Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Kasus Dugaan Korupsi Bansos 2007, Pejabat Pemko Siantar Masih Diperiksa KPK di Jakarta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR:
Lanjutan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabar dan staf pegawai Pemko Pematangsiantar di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta masih berlanjut, Selasa (1/12).

Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi mengatakan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan KPK itu untuk meminta keterangan terkait kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun 2007 sebesar Rp16 miliar lebih.

Menurutnya, ada tiga orang yang menjalani pemeriksaan lanjutan, yakni Resman Saragih yang saat ini menjabat Kepala Badan Pelayanan Ijin Terpadu (BPIT), Ariston Manurung sebagai Bendahara Kas Sekretariat Pemko Pematangsiantar, dan Harun Harahap, salah seorang staf pegawai bagian Kas Sekretariat.

“Hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan,” papar Johan melalui pesan singkat.

Saat ditanya mengenai belum ada dilakukan pemeriksaan terhadap Walikota Pematangsiantar RE Siahaan terkait penyelidikan kasus tersebut, Johan Budi mengatakan belum diperlukan. Dia juga menegaskan, jika nanti diperlukan, maka menurutnya KPK akan meminta keterangan dari orang nomor satu di Kota Pematangsiantar tersebut.

Sebelumnya, pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan stfa pegawai pemko ini diduga berhubungan dengan proses aliran dana bantuan sosial di APBD tahun 2007 sebesar Rp12,6 miliar, ditambah di P APBD tahun 2007 sebesar Rp4 miliar lebih.

Pemeriksaan pertama dilakukan kemarin, Senin (30/11) terhadap ketiganya di gedung KPK yang beralamat di Jalan Rasuna Said, Jakarta.

Informasi yang dihimpun dilapangan, selain itu ada empat orang lagi pejabat eselon II dan III akan diperiksa hari ini, Rabu (2/12). Nama-nama tersebut, yakni Mantan Kabag Sosial dan saat ini menjabat Kabag Umum, Risfany Sidauruk, Tioria br Napitu sebagai Pemegang Kas Daerah, mantan Asisten I, Lintong Siagian, dan Resman Saragih.

Untuk pemeriksaan Lintong dan Resman diduga keduanya berperan melakukan pemotongan atas setiap anggaran yang dikeluarkan dari bantuan sosial tersebut.

Selain itu, Ariston Manurung dan Harun Harahap yang sudah dua hari menjalani pemeriksaan, direncanakan Rabu akan pulang ke Pematangsiantar. Pemeriksaan lanjutan dilakukan KPK di Jakarta dilakukan, setelah tim penyelidik KPK mengevaluasi hasil pemeriksaan di Polres Simalungun beberapa hari yang lalu.

Diduga dari beberapa yang diperiksa ada yang memberikan keterangan tidak transparan pada para penyidik terkait aliran dana tersebut. Selain itu, disebut-sebut pemeriksaan ini terkait hasil audit Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2007, jika dana sebesar Rp4,7 milar tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, KPK secara maraton telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan PNS Pemko Pematangsiantar, termasuk penerima bantuan di Aula Widya Satya Brata Polres dari tanggal 18-20 November 2009, terkait dugaan korupsi dana bansos tahun 2007.(jansen)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

    Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Hari ini kita dikejutkan dengan banyaknya berita pengeroyokan anak dibawah umur. Bukan hanya anak yang menjadi korban tetapi pelakunya juga seorang anak dibawah umur. Seperti kasus pengeroyokan anak laki-laki kelas dua SD berinisial MHD, usia 9 tahun, warga Sukaraja, Kabutapen Sukabumi, Jawa Barat yang tewas akibat dikeroyok oleh […]

  • Ruko Terus Bertumbuh di Panyabungan

    Ruko Terus Bertumbuh di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pembangunan rumah toko (Ruko) di sepanjang jalan Willem Iskandar Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari tahun ke tahun terus bertambah (bertumbuh). Selain jumlah ruko yang bertambah, sewanya juga terus naik. Bakhtar Nasution salah seorang warga Panyabungan kepada wartawan kemarin mengatakan, ruko yang dibangun oleh masyarakat pada umumnya untuk disewakan. Sebagian […]

  • Saksi Mangkir, Sidang Ramli Ditunda

    Saksi Mangkir, Sidang Ramli Ditunda

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi ruislag Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekda Kota Medan Ramli Lubis, mantan Kepala Kantor PBB Tarmidzi dan Direktur PT Gemilang Kreasi Utama (GKU) Haryono, Senin (24/01/2011), terpaksa ditunda karena saksi tidak hadir. Seharusnya sidang digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi pemilik tanah antara lain Zatak, staf Bapedda […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 11)

    MARSIDAO-DAO (episode 11)

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Ira-ira pukul 2 tonga borngin, sidung ma pargalundung i manggiling batu i. Dung iparelaisa panyanggop ni galundung i, ipamela ia ma sorbuk ni batu i tingon bagasan ni galundung i pake aek nanipambuluon tingon bondar na ilambung ni aratak pargalundungan i. Dungi marmayupan ma sorbuk batu i tu pancur […]

  • Pengunjung Warnet Kebanyakan Anak Sekolah

    Pengunjung Warnet Kebanyakan Anak Sekolah

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kebaradaan warung internet (Warnet) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), cukup diminati anak sekolah. Para anak sekolah memadati warnet untuk mengerjakan tugas sekolah. Ada juga yang sekadar main game online. Pantauan beritasumut.com di Panyabungan, Senin (04/10/2010), keberadaan anak sekolah hampir ditemui di tiap warnet. Ada yang main game, ada yang mengerjakan tugas sekolah, ada juga […]

  • Pemkab Jangan Sibuk Ajari Kepdes Tidak Korupsi, Tapi Harus Serius Dorong Dana Desa Untuk Infrastruktur Ekonomi

    Pemkab Jangan Sibuk Ajari Kepdes Tidak Korupsi, Tapi Harus Serius Dorong Dana Desa Untuk Infrastruktur Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah harus mendorong seluruh pemerintah desa untuk menggunakan Dana Desa bagi pembangunan  infrastruktur ekonomi. “Pemkab jangan hanya fokus mengajari kepala desa cara untuk tidak korupsi. Kepala desa tidak akan mengkorupsi Dana Desa jika oknum-oknum di pemerintah kabupaten tidak macam-macam,” kata Mariot Dalimunte kepada Mandailing Online di pasar Panyabungan, Rabu (31/8). […]

expand_less