Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

MENDIDIK ANAK BERPUASA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Nurlela Sari
Aktivis dan ibu rumah tangga, tinggal di Madina

Pada saat ini kita sedang berada dalam sebuah bulan yang begitu mulia. Seperti yang diketahui, bulan Ramadhan disebut juga dengan  syahrul mubarak (bulan penuh berkah) dan sebagai syahrut tarbiyah (bulan pendidikan) karena mendidik umat untuk selalu mensyukuri nikmat, menumbuhkan sifat sosial juga melakukan pembinaan diri agar dapat mengendalikan marah, nafsu dan syahwat.

Mendidik Anak-anak Agar Suka Berpuasa

Kecintaan berpuasa harus ditanamkan sedini mungkin kepada anak sehingga pada akhirnya mereka menjadi orang yang pandai bersyukur dan bersabar.

Dalam hal ini ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk anak kita, yakni:

Pertama, dengan teladan. Teladan maksudnya adalah metode pendidikan yang paling utama kita terapkan kepada anak agar anak suka puasa, maka orang tua dan anggota keluarga yang lain harus melaksanakan puasa, karena sudah menjadi sifat alamiah kalau anak adalah peniru ulung. Akan lazim ditemui anak melakukan hal yang sama seperti orang terdekatnya, dalam hal ini orang tua.

Kedua, pembiasaan. Anak perlu dibiasakan bangun pada waktu sahur dan makan ketika sudah berbuka.

Ketiga, nasihat. Anak perlu diajak komunikasi tentang puasa dan ramadhan. Baik dia tentang hikmah, keistimewaan, pahala dan hal-hal lain yang berkaitan dengan puasa meskipun mungkin belum paham apa maksud dari yang kita katakan.

Keempat, perhatian. Orangtua harus memberikan perhatian penuh kepada anak, contohnya dengan menyajikan makanan yang disukai ketika berbuka puasa, memberikan hadiah bila anak melaksanakan puasa karena kebiasaan anak anak sangat suka dihujani dengan hadiah, maka dengan ini bisa dipastikan puasa ramadhan akan menjadi momentum yang amat ditunggu-tunggu oleh anak.

Dan yang kelima, hukuman. Bila memang kita ingin anak suka melaksanakan puasa tetapi anak masih meninggalkan maka orang tua dapat memberi hukuman. Namun ingat, hukumannya tidak dengan kekerasan fisik, akan tetapi dengan hukuman yang bermanfaat/ mendidik, contohnya: menghafal ayat ayat pendek, tidak diberi uang jajan dan lain lain.

Itulah cara yang bisa dilakukan kepada anak agar terbiasa melaksanakan puasa walau belum sepenuhnya terlaksana tapi insyaallah pasti akan lebih mudah dengan izin sang pencipta.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

    Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan pengenalan teknologi kegiatan pemanfaatan hasil litbangyasa Iptek Nuklir bidang pertanian dan peternakan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). “Sebagai putra daerah, saya punya beban dan tanggung jawab meningkatkan kegiatan pemanfaatan hasil litbang nuklir di bidang pertanian dan peternakan. Apalagi dari segi lahan dan petaninya, Madina sudah […]

  • Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penangkapan Anggota Komisi IV Adriansyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tanggapan dari sejumlah anggota dewan di Senayan. Mereka meminta kasus ini tidak disangkutpautkan dengan institusi DPR. “Jangan digeneralisasikan dengan institusi, karena itu kan bersangkutan dengan oknum,” ujar Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4). Anggota Komisi IV […]

  • Mungkinkah RUU-PKS Solusi Untuk Kekerasan Seksual Jika Disahkan?

    Mungkinkah RUU-PKS Solusi Untuk Kekerasan Seksual Jika Disahkan?

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Aisyah Pegiat Literasi Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin menyampaikan dukungan terhadap Permendikbud-Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Muryanto menilai Peremndikbud ini berperan penting mencegah kekerasan seksual di kampus. “USU mendukung Permendikbud Nomor 30 tahun 2021, dengan adanya aturan tersebut kampus memiliki ketegasan dalam menerapkan aturan […]

  • Warga Masih Buang Sampah, Parit kota Panyabungan Tumpat Lagi, Banjir Muncul Kembali

    Warga Masih Buang Sampah, Parit kota Panyabungan Tumpat Lagi, Banjir Muncul Kembali

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim dari Dinas PU Madina kembali melakukan pengerukan parit kota Panyabungan, malam ini, gegara kawasan Pasar Lama kebanjiran lagi. Pantauan Mandailing Online, sejumlah pekerja menemukan banyak sampah di parit kota penyebab tersumbatnya drainase. Banjir di Jl. Willem Iskander kawasan Pasar Lama dari titik toko Sakura hingga depan masjid raya Panyabungan terjadi […]

  • ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dinilai terlalu memaksakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk pencitraan. Akibat sistem yang tidak siap, pengelolaan KJP menjadi tidak berjalan maksimal. Riset Indonesia Corruption Watch (ICW) melansir adanya temuan sejumlah masalah dalam program KJP. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Agus Pambagio meyakini 90 persen data […]

  • 2.000 Massa Muslim Istighosah di Panyabungan

    2.000 Massa Muslim Istighosah di Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 2.000 massa kaum muslim melakukan zikir akbar dan istighostah di lapangan Jl.Abri, Panyabungan, Mandailing Natal dalam mendukung aksi demo Bela Islam Jilid II hari ini 4 November 2016 di Jakarta. Ummat Muslim berkumpul di lapangan itu usai solat Jum’at yang berdatangan dari berbagai penjuru Panyabungan serta luar Panyabungan. Untuk menghindari […]

expand_less