Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Buku “Pengabdian Sepanjang Hayat”, Biografi Syamsir Loebis Untuk Teladan Generasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
  • print Cetak

Polisi itu kan bagian dari masyarakat, bertindak berdasarkan kode etik yang telah ditetapkan, jaga kehormatan kesatuan. Jika kita berpedoman pada niat baik, melakukan tugas dengan cara-cara yang baik insyaallah tidak ada masalah”.

Kalimat itu salah satu ungkapan yang diucapkan Kombes (Purn) H. Syamsir A. Loebis,SH glr Mangaraja Oloan Soripada di halaman 8, Bagian I, buku “Pengabdian Sepanjang Hayat, Dari Kombes Pol Hingga Ketua RW 3 Proide & Ketua DKM”.

Buku biografi Mangaraja Oloan Soripada ini ditulis oleh budayawan Mandailing, Drs. Mhd. Bahsan Parinduri (Jasinaloan). Edisi perdananya dicetak tahun 2021.

Buku ini layak menjadi teladan bagi generasi muda, terutama yang bercita-cita menjadi abdi negara di bidang kepolisian. Juga bagi mereka yang kini aktif sebagai polisi.

Komitmen, sikap, pandangan hidup hingga menjaga kehormatan kesatuan serta keistiqomahan kepada perintah Allah SWT  tergambar jelas di biografi Mangaraja Oloan Soripada ini.

Buku ini pun dihantar oleh sambutan mantan Wakapori, Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarn serta sambutan Ketua Umum PP Polri, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Bambang Hendarso Danuri,MM.

Kombes (Purn) H. Syamsir A. Loebis, SH glr Mangaraja Oloan Soripada adalah kelahiran Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing (Sumatera Utara) 30 Maret 1942.

Menamatkan Sekolah Rakyat (SR) tahun 1955; SMP Negeri Kotanopan tahun 1958; SMA Negeri Kotanopan tahun 1961; lulus Fakultas Hukum di Universitas Sumatera Utara tahun 1967.

Pendidikan Polri/ABRI antara lain, Sepawamil Angkatan II tahun 1968; Seskoabri Bagian Kepolisian di Ciputat, Jakarta.

Pernah menduduki jabatan antara lain, Kapolres Mempawa; Kapolres Singkawang; Dirlantas Polda Kalimantan Barat. Jabatan terakhir adalah Irda Pers Itjen Polri dari tahun 1995 sampai tahun 1997.

Rekam jejak keseharian Mangaraja Oloan Soripada juga tergolong lengkap di buku ini yang dikutip penulis dari para rekan kerja, relasi hingga orang-orang yang pernah berhubungan dengan Mangaraja Oloan Soripada.

Rekam jejak itu mampu menjadi suatu tauladan bagi kita semua dari sosok polisi yang bersahaja dan memiliki istiqomah. Insan Polri yang mengayomi, melindungi dan menjaga keamanan rakyatnya.

“Tiada kata berhenti, karena sejatinya ‘Sebuah Pengabdian’ itu tiada pernah akan berakhir hingga nyawa berpisah raga,” kata Nanan Soekarna di akhir tulisan sambutannya.

Bagi Bakhsan Parinduri, buku ini merupakan buku ke-9 yang dilahirkannya.

Wawancara Mandailing Online dengan Bakhsan di Silangit Koi, Hutasiantar, Panyabungan, Kamis (21/10/2021) terungkap bahwa dia pernah bernazar akan menerbitkan 10 buku sebagai persembahanya bagi Mandailing.

Nazar itu diniatkannya ketika usia muda, yakni di masa kuliah.

Niat itu muncul sebagai kegelisahannya melihat minimnya buku-buku yang berkaitan dengan ke-Mandailing-an, baik sejarah, kebudayaan hingga biografi tokoh-tokoh panutan.

Buku yang telah dilahirkan alumni Fakultas Ilmu Budaya USU dan FKIP Unimed ini meliputi:

– Menerjemahkan karya Willem Iskander dalam buku “Mengenal Lebih Jauh, Willem Iskander dan Si Bulus-Bulus Si Rumbuk-rumbuk” bersama (alm) Z. Pangaduan Lubis. (2011).

