Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Lapak Ditertibkan Pedagang Pasrah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Puluhan petugas dari Satpol PP, tentara dan polisi menertibkan lapak pabukoan di pinggir Jalan Merdeka, Simpang Empat Gunung Tua hingga dekat BRI Gunung Tua, Senin (1/8) siang. Pedagang yang menyaksikan lapaknya ditertibkan hanya bisa pasrah dan melongo.
Penertiban ini dilakukan karena pedagang pabukoan ngotot menggelar lapak dagangannya di pinggir jalan, simpang empat. Padahal, pasar pabukoan yang disediakan Pemkab Paluta bertempat di Los Depan Lapangan Merdeka, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Gunung Tua. Selama penertiban, tidak ada perlawanan dari pedagang. Para pedagang pasrah, saat satu per satu meja dan lapak mereka diangkut puluhan petugas ke tempat baru di los depan Lapangan Merdeka.
Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran Paluta Drs Agussalim Simatupang, menyebutkan, pemindahan pusat pasar pabukoan tersebut terkait lokasi lama di pelataran Pusat Pasar Gunung Tua yang semakin padat, sehingga tidak mendukung sebagai tempat menjual makanan berbuka saat Ramadan.
“Pasar pabukoan selama Ramadan dipindah ke los depan lapangan Merdeka Gunung Tua. Ini dilakukan untuk menghindari kemacetan,” ucapnya.
Namun, sambungnya, pemkab tidak hanya melakukan penertiban. Pihaknya juga memberi solusi kepada para pedagang pabukoan. Solusi yang ditawarkan adalah pedagang dipindahkan ke los depan Lapangan Merdeka yang khusus didesain untuk pasar pabukoan selama Ramadan. “Para pedagang pabukoan diharapkan memahami tujuan pemkab yang ingin melakukan penataan kota,” ungkapnya.
Mantan Camat Padang Bolak Agussalim, menambahkan, pihaknya tidak akan memberatkan para pedagang. Caranya, dengan tidak melakukan pengutipan sewa tempat. Pedagang hanya dikutip retribusi kebersihan. “Selama ramadan, tidak ada kutipan dalam penyewaan tempat bagi para pedagang pabukoan kecuali retribusi sampah,” pungkasnya.
Pedagang Pasrah
Beberapa pedagang pabukoan mengaku hanya bisa pasrah saat petugas mengangkat kios miliknya ke los depan Lapangan Mereka. Mereka menerima lapak masing-masing dipindahkan. Pedagang juga bersedia menempati lahan baru yang telah disediakan. “Kami pasrah saja, memang ini bukan lahan kami,” tegas mereka.
Penertiban itu juga disaksikan Asisten I Pemkab Paluta Drs Amas Muda Hasibuan, Asisten III Drs Hailullah Harahap, Kapolsek Padang Bolak AKP JW Sijabat, Danramil O5-Padang Bolak Kapten INF Chaidir Harahap, Kakan Satpol PP Drs Aswan Siregar dan Camat Padang Bolak Tunggul P Harahap. (thg)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kepala Kemenag Madina Ditahan Kejatisu

    Mantan Kepala Kemenag Madina Ditahan Kejatisu

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan mantan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumut, Iwan Zulhami (IZ) dan Zainal Arifin (ZA), mantan Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mandailing Natal. Penahanan keduanya dilakukan Selasa (23/2/2021) petang, dalam kasus dugaan suap jabatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut). Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar […]

  • Gubernur Sumut Buka Pameran HUT 17 Madina

    Gubernur Sumut Buka Pameran HUT 17 Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi  buka pameran pembangunan di Tapian Siri-siri Minggu sore (6/3). Pembukaan pameran tersebut juga dihadiri oleh Bupati Madina drs Dahlan Hasan Nasution, Ketua PKK, Unsur Muspika, Tokoh Masyarakat, Alim ulama, Tokoh adat dan di saksikan masyarakat Madina. Pameran ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten […]

  • Meriahkan HUT RI, Kecamatan Tambangan Gelar Berbagai Perlombaan

    Meriahkan HUT RI, Kecamatan Tambangan Gelar Berbagai Perlombaan

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN( Mandailing Online)- Meriahkan perayaan HUT ke 78 RI, Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) gelar berbagai kegiatan perlombaan antar desa yang digelar di Lapangan SMP I Tambangan. Kamis (17/8/2023). Perlombaan yang digelar pihak Kecamatan tahun ini mulai dari kegiatan sosial naposo nauli bulung, maraton, lomba kesenian daerah, festival anak anak, panjat pinang, olah vocal, […]

  • DPRD Madina: Rubah struktur organisasi

    DPRD Madina: Rubah struktur organisasi

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fraksi Demokrat DPRD Mandailing Natal usulkan perampingan struktur Organisasi pada lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal,dan sangat berharap agar pejabat pelaksana Bupati Madina untuk segera mengusulkan perubahan pada Perda 40 dan perda 41 tentang struktur Organisasi tanpa harus menghilangkan subtansi dari PP 41. Demikian dikatakan ketua Fraksi Demokrat DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuty, menanggapi pasca pelantikan […]

  • Hari ini 964 PPPK Guru di Madina Proses Tanda Tangan Kontrak

    Hari ini 964 PPPK Guru di Madina Proses Tanda Tangan Kontrak

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) hari ini, para guru yang lulus Perjanjian Kontrak dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) mulai melakukan proses penandatanganan kontrak sebelum nantinya dilantik secara resmi. Perjanjian kontrak sendiri berlangsung di kantor Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia ( BKPSDM ) Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal di bukit […]

  • Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Raja-raja di Mandailing semakin menguatkan barisan dalam mewujudkan gagasan Patujoloon Mandailing, suatu konsep “standar baru kemajuan daerah”. Patujoloon Mandailing ini dipandang sebagai kerangka universal untuk menjawab kondisi Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap, suatu keadaan yang terus-terusan menghadapi permasalahan besar dan sangat kompleks. Hal itu terungkap pada […]

expand_less