Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Pengoplos Beras Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


Stabat, Masyarakat Stabat, Kabupaten Langkat resah. Pasalnya, beras palsu telah beredar di sejumlah pasar di daerah tersebut. Belum diketahui berapa ton beras palsu yang telah beredar dan masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

Resahnya warga atas beredarnya beras palsu, telah dilaporkan ke Polres Langkat. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan Asiong (40) warga Jalan Sempurna, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, karena diduga sebagai pengoplos beras.

Pria turunan Tionghoa ini dibekuk dari sebuah gudang tempat pengoplosan beras di Jalan Sempurna, Rabu (02/02/2011) sore lalu. Selain dirinya, petugas juga mengamankan 5 orang pekerja untuk dimintai keterangan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Keterangan diterima, keenam orang tersebut diamankan petugas saat melakukan pengoplosan beras. Mereka membuka beras merek Koki dari Jawa dan kemudian ditukar goninya menjadi merek 555 dan SINCAN, sehingga para konsumen merasa tertipu dengan isinya.

Dibekuknya para pelaku berdasarkan informasi dari salah seorang warga yang telah melaporkan kegiatan mereka ke Polres Langkat. Atas laporan tersebut, petugas kepolisian kemudian membentuk tim guna melakukan penyelidikan.

Tim yang dibentuk selanjutnya melakukan pengintaian kegiatan ilegal tersebut. Saat keenamnya sedang mengoplos beras, petugas menggerebek lokasi tersebut. Sebagai barang bukti, polisi menyita puluhan goni beras sebagai barang bukti.

Acik (45), salah seorang penjual beras yang ditemui, mengaku beras palsu saat ini sudah beredar di pasar. “Saya rasa sudah banyak beredar beras palsu itu. Kami selaku pedagang sangat resah, karena banyak komplin dari konsumen,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Syawal (33), yang mengaku terkejut saat membeli beras merek 555 yang mutu berasnya berbeda. “Kok beras 555, agak sedikit jelek tidak seperti biasanya,” gumam ibu anak satu itu.

Kasat Reskrim Polers Langkat AKP Donny Alexander ketika dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut dan kasus ini masih dalam pengembangan. (BS-031)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Madina Himbau Solat Gerhana, Besok

    MUI Madina Himbau Solat Gerhana, Besok

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mandailing Natal (Madina) mengimbau umat Islam untuk melakukan solat sunat gerhana matahari (kusyuf asy syams), besok. Himbauan itu diumumkan MUI Madina dalam surat himbauan Nomor A.007/DP-KII/07/SR/III/2016 tanggal 4 Maret 2016 ditandatangani Ketua MUI Madina, Drs. H.Syamsir dan Sekretaris Ahmad Asrin,S.Ag.MA terkait akan terjadinya gerhana matahari total di […]

  • Batu Bara Fokus Terima Tenaga Teknis & Guru

    Batu Bara Fokus Terima Tenaga Teknis & Guru

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang direncanakan pada bulan November ini, Pemkab Batu Bara lebih memfokuskan usulan formasi untuk tenaga teknis dan guru. “Untuk formasi CPNS Batu Bara yang telah kita ajukan ke Menpan lebih dominan formasi teknis dan guru. Di mana saat ini kita masih kekurangan tenaga teknis dan guru,” kata Kepala […]

  • Ditjen Pajak: Nomor Objek Pajak KBM Boleh Dipecah

    Ditjen Pajak: Nomor Objek Pajak KBM Boleh Dipecah

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang kasus dugaan korupsi tukar guling atau ruislag Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekda Kota Medan Ramli Lubis, mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP PBB) Medan II Tarmizi dan Direktur Utama PT Gemilang Kreasi Utama (GKU) Haryono, kembali digelar PN Medan, Senin (28/02/2011). Sidang yang digelar di Ruang Cakra […]

  • SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Entitas dan Kontekstualitas Sejarah Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara Pada awalnya semua suku bangsa memiliki sistem aturan tersendiri yang mengatur pola tingkah laku antar-individu masyarakatnya. Mandailing, sebagai satu suku bangsa, bukan sebatas etnik dalam pengertian sempit, juga memiliki sistem aturan tersebut. Saya tentu tak berkompetensi untuk menjelaskan berbagai pengertian hukum, baik dari segi hukum adat, […]

  • KTNA Harus Mainkan Peran di Sektor Pertanian

    KTNA Harus Mainkan Peran di Sektor Pertanian

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontak tani Nelayan Andalan (KTNA) lahir dengan latar belakang kebutuhan mendasar untuk menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat petani dan nelayan yang selama ini belum pernah terbebas dari berbagai keterbatasan modal, pengetahuan, tekhnologi, pelilikan lahan serta informasi dan komunikasi. Itu dikatakan Plt.Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dalam pidato pelantikan KTAN […]

  • Tak Ada Kewenangan Pemkab Madina Menempatkan Pegawai di Bandara

    Tak Ada Kewenangan Pemkab Madina Menempatkan Pegawai di Bandara

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) tidak punya wewenang menempatkan pegawai, terlebih membuka lowongan, untuk bekerja di Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Hal itu disampaikan Asisten II pada Setdakab Madina Azhar Hasibuan menanggapi isu yang berkembang bahwa pejabat pemerintah daerah bisa memasukkan pegawai baru ke instansi yang mengurusi […]

expand_less