– Novel Mandailing “Mangirurut”  (2013).

Buras Lopo Mandailing (2013).

Panduan Markobar (2014).

Simomoson (Panduan Penulisan Aksara Mandailing/Aksara Tulak-Tulak) (2016).

Kamus Mandailing Indonesia (2019)

Kearifan Mandailing dalam Tradisi Lisan (2019).

Filosofi Mandailing dalam 1395 Ajar Poda (2020).

Pengabdian Sepanjang Hayat (2021).

Bakhsan Parinduri merupakan budayawan Mandailing yang terus eksis menjadi narasumber utama tentang budaya Mandailing; pemain/pelatih perkusi Mandailing/penutur tradisi lisan Mandailing/pemadu acara adat Mandailling di Medan hingga Jakarta. Beliau juga yang memadu acara adat pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu putri Presiden Jokowi.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

    Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ketua Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas (KGP) mengatakan telah terjadi pengusiran TKA China di beberapa daerah. Hal tersebut indikasi kebangkitan pribumi karena telah berani memperjuangkan haknya. KGP berpendapat, rakyat akan terus mengusir TKA Cina karena menganggap kedatangan mereka sebagai penjajahan terhadap bumi pertiwi. KGP menilai, […]

  • Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5. Dibanding Dapil lain. Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara. Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan. Mengapa harus bersyukur? Ya, karena wartawan itu selama ini […]

  • Marhata-Hata Dalam Upacara Marhorja di Nagari Kota Nopan, Rao Utara, Pasaman (2-selesai)

    Marhata-Hata Dalam Upacara Marhorja di Nagari Kota Nopan, Rao Utara, Pasaman (2-selesai)

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      2) Pelengkap dalam Marhorja (Pernikahan) Ada empat jenis bahan dan hewan penting di dalam perlengkapan marhorja yaitu: pira manuk na nihobolan (telur ayam), manuk (ayam), hambeng (kambing), dan horbo (kerbau). Tingkat mangupa dalam marhorja kecil dan mendasar paling sedikit harus memenuhi bahan penting sebutir telur ayam, tingkat kedua harus mengandung ayam, tingkat ketiga harus […]

  • Mangaraja Kumala Oloan Nasution : FPPAB Masih Terbentur Dana

    Mangaraja Kumala Oloan Nasution : FPPAB Masih Terbentur Dana

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Forum Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal, Emil Nasution gelar Mangaraja Kumala Oloan Nasution mengungkapkan masih banyak kendala yang dihadapi organisasi ini dalam upaya meningkatkan kinerja dan program FPPAB. Itu dikatakannya pada acara Konsolidasi dan Sosialisai Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat dan Budaya se-Kabupaten Mandailing Natal di aula Hotel Abara, Panyabungan, […]

  • Dahlan Terjun Langsung Bersihkan Parit

    Dahlan Terjun Langsung Bersihkan Parit

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution turun langsung membersihkan parit di jalan lintas Sumatera, tepatnya depan SPBU Pasar Baru, Panyabungan, Jumat (13/1). Parit tersebut sering menjadi sumber banjir. Keikutsertaan Wabub dalam pembersihan parit jalan mendapat tanggapan dari pemakai jalan yang sering melihat di lokasi itu memang langganan banjir akibat tersumbat.(medanbisnis)

  • PT Rendi Harus Bangun Kebun Plasma Untuk Warga Singkuang

    PT Rendi Harus Bangun Kebun Plasma Untuk Warga Singkuang

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Rendi Permata Raya harus merealisasikan kebun plasma sawit kepada warga Singkuang 1 Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina). Pembangunan plasma merupakan kewajiban perusahaan itu sesuai tuntutan aturan yang berlaku. Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution memberikan waktu tempo 1 bulan bagi PT. Rendi Permata Raya untuk memulai pembangunan kebun plasma […]

expand_less