Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

SOTR Berujung Tawuran Remaja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani, S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Selama Bulan Ramadhan, kegiatan Sahur On The Road (SOTR) kian trend dikalangan remaja. Namun SOTR ini berpotensi menimbulkan kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran Covid-19. Dan parahnya, belum lama ini SOTR berujung tawuran antar remaja.

Ibadah Bulan Suci Ramadan 1442 H ternoda akibat ulah sejumlah pemuda usai makan sahur terlibat aksi tawuran di Jalan Mandala By Pass, Medan, dan kasusnya viral di media sosial. Dalam rekaman video yang diperoleh Waspada Online, Rabu (14/4), terlihat para pemuda saling serang di badan jalan menggunakan petasan. Akibat aksi tawuran antar pemuda itu membuat warga sekitar resah dan merasa terganggu menjalankan ibadah puasa. Menanggapi aksi tawuran pemuda itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengungkapkan Polda Sumut akan menindak tegas segala bentuk aksi tawuran yang meresahkan masyarakat.

Tawuran antar remaja yang terjadi menandakan pemahaman agama dan kemampuan pengendalian diri generasi sangat kurang. Suasana Ramadhan yang seharusnya menjadi saat syahdu mendekatkan diri kepada Allah Swt, hanya bagai angan di tengah sistem sekuler saat ini yang justru banyak menyuguhkan budaya yang jauh dari nilai-nilai agama.

Remaja muslim seharusnya menjadi garda terdepan dalam fastabiqul khoirot amal sholeh. Tidak adanya pembinaan berbasis aqidah yang diterima oleh generasi umat Islam hari ini melahirkan masalah sosial yang berlapis-lapis, tidak peduli dimana saja tempat mereka hidup. Ditambah dengan institusi keluarga muslim hari ini yang sudah tercemari dengan paham-paham kapitalisme-sekuler-liberal. Inilah titik awal hancurnya sebuah peradaban, yang ditanggungjawabi oleh negara sebagai pengurus rakyatnya.

Negara tidak boleh abai terhadap permasalahan remaja. Remaja dibiarkan mendapatkan tontonan merusak yang bisa dengan mudah diakses dengan internet. Remaja dibiarkan memilih gaya hidup bebas tanpa aturan. Pacaran menjadi gaya hidup remaja saat ini. SOTR, game mania, dsb. Merekapun terlibat tawuran hanya karene hal sepele. Namun, permasalahan remaja ini tidaklah menarik perhatian pemimpin negeri ini. Mereka lebih sibuk dengan urusan politiknya merebut dan mempertahankan kursi kekuasaan.

Keluarga kini tidak lagi menjadi tempat nyaman bagi remaja untuk berkembang dengan segala potensi dan keunikannya. Orangtua tidak lagi bisa menemani dan mengawasi anak-anaknya dalam proses tumbuh kembang mereka, karena disibukkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan ibu pun harus ikut bekerja agar asap dapur terus mengepul dan terkadang terpaksa menitipkan anak-anak mereka agar bisa bekerja. Karena pemenuhan kebutuhan hidup yang mahal, dan negara seharusnya lebih memperhatikan pemenuhan kebutuhan rakyatnya.

Masyarakat tidak lagi peduli dengan remaja. Tergambar jelas saat mereka duduk di cafe atau warung. Mereka sibuk dengan HP androidnya yang terhubung dengan wifi. Mereka tidak perduli saat remaja di sekitarnya melakukan penyimpangan dan kenakalan. Masyarakat lebih suka melihat berita viral daripada memperhatikan fakta permasalahan remaja yang ada disekitarnya. Begitupun pendidikan. Sekolah tidak lagi tempat yang nyaman untuk belajar dan mengembangkan diri. Mereka hanya dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi namun kering dengan nilai-nilai agama.

Di dalam sistem Islam, suasana kehidupan memiliki pola teratur dalam ketundukan terhadap syariat. Masing-masing lini kehidupan baik keluarga, pendidikan di sekolah, lingkungan muamalah hingga lingkungan pemerintahan dibangun berdasrkan landasan aqidah yang sama sehingga bersinergi  dalam membentuk peradaban gemilang. Wallahu’alam bish shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah mencabut aturan yang membolehkan hutan lindung diubah menjadi perkebunan. Itu putusan MA yang mengabulkan permohonan judicial review yang diajukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 Tahun 2015. Putusan MA sebagaimana dikutip dari website MA, Selasa (31/12/2019). PP yang dimaksud adalah […]

  • Tiga Situs Di Madina Diusul Menjadi Cagar Budaya

    Tiga Situs Di Madina Diusul Menjadi Cagar Budaya

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Tympanum Novem Multimedia mengusulkan tiga titik peninggalan sejarah di Mandailing Natal (Madina) dijadikan cagar budaya. Ketiga titik itu adalah Candi Siwa di Simangambat, Bagas Godang di Huta Godang Ulu Pungkut dan Situs Padang Mardia di Huta Siantar Panyabungan. Usulan itu diajukan pihak Tympanum menyusul permohonan pertimbangan pilahan dari Dinas […]

  • Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar di DPRD Madina menggagas “Gerakan Mangalap Holong” dalam memperkuat penyerapan aspirasi konstituen. Ketua Fraksi Golkar, Arsidin Batubara menjawab Mandailing Online di ruang Fraksi Golkar DPRD Madina, Rabu (4/9/2019) menyatakan setiap anggota Fraksi Partai Golkar akan melakukan “Gerakan Mangalap Holong” dalam arti setiap masa reses, setelah masing-masing anggota […]

  • Aktifis Karang Taruna dan Ksr PMI BLU Staim Gelar Aksi Sosial SINABUNG.

    Aktifis Karang Taruna dan Ksr PMI BLU Staim Gelar Aksi Sosial SINABUNG.

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panyabungan – (Mandailing Online) –  Puluhan aktivitis kemanusiaan dari Karang Taruna Kab. Madina dibantu KSR PMI BLU STAIM gelar aksi peduli Sinabung. Aksi aktifis kemanusian ini  turun ke jalan dibeberapa titik stategis pusat Kota Panyabungan sejak hari Selasa- Sabtu (04/02-10/02) untuk menggalang sumbangan kemanusiaan  untuk membantu korban Bencana Gunung Api Sinabung. “Hasil penghimpunan sumbangan selama […]

  • Timnas Indonesia Peringkat Kedua di Asia Tenggara

    Timnas Indonesia Peringkat Kedua di Asia Tenggara

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepekan menjelang penyelenggaraan Piala Suzuki (AFF) 2010 di Indonesia dan Vietnam, peringkat Indonesia di Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) masih menempati urutan kedua di kawasan Asia Tenggara. Seperti dikutip dari situs resmi FIFA, dalam ranking dunia untuk kawasan ASEAN tersebut Indonesia menempati urutan ke-135. Sedangkan Thailand masih teratas dan terpaut cukup jauh yakni urutan […]

  • Rahmad Rangkuti Pulang dari Rantau untuk Menangkan SAHATA

    Rahmad Rangkuti Pulang dari Rantau untuk Menangkan SAHATA

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Rahmad Rangkuti, perantau di Jakarta asal Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sengaja pulang ke kampung untuk bergabung dalam upaya memenangkan Paslon Saipullah‐Atika (SAHATA) di Pilkada 2024. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan Rahmad saat membuka acara Mancing Sahabat SAHATA, perlombaan yang dia inisiasi […]

expand_less