Jumat, 21 Agu 2026
light_mode

Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
  • print Cetak

LONDON – Islam secara tradisi tidak dekat dengan masyarakat Inggris. Namun, Islam telah menjelma menjadi komunitas agama terbesar kedua di Britania Raya. Ini ditandai dengan ribuan masyarakat Inggris yang memutuskan menjadi mualaf.

Pakar Studi Perbandingan Agama dan Filsafat, Annie Thompson menilai Islam dipilh lantaran sebagian masyarakat Inggris terlanjut frustasi dengan moral yang ditawarkan sekularisme. Mereka menjadi rindu pada kehadiran suasana religius.

“Dan Islam menawarkan lebih dari sekedar percaya kepada Tuhan, Islam menawarkan panduan hidup sehingga mereka bisa memahami kehidupan,” kata dia seperti dilansir onislam.net, Kamis (27/2).

Data terakhir menyebut, populasi Muslim Inggris hanya 2.7 persen dari populasi total. Namun, beberapa studi yang dipublikasi belum lama ini menyimpulkan ada satu perubahan besar dalam masyarakat Inggris, dimana perubahan itu adalah persatuan dan kepatuhan terhadap agama mereka. Yang lebih penting lagi, Islam bisa beradaptasi mulus dengan peradaban barat.

Di Brighton, East Sussex misalnya, Masjid Al Madinah telah menambah bangunan baru dari bangunan awal. Mereka membagi pelaksanaan shalat Jumat menjadi dua sesi, satu hal yang menandakan betapa besar semangat berislam Muslim Inggris. Apa yang dicapai Masjid Al Madinah serupa dengan masjid-masjid lainnya.

Hussein Ali Al Bogheti, Cendikiawan Muslim asal Yaman, yang sempat mengunjungi Inggris pada dekade 90-an memamparkan Islam memiliki integritas ajaran yang menarik minat generasi baru Inggris. “Islam menawarkan jawaban dan kebenaran yang kuat. Narasi yang menyatukan jiwa dan pikiran,” ucapnya.

Lisa Hamilton , insinyur sipil dari Bournemouth, mengaku menjadi hal yang biasa ketika seorang anak yang lahir di Inggris, mengetahui bahawa orang tuanya ateis.  Meski mulus melalui transisi menuju individu dewasa, ada hal yang kurang yakni spiritualitas.

“Ketika saya mengunjungi Tunisia, saya mendengar Adzan. Dalam panggilan itu, saya tidak pernah mendengar panggilan mengingat Tuhan seindah ini,” kata dia.

Sejak itu, Lisa mulai mendalami Islam. Ia pelajari berbagai literatur, termasuk Alquran.  Pada puncaknya, Lisa menemukan kebahagiaan dan ketenangan pikiran. Satu hal yang ia rindukan. “Iman itu hal yang sedikit lucu, butuh keyakinan hati dan pikiran. Islam telah menjawab pertanyaan saya akan kebutuhan kekuatan spiritual dan ketenangan pikiran,” ucapnya.

“Yang menarik, bagi keluarga saya, Islam seperti bukanlah hal asing. Mereka mulai menerima keputusan saya menjadi Muslim,” kata dia.(republika.co.id)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati dan Wabup Madina Zoom Meeting Dengan Presiden RI di Sela Panen Raya

    Bupati dan Wabup Madina Zoom Meeting Dengan Presiden RI di Sela Panen Raya

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti zoom meeting panen raya padi pada Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah Rawa). Zoom meeting berlangsung secara serentak oleh 14 provinsi bersama Presiden RI H. Prabowo Subianto, Senin (7/4/2025). Untuk Kabupaten Madina sendiri, panen raya padi Oplah Rawa […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • Waspada! Gunung Sorik Marapi Aktif. Pemkab Madina Himbau Jaga Jarak

    Waspada! Gunung Sorik Marapi Aktif. Pemkab Madina Himbau Jaga Jarak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, melalui Camat Puncak Sorik Marapi, mengeluarkan surat edaran himbauan keamanan dan kewaspadaan aktivitas Gunung Sorik Marapi per tanggal 3 April 2026. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi, serta menghindari area kawah rawan seperti Kawah […]

  • SI RIRI

    SI RIRI

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Borngin tuari marnipi Si Riri. I nipinia i nida ia mada dompak bahat marpoken siri-siri i potang ni ari. Tai, ngabinoto sian dia rona adong mada sada ulok ri na manyotop siri-siri na dompak songgop i bungo mata ni ari. I buat Si Riri bulus lidi, oni ilibas ia mantong ulok ri i. Bope inda […]

  • KASUS NAGA JUANG KE KOMNAS HAM

    KASUS NAGA JUANG KE KOMNAS HAM

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Kapolres: Bukan Penangkapan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perlakuan pasukan polisi terhadap para penambang di bukit Sihayo, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina) akhirnya diadukan ke Komnas HAM, Senin (25/3). Naskah pengaduan resmi diterima salah seorang Komisioner Komnas HAM, Natalis Pigai, di kantor Komnas HAM, Jakarta. Rombongan yang membawa pengaduan meliputi Ketua Lingkar Madani, Ray […]

  • 28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAMBAS – Polres Sambas menyita sebanyak 28 pucuk senjata rakitan dari tangan masyarakat yang merupakan sisa dari kerusuhan etnis di Sambas beberapa tahun lalu. “Sebanyak 28 pucuk senjata api ini, merupakan hasil kesadaran masyarakat untuk memberikannya kepada pihak kepolisian untuk dimusnahkan,” ujar Kapolres Sambas, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjataitan, Kamis (28/04/2011). Menurutnya 28 pucuk senjata […]

expand_less