Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Mengunjungi Penghuni Gubuk di Sekitar Pemakaman Dusun Tanjung Tua

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak


Hidup Nomaden setelah Ayah Meninggal dan Ibu Sakit Jiwa
Sungguh tragis kehidupan yang dijalani kakak beradik, Kholia Harahap (35) dan Dian Harahap (7). Di tengah kemajuan zaman yang serba canggih, keduanya justru hidup serba kekurangan dalam segala hal.
eduanya tinggal di gubuk reyot seadanya di dekat kuburan umum Dusun Tanjung Tua, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Ketika disambangi METRO, Kamis (18/11), kakak beradik ini mengaku, baru menempati gubuk yang dibuatnya sendiri sejak 3 minggu terakhir. Sebelumnya, mereka pindah dari gubuk ke gubuk lainnya. Alasannya hanya satu, mereka tak punya tempat tinggal. Dan hidup nomaden (berpindah-pindah,red) itu sudah dijalani sejak 6 tahun lalu.

“Kami hidup seperti ini sekitar 6 tahun terakhir, sejak ayah kami meninggal di Desa Hasahatan Dolok (Kecamatan Sipirok). Kami tak punya tempat tinggal,” kata Kholia.

Diceritakannya, untuk memenuhi kebutuhan hidup, keduanya harus menunggu jika ada warga yang meminta untuk bekerja secara upah di ladangnya. Dan upah kerja tersebut yang digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya.

“Kalau ada yang mengajak kerja, biasanya ada upahnya Rp30 ribu per hari. Lalu, kami belikan beras dan kebutuhan lain. Jika tidak ada, sesekali kami mengunjungi famili di pasar untuk mendapatkan makanan,” terangnya.

Ditambahkannya, mereka 3 bersaudara, 1 laki-laki dan 2 perempuan dan setelah ayahnya meninggal dan dikebumikan di Desa Hasatan Dolok, ibunya mengalami gangguan jiwa dan saat ini bersama keluarga lain di Padangsidimpuan (Psp), sedangkan adiknya yang laki-laki, Hotman Saputra (13) saat ini bekerja di salah satu kedai nasi di Pasar Sipirok.

“Mereka tak sekolah, ibu kami stres setelah ayah meninggal dan sekarang di Psp. Adik saya membantu rumah makan di Pasar Sipirok dan sesekali dia datang membawa makanan,” ungkapnya.

Pantauan METRO Kamis (18/11), kondisi kehidupan kedua kakak beradik tersebut sangat memprihatinkan, baju yang dikenakan sudah kumal, kulit tampak lusuh, rambut kucel. Di dalam gubuk, ada tikar plastik yang dibalut daun salak serta ilalang kering berukuran sekitar 2 x 1,5 meter persegi. Ironinya, itu semua tak berguna bila hujan turun.

Kholia tidak pernah mengenyam sekolah, demikian juga Dian, sementara Hotman pernah tapi tidak sampai tamat SD. Mereka tidak punya keluarga lagi. Soal makan, tidak tentu, kadang sekali, kadang dua kali dalam sehari.

Di gubuk yang berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman warga tersebut mereka bertahan entah sampai kapan. (*)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hj Lely Artati Gugat Pimpinan DPRD Madina dan DPP Partai Hanura

    Hj Lely Artati Gugat Pimpinan DPRD Madina dan DPP Partai Hanura

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik pergantian Ketua DPRD Madina resmi masuk ke ranah hukum. Hj. Lely Artati yang diberhentikan secara sepihak dari jabatan ketua DPRD Madina, melakukan gugatan terhadap pimpinan DPRD Madina sebagai Tergugat I dan DPP Partai Hanura sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Mandailing Natal, Selasa (3/7/2018). Melalui kuasa hukumnya dari Law Office […]

  • TOR-TOR MANDAILING

    TOR-TOR MANDAILING

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : ASKOLANI NASUTION   Tor-tor Mandailing tiba-tiba menjadi ikon seni tari penting dalam proses pernikahan Boby Nasution dan Kahiyang Ayu. Tentu karena begitu massif pemberitaan di berbagai media. Momen itu sekaligus mengundang rasa ingin tahu publik tentang berbagai entitas budaya Mandailing yang disuguhkan dalam proses pernikahan, termasuk Tor-Tor. Sebagai salah satu seni tari tradisional […]

  • Lepas Kontingen Nasyid, Bupati Madina Ingatkan Pesan Dakwah Dari Kasidah Dan Nasyid

    Lepas Kontingen Nasyid, Bupati Madina Ingatkan Pesan Dakwah Dari Kasidah Dan Nasyid

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kontingen Nasyid Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) yang akan berlaga di tingkat Provinsi hari ini Rabu 9/8/2023 dilepas oleh Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution. Festifal Nasyid dan Kasidah tingkat Provinsi ini akan digelar tanggal 10 -13 di Medan. Kontingen Nasyid dan Kosidah ini sendiri berjumlah 31 orang terdiri dari 11 group […]

  • Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK, (MO)- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyiagakan alat berat beserta operatornya untuk mengantisipasi bencana longsor yang datang secara tiba-tiba. “Alat berat jenis ekskavator dan ‘louder’ beserta operatornya sudah disiagakan untuk memberikan bantuan jika ada longsor atau bencana lainnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Reflin, Minggu 18 November 2012. Dia […]

  • BKSDM Madina Goreng Anggaran 226,7 Persen Untuk Sertifikasi Kelembagaan dan Kompetensi Tahun 2026

    BKSDM Madina Goreng Anggaran 226,7 Persen Untuk Sertifikasi Kelembagaan dan Kompetensi Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Pemkab Mandailing Natal kembali menjadi sorotan publik setelah menganggarkan Rp.2.024.018.000 untuk sertifikasi kelembagaan pembangunan kompetensi manajerial dan fungsional tahun 2026. Angka ini merupakan kenaikan drastis 226,7% dari tahun 2025 yang hanya Rp.619.599.000. Dada yang diperoleh anggaran senilai Rp.2.024.018.000 di diskripsi untuk penilaian kopetensi untuk pimpinan jabatan tinggi pratama […]

  • Sukseskan Pilkada 2024, Dukcapil Madina Optimis Perekaman E-KTP bagi Pemula 

    Sukseskan Pilkada 2024, Dukcapil Madina Optimis Perekaman E-KTP bagi Pemula 

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Madina ngebut jaring pemilih pemula jelang Pilkada 2024. Ridwan Nasution Kadis Dukcapil Madina membeberkan Dukcapil terus jemput bola dengan menyediakan perekaman E KTP di Kecamatan. “kiranya para pemula dan yang belum memiliki KTP sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil […]

expand_less