Senin, 21 Sep 2026
light_mode

17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan.

Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Nugroho ketika dijumpai di ruangan kerjanya, kemarin. “Sepanjang 2011 ini hingga pertengahan tahun, ada sekitar 17 kasus Korupsi yang masuk ke Polda Sumut. Namun dari 17 kasus itu hanya sembilan kasus yang sudah masuk ke tahap penyidikan, bahkan ada beberapa yang sudah ditetapkan tersangka, selebihnya baru tahap pemberkasan,” ujar Sadono.

Sadono menambahkan dari keseluruhan kasus yang ditangani Diteskrimsus Polda Sumut, hanya ada beberapa kasus yang sudah mulai menjadi konsentrasi khusus dari pihaknya, kasus-kasus tersebut dikategorikan kedalam kasus yang tingkat korupsinya paling tinggi, dan tingkat dampaknya paling tinggi.

“Kita juga dalam menetukan kasus-kasus korupsi ini harus bisa menempatkan tingkat korupsinya paling tinggi, dan tingkat dampaknya, seperti kasus Korupsi Bina Marga Kota Medan, dan Kasus korupsi Master Plan Kota Medan, oleh karena itu kita hanya baru bisa konsen pada beberapa kasus saja dulu, namun tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan ke kasus lainnya dalam waktu dekat ini,” ujar Sadono.

Sementara, Kasubdit I Tipikor Polda Sumut, AKBP Ferdy Kelele yang dikonfirmasi wartawan, seputar data-data korupsi yang berkasnya sudah masuk ke Kejaksaan mengaku belum bisa memberikan seluruhnya kepada masyarakat, dikarenakan masih dalam penyidikan lanjut, namun dirinya sempat berkata bahwa kasus Master plan Kota Medan sempat ditolak Kejaksaan karena alasan kelengkapan berkas.

Kesembilan kasus yang ditangani, diantaranya, pertama, Kasus dugaan penyimpangan dan Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) Tahun 2009. Kemudian, kedua, kasus dugaan Korupsi Master Plan Kota Medan di tahun 2016 mendatang. Dibuat tahun 2006 untuk jangka waktu 10 tahun atau hingga tahun 2016 juga telah disidik. Pada proses pengerjaan proyek yang ditangani Bappeda Medan ini juga ditengarai telah merugikan keuangan negara miliaran rupiah. Polda Sumut sudah membidik tiga tersangka.

Ketiga, dugaan kasus korupsi Bina Marga Kota Medan, dalam hal ini ada tiga kasus dugaan korupsi, yaitu : pengadaan alat berat masih diselidiki pelakunya, pengaspalan jalan juga masih dilidik, dan pembuatan drainase juga masih dilidik, total korupsinya mencapai belasan milyar rupiah. Dan keempat, kasus pengadaan dugaan korupsi pada penyaluran minyak goreng bersubsidi yang dikelola oleh Dinas Perindag Sumut. Sedangkan, Lima kasus lainnya masih dirahasiakan Direskrimsus Polda Sumut dengan alasan penyidikan. (fer/tribun-medan.com)
Sumber : Tribun

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Muda Rasululloh dan Tetes Keringat Buruh

    Masa Muda Rasululloh dan Tetes Keringat Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Ivan Aulia Hasan Hampir tidak ada riwayat dari sumber-sumber tradisional yang secara lengkap menggambarkan masa muda Nabi Muhammad. Kita memang mengetahui masa kecilnya sejak lahir hingga berusia kira-kira 8 tahun ketika ia mulai diasuh pamannya, Abu Talib bin Abdul Mutalib. Tapi periode setelah itu, di umur sekitar 12-20 tahun, gambaran yang kita […]

  • Memaknai Sumpah Pemuda. Ini Kata Cabup Madina Harun Mustafa Nasution

    Memaknai Sumpah Pemuda. Ini Kata Cabup Madina Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online) : memaknai Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun 2024 bagi Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution adalah momen dimana pemuda harus mampu berkontribusi untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, untuk memaknai Sumpah Pemuda di era milenial yang serba digital ini, generasi muda menjadi ujung tombak. Tantangan yang dihadapi pemuda […]

  • Eli Mahrani Ikuti Seminar Nasional BKKBN

    Eli Mahrani Ikuti Seminar Nasional BKKBN

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahrani HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri Seminar Nasional BKKBN di Le Polonia Hotel, Jl. Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (5/7). Seminar ini mengangkat tema “Integrasi Kebijakan Pembangunan Kependudukan dalam Perspektif Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia”. Dalam laporan Ketua Panitia Ir. Hj Mila Rahmawati menyampaikan […]

  • DPRD usulkan perampingan SKPD Madina

    DPRD usulkan perampingan SKPD Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Gemuknya’ SKPD (Satuan Kerja Perangkat daerah) Pemerintah Kabupaten Manndailing Natal (Madina) akan berdampak kepada pemborosan anggaran belanja sehingga perlu dirampingkan. Menurut anggota Fraksi Demokrat DPRD Mandailing Natal, Ali Mutiara Rangkuti, perampingan struktur organisasi di lingkungan Pemkab Madina perlu guna penghematan anggaran APBD. Jumlah SKPD di lingkungan Pemkab Madina saat ini sebanyak 47 unit […]

  • Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara DPRD Mandailing Natal (Madina) membentuk Badan Pengawas Rekomendasi Pansus Palmaris pada Senin (2/5) pada rapat Paripurna DPRD Madina. Badan Pengawas (Banwas) ini berfungsi dan bekerja mengawasi atau melakukan pengusutan terhadap nasib Rekomendasi Pansus Palmaris. Rekomendasi Pansus Palmaris adalah rekomendasi Panitia Khusus DPRD Madina tanggal 3 Januari 2013 lalu yang merekomendasikan pencabutan […]

  • Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah, S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan […]

expand_less