Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
  • print Cetak

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyerahkan pinjaman non bunga kepada pengusaha kecil, Rabu (12/08/2020).

 

Lembaga keuangan non riba atau pinjaman tanpa bunga menjadi solusi penting menyelamatkan keterpurukan usaha kecil menengah di daerah.

Cara ini patut ditiru oleh Pemkab Mandailing Natal (Madina).

Pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan sejumlah bank dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mendirikan lembaga keuangan non riba ini.

Lembaga keuangan non riba ini menjadi solusi penting bagi UMKM di daerah agar keluar dari jeratan bunga pinjaman.

Lembaga seperti ini sudah berdiri di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Basisnya di masjid.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi NTB meluncurkan program Mawar Emas (Melawan Rentenir Berbasis Masjid).

Peluncuran Mawar Emas dilakukan di Masjid Nurul Ikhsan, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Rabu (12/08/2020).

Peluncuran itu dilakukan berawal dari keprihatinan Gubernur Zul melihat masih banyaknya masyarakat yang terjerat rentenir, khususnya untuk mendapatkan akses modal usaha dan keperluan lainnya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.

TPAKD Provinsi NTB terdiri dari sejumlah instansi dan lembaga keuangan seperti OJK, Bank Indonesia, Bank NTB Syariah, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Masyarakar Ekonomi Syariah (MES) NTB.

Bang Zul, sapaan sang Gubernur, merasa optomistis, dengan dukungan OJK, program “Mawar Emas” akan sukses, sebab OJK menjadi lokomotif di depannya.

“Mawar Emas” merupakan program Pemprov NTB untuk membantu UMKM dan pedagang-pedagang kecil yang selama ini lebih nyaman dan lebih mudah meminjam ke rentenir dengan bunga tinggi. “Akibat berbunga tinggi akhirnya jadi beban yang sangat berat dan membuat lingkaran setan kemiskinan yang susah diputus,” sebut Bang Zul dikutip Mataramnews.co.id.

Gubernur menyebut mungkin program ini yang pertama di Indonesia. Sehingga, kesempatan itu harus dijadikan momentum untuk meningkatkan legasi daerah, bukan hanya di NTB, tapi menjadi contoh di Indonesia. Menurut secara ide semua orang memang bisa tapi secara praktik tak semua orang dapat melakukan.

Peluncuran Mawar Emas digelar bertepatan dengan Hari Nasional UMKM 2020. Hadir sebanyak 50 peserta Mawar Emas dan menerima pembiayaan mikro pada acara itu. Mereka hadir mewakili 417 orang dari seantero Pulau Lombok yang sudah siap menerima pencairan Mawar Emas tahap 1.

Mawar Emas diluncurkan secara resmi oleh Gubernur NTB. Turut hadiri Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy, unsur Forkopimda Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur, Kepala OJK Provinsi NTB, Perwakilan Bank Indonesia NTB, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah NTB, Direksi Bank NTB Syariah, Pimpinan Cabang PNM Mataram, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Gubernur NTB berharap, dengan Mawar Emas ini pedagang dan masyarakat kecil akan bisa difasilitasi dan didekatkan dengan institusi keuangan, seperti Bank NTB Syariah. Sehingga, mampu mendapatkan pinjaman dan memperoleh modal di Bank NTB Syariah dengan lebih mudah dan lebih nyaman, dibandingkan ke rentenir.

“Mudah-mudahan dengan masyarakat kecil bisa meminjam uang dan modal ke masjid, akan membuat masjid selain sebagai pusat ibadah bisa sekaligus menjadi pusat ekonomi dan sosial,” ujarnya berharap.

Oleh karena itu, Bang Zul mengapresiasi dan berterima kasih kepada TPAKD “Mawar Emas” seperti OJK, BI, Bank NTB Syariah, PNM dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) NTB yang membuat program ini menjadi mungkin terlaksana.

Dimulai dari Lombok Timur, katanya, untuk selanjutnya menyusul di Kabupaten dan Kota se-NTB.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur Sukiman mengatakan, saat ini rentenir sudah merasuki semua sendi kehidupan masyarakat di Lombok Timur (Lotim). Mulai dari petani, nelayan, bahkan para TKI juga tak luput dari praktik rentenir.

