Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

Kasus Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, DPRD Jangan Jadi Penonton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
  • print Cetak

Bangunan ruang baru SD Negeri di Desa Simpang Banyak yang tidak selesai hingga penghujung Desember 2020. Foto: Oji Nasution

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat ini pembahasan LKPJ bupati tahun anggaran 2020 sedang terjadwal di DPRD Mandailing Natal.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah merupakan bagian dari mekanisme dalam sistem penyelenggara pemerintah yang berkaitan dengan penyelenggaraan tugas-tugas pokok dan fungsi pemerintah daerah.

Oleh karena itu kasus dana DAK di Dinas Pendidikan Mandailing Natal seharusnya menjadi satu poin penting bagi DPRD di pembahasan LKPJ Bupati.

DPRD Mandailing Natal jangan diam saja.

“Sudah capek itu mahasiswa ngadu dan demo ke Kejatisu, sekarang giliran DPRD lah yang bersuara. Jangan jadi penonton,” ujar warga Panyabungan, Lokot Nasution kepada Mandailing Online di pasar lama Panyabungan, Senin (19/4/2021).

Sejumlah proyek fisik sekolah di Mandailing Natal bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020 diadukan Koalesi Mahasiswa Anti Korupsi dan Penindasan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) karena ada dugaan korupsi.

Koalesi juga melakukan bebeberapa kali aksi unjukrasa di Kejati Sumut sejak Maret 2021 menuntut penanganganan dugaan korupsi itu.

Salah satu yang manjadi sororan adalah pembangunan ruang baru SD Negeri 231 di Desa Simpang Banyak Kecamatan Ulu Pungkut yang tidak selesai dikerjakan hingga akhir 2020 sedangkan dananya diduga telah cair 100 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Ahmad Gong Matua saat dikonfirmasi harian Waspada.id beberapa hari lalu, tidak tahu menahu soal kasus dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut.

Dilansir Waspada Gong mangatakan, persoalan dana DAK tersebut yang tahu hanya Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) yang juga selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yakni Andriansyah Siregar atau biasa disapa Andre.

Namun, Andre justru balik menyerang kepala dinas.

“Itu klarifikasi bohong. Tidak logis beliau (Kadisdik) tidak tahu. Dari tahap awal saja beliau sudah terlibat, kan beliau langsung yang menandatangani pencairan termin pertama yakni 25 persennya meskipun beliau masuk menggantikan di pertengahan tahun untuk jadi Pelaksana Tugas (Plt) menggantikan Kadis lama,” ungkap Andre Kamis (14/4) dikutip Waspada.id.

Selain itu, Andre juga mengatakan, selama ini dia sudah tidak lagi bisa berkomunikasi dengan Kadisdik. Bahkan, dia juga mengaku sudah tidak lagi dilibatkan dalam program kelanjutan dana DAK tersebut.

Andre juga mengakui ada salah satu sekolah (SD) yang diambil alih langsung oleh Dinas Pendidikan, dalam hal ini mengelola secara langsung pembangunan atau pemberdayaan dana DAK tersebut. Padahal, jika mengikuti Jukdis, dana DAK tersebut merupakan kewenangan kepala sekolah dalam penggunaan anggarannya.

Peliput: Dahlan Batubara
Sumber tambahan: Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 3 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 3 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TOLAK CELETUKAN “KEONG” DENGAN KINERJA Oleh: Tim Peci Manajemen   Setelah Mutasi Besar, Kini Saatnya Menunjukkan Perubahan Mutasi sudah dilakukan. Reposisi pejabat sudah berjalan. Kepala dinas bergeser. Pelaksana tugas berubah. Ratusan pejabat telah dilantik. Semua itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah sedang menata mesin birokrasinya. Akan tetapi, ada satu kenyataan politik yang tidak boleh diabaikan. Publik […]

  • Ke Medan, Prabowo Bantah Antietnis Tionghoa

    Ke Medan, Prabowo Bantah Antietnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (MAndailing Online) – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk menghadiri dialog kebangsaan. Kehadirannya dalam dialog mengenai tantangan masalah bangsa menuju Indonesia Raya itu atas undangan Komunitas Tionghoa Medan. Dalam kesempatan itu, Prabowo menjawab berbagai isu-isu miring terkait sikapnya terhadap etnis Tionghoa. Ia membantah tuduhan bahwa […]

  • Snowden Bocorkan Penyadapan SBY dan Menteri oleh Australia

    Snowden Bocorkan Penyadapan SBY dan Menteri oleh Australia

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hubungan Indonesia – Australia bakal semakin memanas. Pasalnya, Senin (18/11), whistleblower asal AS, Edward Snowden kepada media Australian Broadcasting Corporation (ABC) dan harian Inggris The Guardian, membocorkan dokumen yang menunjukkan badan mata-mata Australia telah menyadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan sang istri, Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri senior juga menjadi target penyadapan. AFP […]

  • Barrack Obama kembali pimpin AS

    Barrack Obama kembali pimpin AS

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (MO)- Kompetisi menuju Gedung Putih berakhir, Oregon dipastikan mendukung Obama. Dengan demikian kandidat petahana dari kubu Demokrat mendapat tambahan tujuh suara elektoral. Satu lagi hantaman telak bagi Republik, Fox News melaporkan bahwa Ohio resmi untuk Presiden Obama. Perolehan ini bisa dianggap kemenangan besar mengingat negara bagian itu memiliki nilai 18 suara elektoral. ak hanya […]

  • Leher Pengusaha Kopi Nyaris Putus Dibacok

    Leher Pengusaha Kopi Nyaris Putus Dibacok

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATUBARA- Nasib tragis dialami Nasrul alias Yuyun ( 43 ) warga Dusun VI, Desa Perkebunan Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Batubara, tewas dengan leher nyaris putus setelah dibantai Hermanto alias Anto (45) dan Ilham (19), Rabu malam (25/5) sekira pukul 22.00 WIB. Menurut keterangan warga, pengusaha kedai kopi ini, tewas karena hal sepela. “Gara-gara sepele […]

  • Rabu, Panwascam se Tapsel Diumumkan

    Rabu, Panwascam se Tapsel Diumumkan

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pilgubsu Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) merencanakan hari Rabu (28/11), besok (Rabu, 28/11) akan menetapkan dan mengumumkan nama-nama 3 besar Calon Anggota Panwaslu Pilgubsu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Tapsel. Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Tapsel, Heddy Raja Dalimunthe SH ketika dikonfirmasi METRO, Senin (26/11) kemarin. Anggota Panwascam di setiap […]

expand_less