Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Askolani: Makna Sosial Bersawah, dari “Manyaraya” hingga “Marsali”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
  • print Cetak

Petani saat istirahat merontok padi memakai “rinti” suatu bangunan panggung tiang tiga. “Rinti” ini sudah langka di Mandailing setelah munculnya tehnologi mesin perontok padi modren.

Budayawan Mandailing, Askolani Nasution mengungkap banyak makna sosial dari bertani di Mandailing.

Sejumlah makna yang diungkap Askolani itu membuka mata kita bahwa bertani sawah tidak bisa dipandang dari sisi mencari nafkah saja.

Lebih luas dari itu bertani sawah memiliki hubungan dengan falsafah sosial kemasyarakatan di Mandailing.

“Jangan mengira kalau sawah hanya soal lahan mencari nafkah. Ketika kita mematikan potensi sawah, kita sekaligus membunuh budaya besar kita,” ujar Askolani di akun pribadinya pada laman facebook, Jum’at (27/8/2021).

Opuk (lumbung padi) misalnya, tidak sebatas fungsi gudang, tetapi sarana distribusi sosial. Muncullah budaya marsali pada musim paceklik. Muncul budaya padaion eme baru, muncul budaya mangulangi di antara dua musim tanam, muncul kuliner sasagun sebagai pengganti indahan tungkus untuk perjalanan yang jauh, muncul budaya gotong royong marsialap ari yang tidak ditemukan konsepnya di budaya lain, dan seterusnya.

“Mamuro saja bisa satu buku. Karena itu berpikirlah komprehensif. Semua berdampak luas,” katanya.

Askolani Nasution

Oleh karenanya Askolani memandang bahwa sangat menarik mengenal berbagai pola bertanam padi di berbagai wilayah, sebagai bagian dari kebudayaan leluhur.

“Itu kesan saya saat melakukan penelitian di beberapa titik Tabagsel, bersama satu UPT Kemendikbud,” imbuhnya.

Penelitian yang dilakukan Askolani itu memiliki target, yakni penulisan buku tentang sawah sebagai mata pencaharian utama dalam masyarakat Mandailing Angkola, sejak ratusan tahun yang lalu.

“Saya fokus ke sisi budaya tradisionalnya saja. Misalnya apa, bagaimana, dan makna apa yang melekat pada manobot, palubung bondar, mambaen parsamean, manajak, manyuan, marbabo, sampai manyabi”.

Askolani mengungkap, ada 25 item proses budidaya padi sawah, mulai menanam, merawat. Termasuk sisi marsialap ari dan manyaraya di masa panen.

Dia menyatakan, masa kini rata-rata petani mengeluh soal anak-anak yang tidak tertarik lagi ke sawah. Ada perubahan pola-pola mata pencaharian sejak dominasi karet dan sawit, dampak industrialisasi. Atau sawah yang beralih fungsi menjadi kebun dan perumahan.

“Padahal, sistem mata pencaharian berdampak luas dalam kebudayaan. Mulai dari pola perkampungan, sistem filsafat, sistem sosial, dan lainya,” pungkas Askolani yang juga sutradara ini.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adi Mansar: Harusnya Jangan Ada Lagi KTP ke PSU Pilkada Madina

    Adi Mansar: Harusnya Jangan Ada Lagi KTP ke PSU Pilkada Madina

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Advokad hukum, Dr. H. Adi Mansar, SH,MHum mencuatkan warning agar data pemilih benar-benar valid di tiga TPS yang akan melaksanakan PSU Pilkada Madina. Itu disampaikan Adi Mansar dalam pesan WhatsAap diterima Mandailing Online, Selasa (20/4/2021). Data pemilih yang kurang valid akan berpotensi memberikan peluang kembali kepada Paslon tertentu mengulangi kecurangan. Padahal, […]

  • Bupati Madina Salurkan Zakat dari Baznas

    Bupati Madina Salurkan Zakat dari Baznas

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Saipullah Nasution menyalurkan zakat, infak dan sodaqoh yang dikelola Baznas kepada 354 mustahik, Kamis (27/3/2025). Dari total 354 mustahik itu terdiri dari masyarakat ekonomi lemah (program Peduli), kalangan pelajar (program Cerdas), tambahan modal usaha (program Makmur) dan kelompok pengurus masjid (program Takwa). Penyaluran berlangsung di masjid Nur […]

  • Harga Tomat Naik, Petani Madina Sumringah

    Harga Tomat Naik, Petani Madina Sumringah

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa pekan terakhir petani tomat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersenyum terkait harga bergerak naik. Saat ini harga di kisaran 8.000 rupiah per kilo gram, sebelumnya masih di level 3.000 rupiah. Holmes Nasution, petani tomat di Desa Iparbondar Kecamatan Panyabungan menyatakan Kamis (23/1/2014) harga tomat di musim tanam kali ini bergerak […]

  • Ical: Golkar siap menang pemilu 2014

    Ical: Golkar siap menang pemilu 2014

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar menyatakan komitmennya bahwa akan mengantarkan Partai berlambang Beringin ini memenangi Pemilu 2014. Komitmen ini disampaikan Ical, saat menghadiri peringatan ulang tahun Partai Golkar di Lapangan Benteng, Medan. “Semangat kader Golkar yang telah memenangi wilayah Medan sebaiknya diikuti kader lain, sehingga dapat memenangi pilkada lainnya, lalu memenangi Pemilu […]

  • 4.000 mahasiswa Unimed terima beasiswa

    4.000 mahasiswa Unimed terima beasiswa

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Lebih dari 4.000 mahasiswa jenjang pendidikan S-1 maupun D-3 Universitas Negeri Medan mendapat beasiswa dari berbagai instansi dan lembaga pemerintah maupun swasta. Pembantu Rektor III Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Biner Ambarita di Medan, mengatakan beberapa jenis beasiswa tersebut di antaranya Supersemar, Bidik Misi, PTP 4, VDMS, Toyota Astra, BNI, BBM, PPA […]

  • Kasus Derman Gultom, Bupati Madina Akan Surati Dirjen Pemasyarakatan

    Kasus Derman Gultom, Bupati Madina Akan Surati Dirjen Pemasyarakatan

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution berharap hukuman pidana dan pemecatan bagi Derman Gultom, pegawai Lapas Natal yang diduga menganiaya Said Rahman anak dibawah umur. Harapan itu dinyatakan bupati menjawab wartawan usai menjenguk anak dibawah umur itu di rumah orangtuanya, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Sabtu (25/9/2021). Sukhari mengutuk keras tindakan […]

expand_less