumbangkan tenaga dan fikiran bagi perluasan lapangan kerja untuk rakyat Madina.

Anggota DPRD Madina, Binsar Nasution kepada Mandailing Online, kemarin, menyatakan bahwa upaya menarik investor ke Madina dan merangsang peningkatan skill penduduk usia kerja perlu diterobos Pemkab Madina sebagai salah satu strategi bagi penajaman perluasan lapangan kerja baru sesuai dengan visi misi Hidayat-Dahlan.

“Memang di sisi anggaran, startegi bagi perluasan lapangan kerja itu sudah dimulai pemkab di pos-pos anggaran APBD Madina tahun 2012. Di draf RAPBD, semangat itu diperlihatkan bupati, dimana komposisi perimbangan belanja rutin dan belanja publik diupayakan setara. Hanya saja, karena belanja pegawai terlalu banyak menyebabkan kondisinya tak balans,” sebut Binsar.

Menurutnya, jika APBD tidak terharap, Pemkab perlu mencari sumber lain di luar APBD, semisal dana perbantuan pusat. Kemudian meningkatkan sektor swasta dengan merangsang investasi dan kebijakan meningkatkan skill penduduk usia produktif sesuai dengan standar yang diperlukan.

“Contohnya, saat ini ada PT. Sorikmas Mining dan Geotermal yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Pemkab harus mendorong meningkatknya skill  putra-putri daerah agar mudah masuk ke bursa tenaga kerja perusahaan besar tersebut. Ini bersifat jangka pendek” jelas Binsar.

Sementara menarik investor baru ke Madina merupakan strategi jangka panjang, karena hasilnya tak bisa dinikmati rakyat satu dua tahun ini. Menarik investor memerlukan rangkaian lobi dan perangkat promosi, relugasi, pembenahan birokrasi, infrastruktur, stabilitas politik, keamanan dan  kepastian hukum. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo ke Tambangan Besok, Pekan Raya Durian Dibuka Jam 10

    Ayo ke Tambangan Besok, Pekan Raya Durian Dibuka Jam 10

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pekan Raya Durian akan dibuka besok, Sabtu (12/2/2022). Berlangsung selama 2 hari, yakni Sabtu dan Minggu. Dibuka mulai pukul 10.00 Wib hingga sore. Lokasinya berada di kawasan SMP Tambangan, Desa Laru Baringin Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal. Berada di pinggir jalan Lintas Sumatera. Kurang lebih 1 km dari pasar Laru jika pengunjung […]

  • Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bangau putih hilang dari langit Jepang sejak tahun 1970-an. Sekarang ratusan bangau berhasil kembali ke alam. Sangat jarang dimanapun di dunia ini spesies yang pernah hilang hidup harmonis dengan manusia di lingkungan manusia. Keajaiban ini terjadi karena melalui efford yang kuat dari mereka yang ingin hidup berdampingan dengan bangau lagi. Kota Toyooka sedang berusaha untuk […]

  • Warga Buang Sampah di Pinggir Jalinsum

    Warga Buang Sampah di Pinggir Jalinsum

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sejumlah warga di sekitar Aek Sulum Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), membuang sampah di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Aek Sulum. Akibatnya, di beberapa titik terlihat tumpukan-tumpukan sampah. Ironinya, tempat pembuangan sampah liar itu berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Aek Sulum yang anjlok sepanjang 50 meter dengan kedalaman sekitar 10 […]

  • Pelantikan Pengurus PMI Madina Periode 2021-2026

    Pelantikan Pengurus PMI Madina Periode 2021-2026

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dilantik sebagai Ketua PMI Madina. Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Parbangunan ini juga menetapkan Hj. Eli Maharani sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Acara dibuka dengan penampilan gordang sambilan Sinondang Nauli Panyabungan Julu.  

  • Pemkab Madina Hentikan Tanggap Darurat Banjir

    Pemkab Madina Hentikan Tanggap Darurat Banjir

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Panyabungan, (MO) – Pemkab Madina menghentikan program tanggap darurat penanganan banjir bandang yang melanda Kecamatan Panyabungan dan Kecamatan Nagajuang belum lama ini.  “Sesuai surat Bupati Madina tertanggal 14 Februari lalu, waktu tanggap darurat berakhir 27 Februari. Semua aktivitas di posko akan kita tarik mulai hari ini,” kata Risfan Juliardy Hutasuhut ST Kepala Badan Penanggulangan […]

  • Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KONDISI bangsa Indonesia sungguh memprihatinkan akibat utang luar negeri pemerintah yang mencapai Rp1.800 triliun. Dampaknya, setiap warga termasuk bayi yang baru dilahirkan di bumi Indonesia, sudah menanggung beban utang Rp7,56 juta. Diperkirakan beban utang bayi yang lahir pada tahuntahun mendatang akan jauh lebih besar dibanding sekarang. Pasalnya, utang yang ‘berbungabunga’ makin mencekik leher bangsa Indonesia […]

expand_less