Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Aktivis Pacaran Beralih Menjadi Aktivis Dakwah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Ummu Taqiyya
Aktivis Dakwah, Mompreneur

Berbagi kisah nyata.

Aku pernah merasa ujub dikagumi dan didekati banyak lelaki. Sambil bercermin merasa diri ini begitu cantik. Dekat dengan banyak lelaki dan bahkan menjalin hubungan sebelum nikah, menganggap pacaran itu keren, gaul, laris manis. Padahal nyatanya begitu hina. Astaghfirullah…

Sampai saat ini aku sangat bersyukur, Allah lembutkan hati ini setelah membaca buku ustad Felix yang berjudul “Udah Putusin Aja”, dijelaskan juga fakta-fakta betapa ruginya pacaran, bukan hanya di dunia namun juga di akhirat.

Setan gak bakalan diam dong, seakan berbisik,

“nanti kamu gak dapat jodoh lho” ,

“eh kasihan lho dia”,

“Ntar kamu nyesal”,

“Dia anak orang hebat lho, ayahnya profesor, keluarga terpandang”

Tapi mengingat kembali bahwa aku manusia yang bakalan mati. Nanti kalau aku masih pacaran, tiba-tiba Allah cabut nyawaku bagaimana?

Aku takut!
Banyak yang aku takutkan, terutama aku takut di azab sama Allah, Sang Penciptaku.

Akhirnya bertekad kuat untuk benar-benar berhijrah, meninggalkan semua kemaksiatan dan bersegera menuju ketaatan.

Bisa diibaratkan “aktivis pacaran hijrah menjadi aktivis dakwah”.

Aku bahkan tak peduli lagi kapan dan siapa jodohku yang datang nanti.

Namun siapa sangka?
Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Jodoh yang pas di waktu yang tepat. Aku pun menikah di jalan dakwah.

Aku telah merasakan titik balik kehidupanku. Di saat aku bermaksiat, hidupku sengsara, hatiku hampa gundah gulana.

Namun, setelah aku memutuskan untuk taat pada Allah, justru kebahagiaan dan keberkahan hidup selalu Allah berikan. Alhamdulillah ‘alaa kulli hal.

Buat semua pembaca yang telah membaca tulisan ini, ingatlah bahwa surga telah menanti kita. Kenikmatan yang kekal akan kita dapatkan di sana. Bersabarlah dalam ketaatan, dan jangan ragu untuk meninggalkan kemaksiatan. Sebab waktu kita kian mendekat pada kematian.

Masih punya pacar, TTM-an, HTS-an, abang-adek, atau apapun istilahnya itu tetaplah mendekati zina. Yakinlah akan tiba waktunya jodoh terbaik kan menghampirimu. Katakan padanya bahwa kamu ingin mengakhiri hubungan itu karena kamu ingin menguatkan hubunganmu dengan Allah. Jika dia pun ikut bertaubat, insyaAllah dia akan menjemputmu dengan cara yang Allah ridhoi yaitu menikahimu dan itulah bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu karena Allah.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BERQURBAN

    BERQURBAN

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Pinomat sakali saumur hidup” Oleh: Dr. M. Daud Batubara. MSi “Pinomat sakali saumur hidup” (setidaknya sekali seumur didup), untaian kata yang tidak jarang terdengar tercetus dari celah bibir masyarakat yang sering dikategorikan sebagai orang kurang mampu, ketika akan tiba Idul Adha (Hari Raya Haji), saat-saat masyarakat membicarakan qurban. Sebagai seorang muslim, rasanya memang keinginan untuk […]

  • Kuburan Godang Abad 8 di Pidoli

    Kuburan Godang Abad 8 di Pidoli

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Di Desa Pidoli Lombang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, ada makam besar. Perkiraan dibina abad 8 Masehi. Para arkeolog menyebutnya Makam Godang. Tetapi, warga Desa Pidoli menyebutnya Kuburan Godang (Kuburan Besar). Kuburan ini berlokasi di kawasan persawahan arah selatan pemukiman Pidoli Lombang. Dapat dijangkau melalui jalan tanah dengan kenderaan roda empat, sekitar 200 meter dari […]

  • Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Pelaku pelanggaran hak asasi manusia di Sumatera Utara masih didominasi kalangan oknum polisi dengan 249 kasus dari Januari hingga Novenber 2010. Sekretaris Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera (Bakumsu) Benget Silitonga di Medan, Kamis, mengatakan, pelanggaran HAM yang dilakukan oknum aparat kepolisian masih belum berkurang setiap tahunnya. Dia menjelaskan, tercatat pada […]

  • Ketika Mahasiswa Angkat Bicara, Akankah Pemerintah Berlapang Dada?

    Ketika Mahasiswa Angkat Bicara, Akankah Pemerintah Berlapang Dada?

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kalangan kampus kini kembali sedang menjadi sorotan. Pasca pemberitaan meme BEM UI yang bertuliskan The King of Lip Service.  Seperti diberitakan oleh gelora.co, Minggu (27/06/2021) bahwa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), Leon Alvinda Putra telah memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Penjelasan tersebut disampaikan Ketua […]

  • Anggota Koramil 14 Kotanopan Bantah Terlibat Tambang Emas Ilegal Dikawasan TMBG Madina

    Anggota Koramil 14 Kotanopan Bantah Terlibat Tambang Emas Ilegal Dikawasan TMBG Madina

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online : anggota Koramil 14 Kotanopan inisial DT dan M membantah keras memback up atau terlibat dalam aktifitas tambang emas ilegal  yang ada di kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) wilayah desa Batahan Kecamatan Kotanopan, Madina. Kepada wartawan, DT dan M menjelaskan informasi yang diterima redaksi dalam pemberitaan menyebut dugaan keterlibatan oknum anggota koramil […]

  • KPK tak percayai Polri dan kejaksaan

    KPK tak percayai Polri dan kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Permintaan KPK untuk mempergunakan tahanan TNI sebagai tempat bagi koruptor patut dipertanyakan. Padahal, rumah tahanan Polri dan kejaksaaan masih banyak yang kosong. Dengan demikian patut dicurigai, bahwa KPK tidak lagi mempercayai Polri dan kejaksaan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai bahwa KPK tidak percaya lagi dengan lembaga kepolisian dan […]

expand_less