Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Lapak Ditertibkan Pedagang Pasrah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Puluhan petugas dari Satpol PP, tentara dan polisi menertibkan lapak pabukoan di pinggir Jalan Merdeka, Simpang Empat Gunung Tua hingga dekat BRI Gunung Tua, Senin (1/8) siang. Pedagang yang menyaksikan lapaknya ditertibkan hanya bisa pasrah dan melongo.
Penertiban ini dilakukan karena pedagang pabukoan ngotot menggelar lapak dagangannya di pinggir jalan, simpang empat. Padahal, pasar pabukoan yang disediakan Pemkab Paluta bertempat di Los Depan Lapangan Merdeka, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Gunung Tua. Selama penertiban, tidak ada perlawanan dari pedagang. Para pedagang pasrah, saat satu per satu meja dan lapak mereka diangkut puluhan petugas ke tempat baru di los depan Lapangan Merdeka.
Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran Paluta Drs Agussalim Simatupang, menyebutkan, pemindahan pusat pasar pabukoan tersebut terkait lokasi lama di pelataran Pusat Pasar Gunung Tua yang semakin padat, sehingga tidak mendukung sebagai tempat menjual makanan berbuka saat Ramadan.
“Pasar pabukoan selama Ramadan dipindah ke los depan lapangan Merdeka Gunung Tua. Ini dilakukan untuk menghindari kemacetan,” ucapnya.
Namun, sambungnya, pemkab tidak hanya melakukan penertiban. Pihaknya juga memberi solusi kepada para pedagang pabukoan. Solusi yang ditawarkan adalah pedagang dipindahkan ke los depan Lapangan Merdeka yang khusus didesain untuk pasar pabukoan selama Ramadan. “Para pedagang pabukoan diharapkan memahami tujuan pemkab yang ingin melakukan penataan kota,” ungkapnya.
Mantan Camat Padang Bolak Agussalim, menambahkan, pihaknya tidak akan memberatkan para pedagang. Caranya, dengan tidak melakukan pengutipan sewa tempat. Pedagang hanya dikutip retribusi kebersihan. “Selama ramadan, tidak ada kutipan dalam penyewaan tempat bagi para pedagang pabukoan kecuali retribusi sampah,” pungkasnya.
Pedagang Pasrah
Beberapa pedagang pabukoan mengaku hanya bisa pasrah saat petugas mengangkat kios miliknya ke los depan Lapangan Mereka. Mereka menerima lapak masing-masing dipindahkan. Pedagang juga bersedia menempati lahan baru yang telah disediakan. “Kami pasrah saja, memang ini bukan lahan kami,” tegas mereka.
Penertiban itu juga disaksikan Asisten I Pemkab Paluta Drs Amas Muda Hasibuan, Asisten III Drs Hailullah Harahap, Kapolsek Padang Bolak AKP JW Sijabat, Danramil O5-Padang Bolak Kapten INF Chaidir Harahap, Kakan Satpol PP Drs Aswan Siregar dan Camat Padang Bolak Tunggul P Harahap. (thg)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menpora Meminta Kasus Nurdin Halid Diproses

    Menpora Meminta Kasus Nurdin Halid Diproses

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng meminta aparat terkait untuk memproses fakta persidangan yang menyebutkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid disebut turut menikmati uang hasil korupsi dari terpidana 1 tahun mantan GM Persisam Putra Samarinda, Aidil Fitri. “Kalau ada fakta persidangan yah harus diproses,” kata Andi kepada pers di kantor Presiden Jakarta, […]

  • Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tiga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rentan rawan pangan, yaitu Kecamatan Panyabungan Timur, Muara Batang Gadis dan Muara Sipongi. Hal itu sesuai dengan hasil survei Badan Ketahanan Pangan Propinsi Sumatra Utara dan Badan Ketahanan Pangan Madina. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga, kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, usai mengikuti […]

  • Selingkuh, Kenaikan Pangkat Ditunda Satu Tahun

    Selingkuh, Kenaikan Pangkat Ditunda Satu Tahun

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TEBING TINGGI- Sidang kedisiplinan anggota Polri yang digelar di Aula Kamtibmas Polres Tebing Tinggi Jalan Pahlawan memutuskan untuk menunda kenaikan pangkat selama setahun kepada dua anggota Kepolisian Polres Tebing Tinggi, Jumat ( 26/11) sekira pukul 09.00 WIB. Sidang yang dipimpin Wakapolres Tebing Tinggi Drs Kompol Safwan Khayat Mhum didampingi Kabag Mins Kompol S Zaluchu dan […]

  • Salah Gunakan Mobil Dinas, Todong Didesak Mundur

    Salah Gunakan Mobil Dinas, Todong Didesak Mundur

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua DPD KNPI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muliyadi Nasution meminta Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Anshari Nasution alias Todong mundur dari jabatannya sebagai pimpinan dan Anggota DPRD Madina karena diduga kuat telah menyalahi penggunaan fasilitas negara berupa mobil dinas. “Kita meminta agar Syafaruddin Anshari mundur dari DPRD Madina apakah itu sebagai pimpinan atau anggota. Kepada […]

  • Tahun Ini tak Ada Penerimaan CPNS untuk Guru dan Tenaga Medis

    Tahun Ini tak Ada Penerimaan CPNS untuk Guru dan Tenaga Medis

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Masyarakat yang berkeinginan menjadi pegawai negeri sipil harus bersabar. Pasalnya, pemerintah tahun ini tidak membuka formasi apapun untuk pelamar umum kecuali lulusan sekolah ikatan dinas. “Tidak ada itu penerimaan CPNS di luar sekolah ikatan dinas. Tahun ini masanya moratorium,” tegas‎ Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Apratur Bambang Dayanto Sumarsono‎ […]

  • Pengakuan Warga 2 Tahun Terahir Kantor Desa Tanjung Julu Tak Berfungsi

    Pengakuan Warga 2 Tahun Terahir Kantor Desa Tanjung Julu Tak Berfungsi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Ternyata sudah 2 Tahun Kantor Desa Tanjung Julu di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina tak difungsikan. Warga mengaku apabila ada urusan warga mendatangi rumah Kepala Desa Azwardi Lubis. ” Sekitar 2 tahun sudah tidak pernah buka, kalo ada urusan harus ke rumahnya. Sepengetahuan saya semua warga yang punya kepentingan harus mendatangi […]

expand_less