Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Menikah Pasti Ada Ujiannya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Aktivis Dakwah dan Pemerhati Keluarga Muslim

Menurut KBBI, nikah adalah perjanjian perkawinan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Secara istilah, pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. (Tirto.id)

Jadi, menikah adalah penyatuan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahrom dalam suatu ikatan yang menghalalkan dan menjadikan mereka mahrom.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran surah Ar-Rum ayat 21: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu hidup tentram bersamanya. Dan Dia (juga) telah menjadikan di antaramu (suami, istri) rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir,” (Ar-Rum [30]: 21).

Setelah diucapkan ijab qobul maka seorang lelaki dan perempuan akan terikat dalam sebuah pernikahan yang sangat sakral dan bisa mengguncang Arsy Allah. Dan menikah juga adalah ibadah terlama atau terpanjang dalam kehidupan manusia. Karena menikah adalah ibadah terlama, maka pastinya untuk menjalankan ini setiap umat manusia tidak akan luput dari ujian yang menyertainya. Oleh karenanya, setiap pernikahan itu dibutuhkan kesabaran, ketabahan, perjuangan, dan keikhlasan yang tiada habisnya.

Di dalam pernikahan itu pasti ada pasang surutnya, sebab dijalani oleh dua orang yang memiliki pemikiran, sifat ego dan hawa nafsu. Jadi, setiap proses perjalanannya akan selalu ada perselisihan yang menyertainya. Atau bahkan akan ada ujian orang ketiga yang akan menghancurkan indahnya sebuah pernikahan.

Apalagi saat ini ketika kita hidup dalam sistem kapitalisme, dimana setiap umat manusia lebih banyak mengutamakan kebahagiaan sesaat dalam menjalankan kehidupannya. Jadi bisa saja ujian itu akan datang mulai dari kondisi keuangan, hadirnya para pelakor, atau tidak adanya waktu diantara pasangan suami istri untuk saling memadu kasih sebab sibuknya mereka dalam mengumpulkan pundi-pundi uang.

Iya, hal ini sangat menjadi pemicu yang sering muncul dalam ujian sebuah pernikahan. Karena tidak bisa kita pungkiri, ketika kita hidup dalam sistem kapitalisme mengakibatkan tujuan dari sebuah pernikahan akan menjadi kabur dan tidak lagi sesuai ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Hari ini banyak pasangan suami istri yang bisa saling memaki hanya karena mereka kekurangan uang yang mengakibatkan rasa cinta antara mereka menjadi berkurang. Dan hal ini akan memicu munculnya orang ketiga yang akan lebih memperburuk hubungan suami istri. Iya, semua ini muncul karena kita hidup dalam sistem kapitalisme yang membuat suami istri menjadi musuh yang akan saling menjatuhkan.

Itulah makanya, kita hari ini sangat membutuhkan sistem islam kaffah agar kehidupan kita kembali sesuai fitra manusia yang sudah Allah tetapkan. Dalam sistem islam kaffah seluruh umat manusia akan memahami apa hakikat dan tujuan dari sebuah kehidupan sehingga mereka akan menjalankan sebuah pernikahan sesuai dengan yang Allah perintahkan.

Seorang istri tidak lagi sibuk mengejar karir dunia yang membuat dia menelantarkan keluarganya. Dan seorang suami akan bertanggung jawab kepada seluruh keluarganya dan akan memahami dirinya adalah seorang qowwam yang harus mengayomi keluarganya. Sebab mereka akan paham akan hak dan kewajiban mereka masing-masing.

Dan jika kita hidup dalam sistem islam kaffah maka urusan keuangan, orang ketiga atau persoalan lainnya, tidak akan lagi menjadi pemicu keretakan rumah tangga kaum muslimin sebab kita akan sadar bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara, bersyukur atas segala pemberian Allah akan membuat hati kita tenang dan kita tidak akan lebih mementingkan kebahagiaan semu dalam kehidupan dunia ini sebab apa pun yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya di yaumil hisab nantinya.

