Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Wilayah Pantai Barat Memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
  • print Cetak


Jalan Rusak Seperti Kubangan Kerbau
Warga Pantai Barat, Madina khususnya di Kecamatan Batahan dan Sinunuk berharap kepada pemerintah agar melaksanakan perbaikan jalan. Selama ini, jalan yang ada di daerah mereka memprihatinkan, berlubang-lubang di sana sini.
Jalan penghubung kedua daerah sepanjang kurang lebih 18 kilometer telah bertahun-tahun tak pernah diperbaiki, padahal kondisi badan jalan ibarat kubangan kerbau yang sangat sulit dilalui kendaraan. Kondisi ini diperparah dengan lalu lalangnya truk over tonase yang diyakini sebagai penyebab utama rusaknya badan jalan
Amatan METRO belum lama ini, kondisi kerusakan jalan lintas penghubung Batahan-Sinunukan ini sudah lama diresahkan warga dan sudah sering didampaikan ekpada pemerintah. Jika di musim hujan maupun di musim kemarau, keadaan sama saja parahnya. Artinya, bila di musim hujan badan jalan sudah berlumpur dan tak bisa lagi dilalui oleh kendaraan, sedangkan jika musim kemarau sepanjang jalan akan ditutupi abu.
Atas kondidi inilah, warga merasa belum merasakan kemerdekaan dan masih seperti pada masa penjajahan. Artinya, tanpa ada upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kedamaian hidup waga di kedua kecamatan.
Warga Pasar Batahan, Wildan (28) kepada METRO, Minggu (21/8) menyebutkan, warga di dua kecamatan telah sering melaporkan kondisi ini kepada pemerintah baik pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten. Sayangnya, belum juga mendapat tanggapan untuk perbaikan badan jalan.
“Seandainya pemerintah mengabulkan keinginan masyarakat, dan jalan rusak itu diperbaiki maka warga yakin kehidupan akan jauh lebih baik lagi dengan yang ada sekarang. Bayangkan, warga setiap hari harus melewati jalan yang seperti kubanga kerbau,” ujar Wildan.
Katanya, banyak sekali keuntungan yang bisa kami peroleh untuk kesejahteraan dan kebaikan hidup kami dengan pembangunan jalan ini, karena kondisi jalan ini salah satu penentu tingkat atau taraf ekonomi warga.
Meskipun demikian, sebut Wildan, masyarakat tak hentinya berharap agar Pemkab Madina bisa menganggarkan pembangunan perbaikan badan jalan di sepanjang jalan lintas Batahan dan sinunukan.
”Untuk saat ini, kami sangat membutuhkan dua hal bantuan dari pemerintah, yakni perbaikan badan jalan dan ketegasan pemerintah untuk menghentikan truk-truk over tonase. Kami yakin kerusakan diakibatkan lalu-lalangnya truk yang over tonase,” sebutnya.
Patai Barat Skala Prioritas
Sementara, Bupati Madina HM Hidayat Batubara menyampaikan akan memperioritaskan pembangunan di pantai barat mengingat daerah ini merupakan daerah potensial untuk dikembangkan.
”Bagi saya pantai barat yang terdiri dari beberapa kecamatan itu merupakan daerah potensial dan akan diprioritaskan pembangunannya. Hanya, masyarakat saya minta agar tetap mendukung program-program pemerintah, untuk mewujudkan pembangunan itu,” sebut Hidayat. (wan/mer)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Camat Berastagi Dibakar

    Kantor Camat Berastagi Dibakar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO-Aksi teror pasca Pemilukada Karo kembali terjadi, setelah sebelumnya aksi pembakaran ban saat kunjungan Kapolda Sumut, Selasa (2/11) lalu. Kemarin (6/11), Kantor Camat Berastagi dibakar orang tak dikenal ( OTK) sekira pukul 01.15 WIB. Akibatnya, seperangkat peralatan di ruangan kerja camat hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sejumlah peralatan dan […]

  • Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

    Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik Viral! kedatangan puluhan warga negara asing (WNA China) ke tanah air dengan menggunakan pesawat carter di saat pemberlakuan larangan mudik mendapat kritikan dan kecaman dari berbagai pihak. Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon kembali memberikan tanggapan atas bolehnya warga asing ke Indonesia. Fadli Zon secara terang-terangan menilai pemerintah telah melakukan diskriminasi […]

  • Diizinkan Berjilbab, Polwan: Alhamdulillah

    Diizinkan Berjilbab, Polwan: Alhamdulillah

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BOGOR – Para polisi wanita beragama Islam, bersyukur diizinkan mengenakan jilbab. Salah satunya anggota Kepolisian Resor Kota Bogor, AKP Yuni Astuti. Yuni menyambut baik pernyataan Kapolri Jenderal Pol Sutarman yang mengizinkan polwan menutup auratnya. “Alhamdulillah, saya bersyukur atas hal itu,” kata Kasubag Sarana Prasarana itu. Ia memutuskan berjilbab sepulangnya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. […]

  • Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

    Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    P Sidimpuan – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS perihal jaminan pemeliharaan kesehatan warga masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan yang akan ditanggung oleh APBD Kota Padangsidimpuan. Dalam kerjasama yang diteken Walikota Padangsidmpuan Andar Amin Harahap SSTP MSi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan dr Sari Qurantulainy AAK di kamar kerja […]

  • Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Sibanggor yang berada di Kecamatan Tambangan, terdiri dari tiga desa, Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu. Desa Sibanggor Tonga, yang berada sekitar 12 kilometer dari Panyabungan, terdapat sumber air panas yang mengandung belerang. Lokasinya berada di tepian jalan, sehingga mudah dikunjungi. Lahan parkir cukup luas . Masyarakat secara swadaya mendirikan tempat pemandian air […]

  • MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat : Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat meminta pihak berwenang dan terkait untuk merumuskan sikap konkrit berupa kebijakan mengatasi berbagai bentuk kemaksiatan yang semakin memprihatinkan di daerah setempat. “Perlu sikap konkrit atas kemaksiatan yang selain telah melanggar norma agama, juga menciderai Langkat sebagai bumi religius,” kata H Saleh Hamid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat […]

expand_less