Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Dana Desa Tambangan Pasoman Disorot Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
  • print Cetak

Salah satu jalan jenis Rabat Beton di kawasan Aek Nabara, Desa Tambangan Pasoman yang dibangun tahun 2017 dari Dana Desa

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Kasus demi kasus Dana Desa sepertinya tiada henti mencuat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Warga Desa Tambangan Pasoman, Kecamatan Tambangan, Madina menyampaikan kegelisahan kepada Mandailing Online, Senin (17/9/2018) terkait pelaksnaan Dana Desa di desa itu. Hanya saja, mereka meminta identitasnya tak ditulis.

Warga menyatakan bahwa pengaduan telah dikirim kepada Polres Madina terkait beberapa hasil temuan terhadap pelaksanaan Dana Desa tahun 2017 dan tahun 2018.

Pengaduan itu tertuang dalam surat pengaduan tanggal 2 November 2017. Lalu disusul pengaduan berikutnya pada tanggal 25 November 2017, kemudian pengaduan pada tanggal 28 Maret 2018.

Pengaduan masyarakat itu meliputi persoalan dugaan mark up dana pembiyaan program yang bersumber dari Dana Desa meliputi proyek fisik hingga program Makan Tambahan Bergizi Bagi Anak Balita serta persoalan kekurangtranspanan pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa.

Selain itu, warga juga menyatakan bahwa ada istilah yang ganjil terdengar, yakni potongan dana dari setiap proyek fisik sebesar 27 prsen yang diperuntukkan bagi TPK 5 persen, PPn dan PPh 11 persen dan uang setan 11 persen.

Warga mengaku heran dengan istilah uang setan tersebut karena baru kali ini terdengar di telinga mereka.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Tambangan Pasoman membantah dugaan warga tersebut.

Kepala Desa Tambangan Pasoman, Abdul Aziz yang dikonformasi Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (19/9/2018) menyatakan bahwa dugaan itu tidak mengandung fakta kebenaran.

Aziz mengatakan bahwa seluruh penggunaan Dana Desa dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ketetuan yang berlaku. Pelaksanaan Dana Desa juga berdasarkan hasil Musyawarah Desa.

Dia menyatakan bahwa dia merasakan telah disangka warga memiliki banyak uang dari sumber Dana Desa, sehingga menimbulkan prasangka negatif terhadap dirinya.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Jakon Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Warga di Pekerjaan Bobokan Saluran Air di Pasar Lama

    PT Jakon Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Warga di Pekerjaan Bobokan Saluran Air di Pasar Lama

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- pihak perusahaan PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) mengaku bertanggung jawab atas kejadian kecelakaan yang menimpa Aini Safitri yang tersungkur di lobang bobokan saluran drainase yang sedang tahap pekerjaan. Hal ini dikatakan salah satu manager PT.Jaya Kontruksi Haryadi pada Mandailing Online Rabu sore 27/9/2023. “Kami tanggung jawab dan sudah memerintahkan […]

  • Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terungkapnya penyebab hilangnya alat detektor gas yang terpasang di permukiman warga dekat wilayah kerja perusahaan (WKP) PT SMGP dinilai dapat mengancam nyawa masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Selasa (29/3), ketika dimintai tanggapan terkait adanya warga yang disuruh pihak perusahaan mengambil detektor gas tersebut. “Siapa pun pelakunya sangat […]

  • Sampuraga

    Sampuraga

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan ringkas : Askolani Nasution   Kalau Anda berpikir untuk mencari nenek moyang “Sampuraga”, baik keturunan, marga, asal-usul, dst.; itu benar-benar naif. Karena ia hanya dongeng. Dalam sastra bisa disebut dengan folklor, cerita rakyat yang diceritakan secara verbal, turun-temurun. Tidak tertulis, banyak versi, dan pengarangnya anonim. Bisa juga disebut legenda, karena diyakini berkaitan dengan asal-usul […]

  • BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa bumi yang terjadi di Padang pada Jumat, 3 Desember 2010, berkekuatan 4,2 SR dengan kedalaman 10 kilometer di lokasi 0.92 Lintang Selatan dan 100.41 BUjur Timur. Keterangan resmi BMKG yang diterima ANTARA, di Jakarta, Jumat, menyebutkan, lokasi gempa terjadi di darat tujuh kilometer Timurlaut Padang dan […]

  • Warga Panyabungan Sandera Alat Berat PT. Rendi

    Warga Panyabungan Sandera Alat Berat PT. Rendi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Perambahan hutan kayu desa singkuang satu semakin berani dilakukan nya nebangan oleh PT.Rendi tanpa memiliki aspek legal seperti izin Pemampaatan Kayu (IPK), sisi lain diduga adanya pengalihan Plasma diluar HGU yang juga belum dimiliki tepanya perusaan perkebunnan tersebut telah merampas tanah warga ironisnya diduga ada keterlibatan pelaksana Sekretaris daerah (Sekdakab) Madina. Kadishutbun dinilai “tutup […]

  • GP Ansor : Dinkes Jangan Paksa Rakyat Suntik Vaksin MR

    GP Ansor : Dinkes Jangan Paksa Rakyat Suntik Vaksin MR

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal (Madina) resah dengan adanya penyuntikan Vaksin MR di sekolah-sekolah oleh Dinas Kesehatan melalui Bidan Desa. Menanggapi kondisi ini Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Madina, Ahmad Rijal Lubis, S.Pd.I, Jum’at (3/8/2018) meminta Pemerintah Kabupaten Madina melalui Dinas Kesehatan untuk tidak memaksakan penyuntikan Vaksin MR kepada masyarakat […]

expand_less