Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) berencana akan membuat Diskusi terbuka membahas seputar” ibu kubur bayinya ” yang terjadi di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal.

Rencana ini sendiri berawal dari beberapa temuan kasus orok bayi di Kabupaten ini yang dinai sabagai dampak pergaulan bebas.

Sahrul selaku ketua Forwakot dan pengurus lainnya Minggu 8/7/2023 melihat kasus ibi harus dapt perhatian serius dari Pemerintah Daerah, tokoh agama, adat, dan masyarakatuas khusunya para orang tau.

” ada sejumlah kasus yang telah terjadi di Madina dalam kurun waktu beberapa tahun tesakhir seperti kasus penemuan orok yang dibuang di sungai Huta Pungkut. Kasus penemuan orok di Sihepeng, Siabu dan beberapa kasus lainnya” kata Sahrul.

Sahrul menai, kasus seperti ini sangat miris terjadi di kota yang terkenal dengan serambi mekkahnya sumatera utara dan harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk berbuat sesuatu dalam mencegah kasus yang sama agar tidak terjadi lagi.

Rencana Diakusi terbuka kata Sahrul merupakan usul teman teman media yang bergabung di Forwakot.

” Sesuai rencana jangka dekat kita rencanakan diakusi terbuka ini dilaksanakan di Taman Kota dan menghadirka berbagai narasumber mengambil tema ‘Dampak Pergaulan Bebas Bagi Kalangan Muda Milenial” kata Ketua Forwakot.

Firwakot kata Sahrul menilai kasus (case) Aek Galoga itu adalah tamparan keras bagi kita semua, terlepas belum ditetapkan siapa pelakunya namun telah disimpulkan itu adalah hasil hubungan gelap dampak pergaulan bebas”, tambah Sahrul.

Ia juga mengajak semua pihak merenungkan kembali bahwa kasus Aek Galoga itu bisa saja terjadi kepada keluarga manapun yang memiliki anak gadis yang masih remaja dan dewasa.

“Dengan momen ini kita mengajak semua pihak untuk berkontribusi pemikiran dan mengambil peran dalam mencegah hal seperti ini agar tidak kembali terulang”, imbuhnya.

Kasus Aek Galoga kata dia harus menjadi momentum untuk kembali membenahi kehidupan sosial bermasyarakat kita. Dan ini dampak pergaulan bebas di tengah-tengah kondisi kehidupan bermasyarakat. Kita harus ikut mencegah agar tak terulang kembali dikemudian hari kasus-kasus seperti ini,” tutup Sahrul. ( Red)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Pusuk Ni Otang Masih Primadona

    Pusuk Ni Otang Masih Primadona

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pusuk ni otang atau lebih populer sebutan pangkat, laris manis dan menjadi buruan konsumen di pasar Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) selama Ramadhan. Lalapan khas Mandailing ini tak diketahui persis sejak kapan bermula dan menjadi popular di Mandailing. Di kawasan Angkola, pucuk rotan ini dijadikan gulai berkuah santan tanpa cabai bermenu ikan […]

  • Pegawai BP 3 K Jarang Hadir

    Pegawai BP 3 K Jarang Hadir

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Para pegawai pada Kantor Balai Penyuluhan Pertanian dan Perikanan dan Kehutanan (BP 3 K) Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal di Kelurahan Gunung Baringin jarang hadir, membuat masyarakat yang mempunyai urusan pada kantor ini merasa kecewa karena kantor ini sering kosong pegawai. (hol)

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    DUA MINIATUR MANDAILING – Dua gadis Mandailing memamerkan dua unit miniatur gordang sambilan yang tersusun di naungan bangunan berupa sopo, di base camp Kampoeng Kaos Madina, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Kampoeng Kaos Madina sejauh ini tak henti mengembangkan industri kreatif berbasis kebudayaan. Selain pengembangan ekonomi kreatif, semangat yang disusung juga upaya mempopulerkan aksesoris-aksesoris kebudayaan Mandailing […]

  • Menko Perekonomian : Ekonomi Madina di Sektor Perkebunan dan Holtikultura

    Menko Perekonomian : Ekonomi Madina di Sektor Perkebunan dan Holtikultura

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution menyatakan potensi kekuatan perekonomian Kabupaten Mandailing Natal berada di sektor perkebunan dan holtikultura. Itu dikatakannya menjawab wartawan di Kampoeng Kaos Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (11/5/2018). “Madina itu, harus diakui, kekuatannya ada pada perkebunan dan holtikulutura,” ujar Darmin. Oleh karena itu, yang harus dipersiapkan […]

  • Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kesemrawutan di jalan protokol Kota Panyabungan sebagai pusat kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) disebabkan areal parkirnya tidak jelas. Sehingga, di jam lalulintas padat, pengendara akau sulit melewati ruas jalan tersebut. Amatan METRO, Selasa (24/1) Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan […]

expand_less