Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan.

Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Nugroho ketika dijumpai di ruangan kerjanya, kemarin. “Sepanjang 2011 ini hingga pertengahan tahun, ada sekitar 17 kasus Korupsi yang masuk ke Polda Sumut. Namun dari 17 kasus itu hanya sembilan kasus yang sudah masuk ke tahap penyidikan, bahkan ada beberapa yang sudah ditetapkan tersangka, selebihnya baru tahap pemberkasan,” ujar Sadono.

Sadono menambahkan dari keseluruhan kasus yang ditangani Diteskrimsus Polda Sumut, hanya ada beberapa kasus yang sudah mulai menjadi konsentrasi khusus dari pihaknya, kasus-kasus tersebut dikategorikan kedalam kasus yang tingkat korupsinya paling tinggi, dan tingkat dampaknya paling tinggi.

“Kita juga dalam menetukan kasus-kasus korupsi ini harus bisa menempatkan tingkat korupsinya paling tinggi, dan tingkat dampaknya, seperti kasus Korupsi Bina Marga Kota Medan, dan Kasus korupsi Master Plan Kota Medan, oleh karena itu kita hanya baru bisa konsen pada beberapa kasus saja dulu, namun tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan ke kasus lainnya dalam waktu dekat ini,” ujar Sadono.

Sementara, Kasubdit I Tipikor Polda Sumut, AKBP Ferdy Kelele yang dikonfirmasi wartawan, seputar data-data korupsi yang berkasnya sudah masuk ke Kejaksaan mengaku belum bisa memberikan seluruhnya kepada masyarakat, dikarenakan masih dalam penyidikan lanjut, namun dirinya sempat berkata bahwa kasus Master plan Kota Medan sempat ditolak Kejaksaan karena alasan kelengkapan berkas.

Kesembilan kasus yang ditangani, diantaranya, pertama, Kasus dugaan penyimpangan dan Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) Tahun 2009. Kemudian, kedua, kasus dugaan Korupsi Master Plan Kota Medan di tahun 2016 mendatang. Dibuat tahun 2006 untuk jangka waktu 10 tahun atau hingga tahun 2016 juga telah disidik. Pada proses pengerjaan proyek yang ditangani Bappeda Medan ini juga ditengarai telah merugikan keuangan negara miliaran rupiah. Polda Sumut sudah membidik tiga tersangka.

Ketiga, dugaan kasus korupsi Bina Marga Kota Medan, dalam hal ini ada tiga kasus dugaan korupsi, yaitu : pengadaan alat berat masih diselidiki pelakunya, pengaspalan jalan juga masih dilidik, dan pembuatan drainase juga masih dilidik, total korupsinya mencapai belasan milyar rupiah. Dan keempat, kasus pengadaan dugaan korupsi pada penyaluran minyak goreng bersubsidi yang dikelola oleh Dinas Perindag Sumut. Sedangkan, Lima kasus lainnya masih dirahasiakan Direskrimsus Polda Sumut dengan alasan penyidikan. (fer/tribun-medan.com)
Sumber : Tribun

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

  • Bupati Madina: Penting Kerjasama BUMDes – Koperasi Merah Putih 

    Bupati Madina: Penting Kerjasama BUMDes – Koperasi Merah Putih 

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menekankan pentingnya kerja sama antara BUMDes dengan Koperasi Merah Putih. Saipullah mendorong agar kedua lembaga ini bersama-sama mengembangkan enam gerai penting di desa, yaitu gerai sembako, LPG, pupuk, apotek/klinik, cold storage, dan gudang penyimpanan. Cold storage, kata Saipullah, menjadi kunci untuk menjaga kualitas hasil pertanian […]

  • Maslin Batubara dan Pandapotan Nasution Dukung Brigjend Sofwat

    Maslin Batubara dan Pandapotan Nasution Dukung Brigjend Sofwat

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bersilaturrahmi dengan dua tokoh perantau Madina di Medan. Kedua tokoh Madina itu, H. Pandapotan Nasution (tokoh pemekaran Kabupaten Mandailing Natal) serta H. Maslin Batubara (pengusaha) asal Madina. Silaturrahim dengan berlangsung H. Pandapotan Nasution Rabu malam (31/7/2019) di kediaman H. Pandapotan […]

  • Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BARUMUN (Mandailing Online) – Koin berbahan menyerupai emas beremisi 1014 ditemukan di Dusun Tarutung, Desa Hasahatan Julu, Kecamatan, Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Di koin seberat ¼ gram itu tertera tulisan Nidnei Indie dengan tahun 1014. Koin ini ditemukan dalam tanah kedalaman sekitar 1 meter ketika dilakukan penggalian pembuatan tambak ikan di desa itu oleh […]

  • Pedagang Pasar Baru Panyabungan Mulai di Verifikasi

    Pedagang Pasar Baru Panyabungan Mulai di Verifikasi

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal mulai melakukan pendataan pedagang yang bakal menempati gedung baru di Pasar Baru Panyabungan. Verifikasi dan validasi data ini dilakukan sehubungan akan dilaksanakannya pemungsian pasar tersebut dalam waktu dekat. Pasar semi modren terbesar di Mandailing Natal itu sendiri memiliki sebanyak 506 kios dan 304 losd. Kepala […]

  • Jalan ke Jembatan Hutabargot Nyaris Putus

    Jalan ke Jembatan Hutabargot Nyaris Putus

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    HUTABARGOT(Mandailing Online) – Sambungan badan jalan jembatan Hutabargot, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina) terancam purus total akibat abrasi oleh hantaman arus Sungai Batang Gadis. Saat ini sebagaian badan jalan sudah putus di tititk persambungan dengan jembatan. Dinas Pekerjaan Umum Madina diminta segera melakukan langkah-langkah penyelamatan sebelum jalur itu putus total. Jembatan yang berbiaya milyaran rupiah […]

expand_less