Sehingga, dalam sambutannya itu, Sukiman berharap besar kepada 1,2 juta penduduk Lotim, jika masyarakat bisa tersentuh program Mawar Emas, maka akan mendatangkan berkah bagi masyarakat Lotim dan akan menjalar ke Kabupaten lainnya di NTB.

Menurut Asisten III Provinsi NTB, L Syafii, Mawar Emas akan memberikan edukasi terhadap masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai perbankan, menyebabkan kurangnya minat masyarakat untuk mengakses modal lewat bank.

Program ini pun diharapkan memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai makan penting keberadaan masjid, yaitu tak cuma sebagai pusat pengembangan agama, melainkan untuk pengembangan ekonomi dan sosial kemasyarakatan pula.

Sumber : mataramnews / hidayatulloh
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungann ( Mandailing Online) : Peduli terhadap journalis, Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution jenguk Wartawan senior Iskandar Hasibuan yang sedang sakit di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Harun sendiri tiba di RSUD Panyabungan malam malam usai kegiatan kunjungan selesai. Ia didampingi tim dan sejumlah wartawan. ” Bang Iskandar Hasibuan […]

  • Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sendi-sendi rumah tangga mulai rapuh. Kata cerai begitu mudah keluar dari pasangan suami-isteri. Pemicunya bisa mulai dari hal yang sepele hingga serius. Eskalasi perceraian akhir-akhir ini meningkat. Tak sedikit proses perceraian itu dilakukan secara instan. Apalagi dengan kehadiran teknologi telekomunikasi, seperti email, SMS lewat ponsel, ataupun pesan melalui Blackberry, dan lainnya. Fenomena ini tak hanya […]

  • Pemkab Madina Larang TKA Cina Kembali Dari Liburan

    Pemkab Madina Larang TKA Cina Kembali Dari Liburan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pemkab Madina hari ini menyurati PT SMGP agar menyetop arus balik pekerja asal negara Cina yang berlibur Imlek. Upaya itu dilakukan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengantisipasi sebaran virus corona yang saat ini mewabah di Cina. Berdasar data Dinas Kesehatan Madina, terdapat 17 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina di […]

  • Danrem Tinjau Latihan Tempur, Temukan 18 Ha Ladang Ganja, Warga Panyabungan Timur Serahkan Senjata Rakitan

    Danrem Tinjau Latihan Tempur, Temukan 18 Ha Ladang Ganja, Warga Panyabungan Timur Serahkan Senjata Rakitan

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Danrem 023/KS Kol. Inf Richard TH.Tampubolon meninjau pelaksanaan Latihan Tehnis Bertempur Yonif 123/RW sekaligus  melaksanakan patroli dan mencari ladang ganja di Panyabunga Timur, Mandailing Natal, Kamis (8/9). Demikian rilis pers dari Korem Kawal Samudra melalui Ramil Panyabungan yang diterima Mandailing Online, Kamis (8/9). Selain itu juga dilaksanakan kegiatan Komando Teritorial Korem […]

  • Petani Kecam Pembakaran Pembibitan Bantuan Sorikmas Mining

    Petani Kecam Pembakaran Pembibitan Bantuan Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Anggota Kelompok Tani/Koperasi dari Desa Banua Simanosor dan Desa Banua Rakyat, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal menyatakan sedih dan kecewa terkait pembakaran fasilitas pembibitan mereka di kawasan itu. Pembakaran fasilitas ini sangat merugikan seluruh anggota. Sebab, di program pertanian inilah mereka menggantungkan penghidupan mereka sehari-hari. Fasilitas pembibitan tersebut dibakar orang tak dikenal […]

  • Kisruh Pj Kades di Desa Batang Gadis Jae, Dana Desa Tak Kunjung Cair

    Kisruh Pj Kades di Desa Batang Gadis Jae, Dana Desa Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Batang Gadis Jae Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta kisruh di pemerintahan desa mereka segera dicarikan solusi agar dana desa tahun 2023 tahap pertama dapat dicairkan. Kamis (15/6/2023). Sebelumnya diketahui dari beberapa warga bahwa Pj Kades Batang Gadis Jae Paryati Ningsih Daulay sempat ditolak beberapa perangkat desa […]

expand_less