Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Selalu Longsor, Trase Jalinsum Titik Purba Lamo Dialihkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
  • print Cetak

Pengendara sepeda motor memperhatikan satu alat berat yang tengah mendatarkan tebing jalan dalam pengerjaan alih trase jalan lintas Sumatera titik Purba Lamo, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (29/10/2021). Foto: Mandailing Online/Ojie

LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Pemerintah terpaksa mengalihkan trase jalan lintas Sumatera di titik Desa Purba Lamo Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Alih trase ini satu-satunya solusi karena badan jalan telah beberapa kali amblas dan longsor.

Longsor itu selalu menimbulkan masalah transportasi karena ruas jalan ini merupakan jalan utama jalur tengah lintas Sumatera Utara.

Badan jalan di kilometer 146 (1+600) yang amblas dan longsor tersebut meliputi hampir seluruh lebar badan jalan dengan panjang longsoran lebih kurang 50 meter.

Penanganan yang dilakukan selama ini belum menghasilkan solusi yang baik, karena longsor dan amblas masih juga terjadi.

Jalur lintas Sumatera dari titik Desa Purba Lamo hingga Desa Aek Marian merupakan titik rawan longsor memiliki banyak jurang diperparah oleh banyaknya tikungan-tikungan tajam.

Pantauan Mandailing Online Jum’at (29/10 /2021) pekerja tengah melakukan pekerjaan alihtrase jalan sepanjang 130 meter saat ini sedang berlangsung.

Satu unit excavator sedang melakukan pengerukan tanah dari lereng sebelah kanan badan jalan dan tanah dipindahkan ke sisi kiri bagian sisi jurang.

Informasi yang diperoleh dari pekerja, kegiatan alihtrase jalan ini merupakan paket longsoran Sidempuan-Jembatan Merah- Ranjobatu dari Kementerian PUPR tahun anggaran 2021. 

Pekerja mengungkapkan, setelah pendataran badan jalan yang baru selesai, maka akan dilanjutkan ke tahap pengerasan, sehingga dapat dilakukan pengaspalan kembali. Pola ini akan mempercepat perampungan sehingga arus lalulintas dapat nyaman secepatnya.

Sulhan Lubis seorang  pengemudi bus Antar Kota Antar Provinsi mengatakan jalur ini memang salah satu jalur extrim pada jalur lintasan Sumatera, dimana di titik itu pengemudi dituntut harus ekstra hati -hati.

“Kita pengemudi berharap agar tidak pada titik itu saja jalan yang diperbaiki, juga pada titik jalan lainnya,” ucapnya.

Meski di lokasi tersebut sedang dilakukan pekerjaan alihtrase jalan namun arus lalulintas tidak terganggu, dan cenderung lancar.

Peliput: Ismail Ojie

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat memiliki potensi penghasil listrik puluhan Mega Watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Volume arus air di sungai ini sangat besar karena adanya pertemuan dua suangi besar yang menyatu,yakni Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola. Berdasar data Mandailing Online, […]

  • Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Prof DR Anwar Nasution menyatakan mendukung penuh terhadap rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengajukan hak paten Kopi Mandailing. Itu dicetuskan mantan kepala BPK RI ini dihadapan tim Dewan Riset Daerah Madina yang dipimpin Syahrir Nasution saat melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Mandailing Natal di Jakarta, beberapa hari lalu. “Kita khusus bertemu […]

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

  • Isu Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Madina Mengundurkan Diri Merebak

    Isu Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Madina Mengundurkan Diri Merebak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online : Isu pengunduran diri sejumlah pejabat di Pemkab Madina meyebar luas di kalangan masyarakat dan ASN ( aparatur sipil negara ). Dari kabar yang beredar luas pejabat itu setingkat eselon II. Plt Sekda Madina Sahnan Pasaribu yang dikonfirmasi seputar kebenaran hal itu pun tidak menjawab. Sebelumnya diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina Ridwan Daulay […]

  • Anggota KPU Asahan Meninggal

    Anggota KPU Asahan Meninggal

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggota KPU Asahan Edy Syam meninggal dunia, Sabtu (26/4/2014). Kabar duka ini disampaikan oleh anggota KPU Sumut Yulhasni yang pagi tadi mendapat info dari Ketua KPU Asahan. “Edy Syam ikut dalam Rapat Pleno Tingkat Provinsi. Waktu itu saya melihat dia masih pucat. Katanya dia baru saja keluar dari rumah sakit. Setelah rapat disini, […]

  • Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) diminta segera meninjau beberapa proyek fisik tahun 2015 ini di Kecamatan Panyabungan Timur bersumber dana dari APBD Madina. Tinjauan Komisi III itu sangat diperlukan agar ada pengawasan sejak dini terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek. Sejumlah warga menduga pihak pemborong dan pejabat pemerintah bersekongkol merendahkan mutu […]

expand_less