Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Operasi Pasar di Tapian Sirisiri Sepi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Jun 2016
  • print Cetak
Karena sangat sepi pembeli, petugas hanya bincang-bincang  dalam operasi pasar di Tapian Sirisiri

Karena sangat sepi pembeli, petugas hanya bincang-bincang dalam operasi pasar di Tapian Sirisiri

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Biasanya pasar murah alias operasi pasar selalu diserbu kaum ibu. Tapi di Tapian Sirisiri justru sepi.

Hingga pukul 14.15, Selasa (21/6/2016), jumlah penjualan beras masih sekitar 500 kg dari 7 ton yang disiapkan dalam operasi pasar yang dilaksanakan Pemkab Madina di Tapian Sirisiri.

Sebelumnya, pihak Bagian Perekonomian Pemkab Madina menyatakan bahwa bulog telah menyiapkan sekitar 7 ton beras untuk hari ini dengan harga Rp7.900 per kilogram.

Di sisi lain, Mandailing Online juga melihat satu unit mobil milik Pekab Madina melaju di jalanan kota Panyabungan mengumumkan dengan pengeras suara bahwa ada oparasi pasar di Tapian Sirisiri.

Pantauan Mandailing Online, para pedagang yang menunggui dagangan terilihat santai saja karena tak banyak kesibukan.

“Baru sekitar 500 kilo terjual, bang,” kata seorang penjaga laki-laki yang bertugas melayani pembeli di Tapian Sirisiri, Selasa (21/6). Pihak pedagang memajanghkan beras di bak belakang truk yang diparkirkan di Tapian Sirisiri.

Sementara itu, truk  tempat menjual gas elpiji 3 kg juga terlihat sangat sepi, bahkan Mandailing Online belum melihat ada pembeli selama Mandailing Online mengamatinya sekitar 30 menit.

“Kalau begini terus, bos kami mungkin  tak mau bertahan di sini, mungkin besok pindah dari sini, pindah ke pasar baru,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah ibu rumah tangga di Panyabungan, mengaku malas pergi belanja ke Tapian Sirisiri, meski Pemkab Madina menyediakan harga murah dalam operasi pasar beras dan gas elpiji. Alasan kaum ibu, karena jalan menuju tapian Sirisiri masih harus melewati perkantoran pemkab dan tak ada angkot ke sana.

“Ah..malas, jauhnya lokasi itu, harus lewat kantor pemkab lagi,” ujar Kutek, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Dalan Lidang kawasan Lubuk Sibegu kepada Mandailing Online, Selasa (21/6/2016).

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga mengaku Irma Nasution dari Sipolu-polu menyatakan tak mau ke Tapian Sirisiri dengan alasan terlalu jauh dari pemukiman.

“Pantai Sirisiri itu jauh dari pemukiman, mana ada rumah di sekitar sana. Malas ah..kata orang, hantu yang banyak di sana. Bagusan ke pasar saya belanja,” katanya.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaum Ibu Perlu Berinovasi di Usaha Kuliner

    Kaum Ibu Perlu Berinovasi di Usaha Kuliner

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKK diharap berupaya keras mendorong kaum ibu berinovasi di sektor usaha kuliner dalam menunjang ekonomi keluarga. Lebih jauh dari itu, kaum ibu juga harus mampu berkompetisi di era digital dalam dinamika potensi kuliner sehingga bisa bersaing di pasar konvensional dan pasar pola digital. Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal berposisi strategis mendorong […]

  • Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kesamaan gender dengan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution membuat sejumlah ibu rumah tangga di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina, sepakat mendukung dan berkomitmen memilih pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024. Kesepakatan itu disampaikan […]

  • SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan manajemen di SD Negeri 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, yang dinilai tak meningkatkan kualitas pendidikan. Surat masyarakat itu tertanggal 15 September 2015 yang ditandantangani 124 orang dan 11 tokoh masyarakat dan lembaga masyarakat. “Sesuai dengan pengamatan dan penilaian serta penemuan […]

  • Dana ADD Madina Tahun Ini 24 Milayar Untuk 377 Desa

    Dana ADD Madina Tahun Ini 24 Milayar Untuk 377 Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Total dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2014 sebesar 16 milyar rupiah untuk 377 desa di Mandailing Natal (Madina). “Dari total anggaran tersebut dialokasikan untuk membayar honor kepala desa, sekretaris desa non PNS, 4 orang perangkat desa, untuk rutin atau ATK di desa. Sisanya untuk pembangunan atau pembinaan masyarakat,” ungkap […]

  • Video Mesum Mirip Petinggi PKS, Polisi Lacak Akun Fahri Israel

    Video Mesum Mirip Petinggi PKS, Polisi Lacak Akun Fahri Israel

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Tim dari Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri melakukan penelusuran terhadap video dengan tampilan pasangan seorang pria mirip wajah Sekjen PKS, Anis Matta dan seorang perempuan cantik, sebagaimana di-share oleh akun twitter Fahri Israel. Seorang sumber di Bareskrim membenarkan soal penyelidikan video ini. “Iya, ini sedang kali dalami, kami selidiki dulu sama anggota Cyber,” ujarnya. […]

  • MENGURAI NESTAPA JALAN: MASIHKAH MADINA WILAYAH SUMATERA UTARA?

    MENGURAI NESTAPA JALAN: MASIHKAH MADINA WILAYAH SUMATERA UTARA?

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

        Oleh: Moechtar Nasution* Sekretaris Dewan Pendiri GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Pendahuluan Buka saja halaman media online lokal atau gulirkan jemari membuka beranda media sosial kita hari ini di pertengahan tahun 2026. Hampir pasti, perhatian mata langsung tersedot oleh kabar kelam yang itu-itu saja yaitu jalan rusak. Di Mandailing Natal, cerita drama […]

expand_less