Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
  • print Cetak

Essay : Siti Khadijah Sihombing

 

Tidakkah kamu merasakan kerusakan negeri ini? Taukah kamu bahwa negeri ini telah rusak? Sudah tampak jelas duhai saudara semuanya, kerusakan ini telah nampak di depan mata, baik di kota sampai pelosok desa.

Tak ada kesejahteraan dan kebahagiaan lagi yang dirasakan umat. Umat hari ini dipaksa untuk tunduk dan patuh kepada kediktatoran penguasa. Umat dipaksa untuk rela berkorban demi penguasa.
Tetapi penguasa tidak pernah memikirkan umat. Mereka hanya sibuka memikirkan harta, tahta, dan jabatan mereka.

Mereka juga rela mengorbakan umat demi kepentingan mereka. Mereka menggunakan kekuasaannya demi memijak-mijak umat yang lemah. Semua sudah tampak jelas di depan mata, tidak ada yang tertutupi lagi sebab memang begitulah faktanya.

Taukah kamu hal itu mengapa bisa terjadi? Sebab sistem yang kita pakai bukanlah sistem Islam, tapi sistem kufur kapitalisme yang dari sistem inilah melahirkan penguasa yang egois dan brutal. Tidak ada lagi kebahagian yang akan dirasakan umat. Yang ada hanya penganiayaan baik secara fisik maupun psikis.

Umat hari ini dipaksa untuk rela berkorban  dengan semua kebijakan mereka, yang mana itu jelas-jelas merugikan umat.

Dan parahnya jika umat berkoar-koar mengkritik kebijakan mereka. Mereka akan berkata apa yang telah engkau berikan kepada negeri ini sehingga engkau sibuk mengkritik kami. Bukan itu saja. Jika mereka tidak suka maka mereka akan menangkapi rakyat dengan dalih membasmi intoleran dan ujaran kebencian atau mencoreng nama baik penguasa.

Lucu sungguh lucu. Tidak sadarkah para penguasa ini akan tugas mereka.

Harusnya mereka yang melayani rakyat dengan baik, sebab semua yang mereka lakukan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah di hari akhirat kelak.

Semua ini adalah buah dari kapitalisme yang mana sistem ini menghasilkan pemimpin yang rusak dan merusak. Tidak ada pengayoman yang sebenarnya. Hanya kemudaratan yang ada. Tidak akan ada kesejahteraan yang sebenarnya hanya ada ilusi semata.

Masihkah kita sanggup hidup dalam sistem kufur yang rusak ini? Tidakkah kita sadar jauh sebelum kapitalisme ada Allah sudah menyiapkan sistem yang baik untuk kita terapkan dalam kehidupan kita. Sistem itu juga telah Rasulullah contohkan pada saat beliau memimpin negeri islam. Sistem itu menghasilakan pemimpin yang adil dan takut kepada tuhannya. Bukan pemimpin yang merasa jadi tuhan. Sistem itu adalah sistem islam kaffah. Yang mana karena sistem Islam kaffah ini seluruh umat sejahtera dan bahagia. Tidak ada penindasan dan penganiayaan yang dirasakan umat. Dan sistem ini juga menghasilkan pemimpin sekelas Umar bin Abdul Azis, Muhammad al-Fatih dan masih banyak lagi.

Sungguh jelas sistem islam sudah berjaya 1400 tahun lamanya dan menguasai 2/3 belahan dunia. Tidak tanggung-tanggung kebesaran peradaban islam ini. Dan dari sistem ini juga kita hari ini bisa merasakan kemajuan teknologi. Sebab semua ilmu yang dipelajari barat itu semua berasal dari islam. Hanya islam yang mampu melakukan semua ini.
Masih tidak percaya dengan sistem islam? Jika kalian tidak percaya berarti kalian sudah tidak beriman kepada Allah. Sebab kalian sudah mengingkari kalimat syahadat. Dimana dalam kalimat itu dijelaskan bahwa tiada illah selain Allah. Dan illah di sana itu artinya bukan pencipta saja tetapi juga sebagai pengatur yang mengurusi umat manusia diseluruh dunia tanpa terkecuali.

Masihkah kita tidak mau diatur oleh sistem yang berasal dari Allah. Wallahu’alam bishowab.***

Penulis tinggal di Tapteng, Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Idealnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melakukan pemangkasan jumlah honorer (TKS) untuk percepatan pembangunan. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal Pemkab Madina tahun 2022 di Masjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan. Sukhairi menyampaikan, saat ini pemerintah harus menganggarkan Rp 80 miliar […]

  • PT.Rendi Salurkan SHP pada 164 Anggota Koperasi SPI

    PT.Rendi Salurkan SHP pada 164 Anggota Koperasi SPI

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) : 165 Anggota Petani Plasma Koperasi Siriom Permata Indah (SPI) Desa Singkuang I Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terima Sisa Hasil Penjualan (SHP) dari Perusahaan Perkebunan PT.Rendi Permata Raya. penerimaan SHP ini menindak lanjuti MoU kemitraan plasma 165 anggota Koperasi SPI. Pj. Desa Singkuang I Ahmad Saleh […]

  • POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DI BINANGA 1 TEWAS, 6 LUKA-LUKA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pola yang diperlihatkan polisi di Naga Juang, Mandailing Natal, mengarah pada gaya preman terhadap para penambang emas di bukit Sihayo, Jum’at (22/3) lalu. Ini bertolak belakang dengan pencanangan Kapolri di awal tahun 2013 yang bersemangat pemberantasan premanisme yang dimulai dari Jakarta terbukti dengan penangkapan Hercules […]

  • Atika Harap Kemenkumham Atensi Kasus Penganiaya Anak SD

    Atika Harap Kemenkumham Atensi Kasus Penganiaya Anak SD

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tabiat oknum sipir LP Kelas IIB Natal juga menuai kecaman dari Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution. Perbuatan oknum sipir yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak usia sekolah dasar jadi sorotan banyak kalangan dalam dua hari ini. Atika menyatakan perbuatan oknum itu tak bisa dibenarkan. “Tidak ada yg bisa […]

  • Pemkab Madina Belum Tetapkan UMK Tahun 2024

    Pemkab Madina Belum Tetapkan UMK Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sampai hari ini belum menetapkan UMK ( Upah Minimum Kabupaten ). Dinas Tenaga Kerja sendiri mengaku masih dalam tahap pembahasan besaran ketentuan UMK tersebut. ” Penyesuaian UMK untuk tahun 2024 berdasarkan formula Inflasi, pertumbuhan ekonomi serta tergantung indeks angka tertentu dan kesepakatan. Ini […]

  • Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabunga, Mandailing Natal terancam diamputasi pada kaki kirinya. Dia terjatuh enam bulan lalu. Karena awalnya tak terasa sakit, dia baru berobat sepekan kemudian. Setelah menjalani proses pengobatan hingga enam bulan, bagian lututnya semakin bengkak dan pihak medis memvonisnya harus diamputasi alias […]

expand_less