Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Aktivis Pacaran Beralih Menjadi Aktivis Dakwah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Ummu Taqiyya
Aktivis Dakwah, Mompreneur

Berbagi kisah nyata.

Aku pernah merasa ujub dikagumi dan didekati banyak lelaki. Sambil bercermin merasa diri ini begitu cantik. Dekat dengan banyak lelaki dan bahkan menjalin hubungan sebelum nikah, menganggap pacaran itu keren, gaul, laris manis. Padahal nyatanya begitu hina. Astaghfirullah

Sampai saat ini aku sangat bersyukur, Allah lembutkan hati ini setelah membaca buku ustad Felix yang berjudul “Udah Putusin Aja”, dijelaskan juga fakta-fakta betapa ruginya pacaran, bukan hanya di dunia namun juga di akhirat.

Setan gak bakalan diam dong, seakan berbisik,

“nanti kamu gak dapat jodoh lho” ,

“eh kasihan lho dia”,

“Ntar kamu nyesal”,

“Dia anak orang hebat lho, ayahnya profesor, keluarga terpandang”

Tapi mengingat kembali bahwa aku manusia yang bakalan mati. Nanti kalau aku masih pacaran, tiba-tiba Allah cabut nyawaku bagaimana?

Aku takut!
Banyak yang aku takutkan, terutama aku takut di azab sama Allah, Sang Penciptaku.

Akhirnya bertekad kuat untuk benar-benar berhijrah, meninggalkan semua kemaksiatan dan bersegera menuju ketaatan.

Bisa diibaratkan “aktivis pacaran hijrah menjadi aktivis dakwah”.

Aku bahkan tak peduli lagi kapan dan siapa jodohku yang datang nanti.

Namun siapa sangka?
Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Jodoh yang pas di waktu yang tepat. Aku pun menikah di jalan dakwah.

Aku telah merasakan titik balik kehidupanku. Di saat aku bermaksiat, hidupku sengsara, hatiku hampa gundah gulana.

Namun, setelah aku memutuskan untuk taat pada Allah, justru kebahagiaan dan keberkahan hidup selalu Allah berikan. Alhamdulillah ‘alaa kulli hal.

Buat semua pembaca yang telah membaca tulisan ini, ingatlah bahwa surga telah menanti kita. Kenikmatan yang kekal akan kita dapatkan di sana. Bersabarlah dalam ketaatan, dan jangan ragu untuk meninggalkan kemaksiatan. Sebab waktu kita kian mendekat pada kematian.

Masih punya pacar, TTM-an, HTS-an, abang-adek, atau apapun istilahnya itu tetaplah mendekati zina. Yakinlah akan tiba waktunya jodoh terbaik kan menghampirimu. Katakan padanya bahwa kamu ingin mengakhiri hubungan itu karena kamu ingin menguatkan hubunganmu dengan Allah. Jika dia pun ikut bertaubat, insyaAllah dia akan menjemputmu dengan cara yang Allah ridhoi yaitu menikahimu dan itulah bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu karena Allah.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 252 Anggota Koperasi Kuala Tunak Tabuyung Hadiri RAT, Pertanggungjawaban Diterima

    252 Anggota Koperasi Kuala Tunak Tabuyung Hadiri RAT, Pertanggungjawaban Diterima

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TABUYUNG ( Mandailing Online) : Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kewajiban setiap koperasi, karena merupakan wujud dari pertanggung jawaban pengurus dan pengawas kepada anggota atas kinerjanya. Dalam menjalankan kewajiban tersebut, Koperasi Kuala Tunak yang ada di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Jum’at 23/8/2024 melaksanakan RAT. Ketua Koperasi Kuala Tunak […]

  • Karyawati BRI Mati Dibunuh

    Karyawati BRI Mati Dibunuh

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Karyawati Bank BRI Syariah Medan, Wahyuni Simangunsong (26), ditemukan tewas dalam kondisi tangan terikat, mulut dilakban di Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (02/08/2011). Jenazahnya sempat dikirim ke Rumah Sakit Umum (RSU) Djasamen Saragih, Pematang Siantar, dalam status tidak dikenali atau Mrs X. Menurut adik kandung korban, Ridho, jenazah korban akhirnya dikenali pihak keluarga setelah foto […]

  • 3 polisi Malaysia perkosa TKI di penjara

    3 polisi Malaysia perkosa TKI di penjara

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Harga diri bangsa Indonesia kembali terkoyak. Seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia yang ditahan di Kantor Polisi Bukit Mertajam, Pulau Penang, di perkosa oleh tiga polisi Diraja Malaysia di kantor polisi tersebut. Tindakan kekerasan seksual tersebut dilakukan sekira pukul pada pukul 06.00 tanggal 9 November 2012 waktu setempat. Hal itu disampaikan, Analis Kebijakan […]

  • FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara meminta Walikota Medan melarang Ahmadiyah melakukan aktifitasnya di Kota Medan, dengan mengeluarkan surat keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain. “Kami meminta agar Pemko Medan melarang aktifitas Ahmadiyah dengan membuat suatu keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain yaitu Jawa Timur dan daerah lainnya,” pinta Sekretaris […]

  • Dana Desa Dinilai Gagal, Bupati Diminta Evaluasi PMD Madina

    Dana Desa Dinilai Gagal, Bupati Diminta Evaluasi PMD Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dana Desa di Mandailing Natal dinilai gagal mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Kucuran Dana Desa yang mencapai ratusan milyar per tahun per desa pun dinilai mubazir alias tak menghasilkan apa-apa bagi ekonomi masyarakat desa. Kondisi ini dinilai akibat lemahnya visi pemerintahan desa sehingga tak mampu mensinergiskan pertumbuhan ekonomi ditengah kucuran Dana Desa […]

  • MENEGUHKAN PERAN ULAMA SEBAGAI MITRA PENGUASA

    MENEGUHKAN PERAN ULAMA SEBAGAI MITRA PENGUASA

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin pernah mengingatkan bahwa tujuan dari MUI adalah melayani umat (khadimul ummah) dan menjadi mitra pemerintah (shadiqul hukumah). Ia lalu menegaskan bahwa ke depan kemitraan antara MUI dan Pemerintah harus diperkuat (Gatra.com, 27/7/2019). Pengganti KH Ma’ruf Amin, yakni KH Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI yang baru […]

expand_less