Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Azimut Runway Bandara Malintang Final

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
  • print Cetak

Rapat antara Menteri Perhubungan dengan delegasi Pemkab Madina dan Pemprov Sumut di Kementeterian Perhubungan di Jakarta, Selasa (7/1/2020)

 

JAKARTA (Mandailing Online) – Azimut Runway untuk rencana Bandara Bukit Malintang di Mandailing Natal sudah tuntas.

Rapat antara Kementerian Perhubungan RI dan Pemkab Madina serta Pemprov Sumut di Jakarta, Selasa (7/1/2020) menghasilkan minimal 2 poin penting.

Pertama, penetapan perubahan rotasi azimut runway.

Azimut runway adalah sudut putar pada landasan pacu bandara.

Kedua, finalisasi penyiapan lahan tambahan seluas 47 hektar.

Dari 47 hektar ini pihak Pemprov Sumut telah menghibahkan lahan 24,87 hektar sesuai surat hibah pada 2018.

Sementara sisanya sekitar 22 hektar akan ditanggungjawabi Pemkab Madina.

Dalam rapat itu delegasi Pemkab Madina dipimpin langsung Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang juga dihadiri anggota DPRD Madina Sobir Lubis.

Pejabat dari Madina hadir Kadis Perhubungan Madina, Hendra Saputra. Sedangkan dari Pemprovsu hadir Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Haris Lubis.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut pembangunan bandar udara baru di Madina terkait perubahan rotasi azimuth runway dan pembebasan lahan tambahan.

Rapat itu dilakukan dua termin. Termin pertama dipimpin Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih Pramesti.

Termin kedua rapat langsung dipimpin Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.

Rapat termin pertama dibahas lahan tambahan dan solusinya.

Di rapat itu juga terpaparkan bahwa perubahan rotasi azimut runway ini akan berdampak pada perubahan kebutuhan anggaran dana dari sekitar 1,2 triliun rupiah menjadi 600 milyar rupiah.

Untuk tahap awal pembangunan bandara ini yakni konstruksi diperkirakan sekitar 15 milyar dan untuk konsultan sekitar 5 milyar.

Sesudah persyaratan selesai maka proyek pembangunan bandara ini menjadi sistem muti years sehingga pembangunannya tak mengalami kendala.

Dalam hal ini Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution sangat mengapresiasi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan jajaran di kementerian soal pembangunan bandara di Madina itu.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih Pramesti berfikiran yang sama dan menilai Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution sangat getol memperjuangkan pembangunan bandara itu sehingga Menteri dan Dirjen menyatakan merasa tertantang mewujudkan bandara itu.

Di dalam rapat itu juga bupati mengugkapkan bahwa bupati telah berhasil melobi Kementerian Lingkungan Hidup dalam hal planologi bagi pengembalian kejayaan Kopi Mandailing untuk Madina seluas lebih kurang 60 ribu hektar.

Di sektor lain juga menyangkut persiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan.

Dalam kaitan itu semua, bupati memiliki fikiran bahwa perlu disegerakan pembangunan bandara di Madina tersebut.

Apresiasi Menteri Perhubungan terhadap ide-ide dan kegetolan bupati Madina itu diungkapkan sudah lama muncul.

Bukti apresiasi itu terlihat pada sikap menteri yang menghadirkan semua jajaran Kementerian Perhubungan di dalam rapat itu, mulai dari Sekretaris Menteri, Dirjen Perhubungan Udara sampai pejabat teknis.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG – Pakar politik Zamzami A Karim mengatakan pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dari tempat persembunyian yang dipublikasikan berbagai media massa merupakan ujian berat bagi Partai Demokrat. “Ini sebagai ujian berat, apakah Partai Demokrat memang partai pionir dalam agenda reformasi dan pemberantasan korupsi atau tidak berbeda dengan partai lain yang mudah tergoda […]

  • AGRO REBOISASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG SUMATRA

    AGRO REBOISASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG SUMATRA

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STRATEGI INTEGRATIF PEMULIHAN LINGKUNGAN, KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT   Oleh : Rahmad Daulay   PROLOG Hutan gundul di Indonesia telah berkembang dari sekadar persoalan lingkungan menjadi krisis multi dimensi yang mempengaruhi ketahanan air, ketahanan pangan, stabilitas ekonomi pedesaan dan keselamatan masyarakat. Deforestasi akibat pembalakan liar, alih fungsi lahan tak terkendali, kebakaran hutan serta […]

  • Wabup Madina Pastikan Pembangunan Jalan Berjalan Sesuai Yang di Tenderkan

    Wabup Madina Pastikan Pembangunan Jalan Berjalan Sesuai Yang di Tenderkan

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN( Mandailing Onkine) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution, kembali turun kelapangan guna memastikan pembangunan jalan berjalan sesuai dengan yang ditenderkan, Senin (12/06/2023). Peninjauan jalan kali ini ke Kecamatan Kotanopan. Ditahun 2023, Atika Azmi menyebutkan ada 12 Ruas jalan yang dibangun di Kecamatan Kotanopan, yang total panjangnya mencapai 12.5 Kilo […]

  • Rakyat Diminta Tabayyun Saat Penista Agama Makin Tumbuh Berkembang

    Rakyat Diminta Tabayyun Saat Penista Agama Makin Tumbuh Berkembang

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nonny Handayani Ibu Peduli Generasi Politikus Kapitra Ampera meminta pihak yang melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri segera mencabut laporannya. Ferdinand Hutahaean sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh DPP KNPI karena cuitan di Twitter yang diduga bermuatan ujaran kebencian mengandung unsur SARA. (jpnn.com,10/01/2021) Bahkan Menag Gus Yaqut pun mendadak membela Ferdinand Hutahaean. Menag […]

  • PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA- Kesatuan Aksi Mahasiswa Paluta (KAMP) Paluta meminta kepada Kapoldasu dan Kejatisu untuk segera mengusut tuntas atas kerugian negara Rp30 miliar yang belum dibayarkan oleh PT BAS kepada Menteri Kehutanan melalui Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dari tahun 1999 hingga saat ini. Tak hanya itu, KAMP Paluta juga meminta kepada PT BAS […]

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

expand_less