Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Octo B Simanjuntak Ditahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Mutiara Rangkuti, menyampaikan apresiasinya seputar penahanan, Octo B Simanjuntak oleh pihak Kejaksaan Negeri Panyabungan.

“Secara pribadi maupun institusional kami menyambut baik setiap langkah hukum yang diambil oleh aparat penegak hukum dalam rangka percepatan penyelesaian masalah-masalah di bidang perkebunan. Bagaimanapun juga masalah-masalah di bidang perkebunan dan pertanahan, adalah masalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak, yang perlu mendapat kepastian hukum secepatnya,” Ali di Panyabungan, Jumat (04/02/2011).

Seperti diketahui, masalah perkebunan yang melibatkan Octo B Simanjuntak telah berjalan cukup lama. Masalah ini dipicu aksi masyarakat ke DPRD Madina awal April 2010, yang menuntut penyelesaian indikasi pelanggaran UU No 18 Tahun 2004 Tentang Perkebunan oleh Octo B Simanjuntak yang membangun perkebunan kelapa sawit seluas lebih kurang 500 ha tanpa Izin Usaha Perkebunan (IUP).

Namun dalam perkembangan kasus selanjutnya, ternyata permasalahan ini juga menyangkut keabsahan alas hak atas tanah yang ada dalam areal lebih kurang 500 ha tersebut, dalam bentuk pemalsuan surat-surat keterangan kepemilikan tanah.

Terkait masalah ini juga, sebelumnya Pengadilan Negeri Mandailing Natal melalui Putusan Nomor 272/Pid.B/2010/PN.MDL dan Nomor 272/Pid.B/2010/PN.MDL tanggal 4 Januari 2011, telah memvonis Ali Amin dan Satri Harahap (mantan Kepala Desa Sikapas) dan telah berkuatan hukum tetap.

Menanggapi hal tersebut, lebih lanjut Ali menyampaikan, dengan ditahannya Octo B Simanjutak, merupakan bukti keseriusan dan keinginan kuat pihak Polres dan Kejaksaan dalam penyelesaian masalah-masalah pidana di bidang perkebunan. Ini tentunya harus terus kita dukung, tegas Ali yang juga Anggota Komisi II DPRD Madina membidangi masalah perkebunan.

Di lain pihak, lanjut Ali, penahanan Octo B Simanjuntak diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi setiap pelaku usaha perkebunan, agar dalam setiap tahapan-tahapan usahanya senantiasa tetap berpedoman pada ketentuan-ketentuan di bidang pertahanan dan perkebunan yang berlaku. Sudah saatnya perusahaan harus lebih mengedepankan aspek kemashlahatan masyarakat dan tidak hanya mengutamakan kepentingan bisnis.

“Selaku wakil rakyat, bersama rekan-rekan di Komisi II DPRD Mandailing Natal, kami akan selalu mengawasi persoalan-persoalan perkebunan yang muncul di masyarakat. Saya juga yakin penahanan Octo B Simanjutak ini merupakan kabar baik bagi masyaraka Madina, khususnya bagi perjuangan masyarakat Sikapas,” tandas Ali. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, S.Pd.I, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Ambyar! Seram! Seorang wanita yang kini jadi perbincangan berita karena telah menjadi tersangka atas kasus ditemukannya janin sebanyak tujuh di kontrakannya. Janin yang ternyata digugurkan oleh satu wanita yang sama dan sepuluh tahun lamanya. Konon, janin-janin itu selalu dibawa kemanapun si wanita pergi pindah kontrakan. Kejadian mengerikan […]

  • Satma AMPI Madina Nilai Polisi Lemah Menindak Pelaku Tambang Emas Ilegal, AMPI Akan Laporkan Para Pelaku

    Satma AMPI Madina Nilai Polisi Lemah Menindak Pelaku Tambang Emas Ilegal, AMPI Akan Laporkan Para Pelaku

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ||Mandailing Online- Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Linggabayu, Madina, Sumatera Utara, kembali beroperasi pasca Lebaran, memicu protes keras dari Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Madina, Muhammad Saleh. “Polisi lemah! Mereka mengabaikan UU pertambangan mineral dan batubara. Tambang ilegal ini merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” tegas Saleh Senin […]

  • Bantuan Korban Sinabung Dipelototi BPK

    Bantuan Korban Sinabung Dipelototi BPK

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengunjungi para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung pada 23 Januari 2014. Namun, sekitar 8.000 ribu paket bantuan dari SBY sudah tiba di Pelabuhan Belawan, pada Sabtu (18/1) dan langsung didistribusikan. Bantuan paket makanan, minuman dan obat-obatan siap disebar di 89 titik dan ditujukan bagi 26.174 ribu pengungsi di […]

  • Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Laporan-laporan soal kondisi mengenaskan Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina, yang mengalami penahanan dalam kamp-kamp reedukasi di Xinjiang terus bermunculan. Belakangan ini, sejumlah media internasional mengungkapkan, Pemerintah Cina mempekerjakan paksa para tahanan etnis Uighur dan Kazakhs di kamp-kamp reedukasi tersebut. Wilayah Xinjiang yang terletak di bagian utara Cina dihuni oleh mayorits Muslim dari etnis […]

  • Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor. Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup. Unjukrasa gelombang pertama adalah […]

  • Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

    Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mendesak PT SMGP agar lebih responsif dan bertanggungjawab terhadap warga Sibanggor Julu. Polemik yang berkepanjangan di Madina akhir-akhir ini, menurut Erwin, akibat manajemen PT SMGP tidak mampu menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Akibatnya pemerintah daerah berada dalam posisi sulit. Itu disampaikan Erwin […]

expand_less