Maka untuk menyelesaikan seluruh persoalan kehidupan termasuk pernikahan, kita butuh hidup dalam sistem islam kaffah agar kita bisa merasakan kehidupan yang Rahmatan lil ‘alamiin sesuai yang telah Allah janjikan.

Dan sekali lagi setiap pernikahan itu pasti ada ujiannya, tetapi jika kita hidup dalam sistem islam kaffah, maka kehidupan kita akan lebih terarah dan kita akan lebih memahami arti ujian yang Allah berikan kepada kita tanpa harus takut tidak mendapatkan segala kemewahan dunia yang fatamorgana ini. Sebab dalam sistem islam kaffah ketaqwaan seorang hamba akan selalu terjaga karena mereka hanya memikirkan bagaimana cara untuk selalu menjadi hamba yang taat kepada Allah, sehingga dengan ketaqwaan itu membuat Allah meridhoi mereka dan mereka mendapatkan ganjaran pahala yang luar biasa serta layak menjadi penghuni surga-Nya.

Sebagai hamba kita harus sadar bahwa setiap manusia pasti akan Allah berikan ujian, baik itu ujian keburukan ataupun kebahagiaan. Jadi, nikmati saja setiap ujian yang kita alami dengan tetap bertaqwa kepada Allah dan berprasangka baiklah selalu kepada Allah. Sebab apa yang Allah berikan pastilah yang terbaik untuk hamba-hambaNya.

Wallahu’alam Bishawwab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menurunkan tarif angkutan umum, menyusul penurunan harga BBM oleh Pertamina per 1 April 2016, termasuk bensin dan solar. Organda (Organisasi Angkutan Darat) Madina juga didesak melakukan kajian bagi perubahan tarif itu dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah. “Ini merupakan penurunan harga BBM yang kedua kalinya, sehingga penurunan […]

  • Awal Juni Ada Razia Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Madina

    Awal Juni Ada Razia Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Madina

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT Pependa) atau Kantor Samsat Panyabungan bekerjasama dengan PT. Ak. Jasaraharja dan Satlantas Polres Mandailing Natal akan menggelar Razia Gabungan Kepatuhan Pajak Kenderaan Bermotor yang dimulai Tanggal 3 hingga 6 Juni 2024. Kepala UPT. Pependa Kantor Samsat Panyabungan Salamat Nasution S.Sos mengatakan razia gabungan dilaksanakan […]

  • Kondisi Banjir Manyabar

    Kondisi Banjir Manyabar

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pasca Banjir Panyabungan, Mandailing Online. Kondisi Banjir Desa Manyabar yang dipenuhi sampah kayu berserakan dan endapan lumpur hingga 30cm. Masyarakat desa berharap perhatian penuh pemerintah daerah atas kondisi mereka yang sangat membutuhkan bantuan dan harapan supaya mereka yang terkena dampak langsung banjir dan yang mengalami kerusakan rumah bisa dialokasikan ke wilayah yang lebih aman dari […]

  • Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dispenda Sumut Rp9,3 M

    Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dispenda Sumut Rp9,3 M

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Puluhan massa tergabung dalam Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) melakukan aksi unjukrasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Selasa (08/03/2011). Dalam aksinya, mereka meminta Kejatisu mengusut tuntas seluruh kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kepala dan Wakil Kepala Daerah serta mantan Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Sumut tanpa […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 4)

    MARSIDAO-DAO (episode 4)

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Andos dope torang niari i, ma tarbege sora ni kuhuran ni Si Siti tingon dapur ni bagas i, marsitune-tunean dohot sora ni tarahim tingon masojid, ima namaraek kotu Subuh. Gamok-gamok dope ilala ia mata nia namangkuhuri. Alaklai nia si Imran les namodom dope i amparan parpodoman ni alai i […]

  • Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5. Dibanding Dapil lain. Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara. Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan. Mengapa harus bersyukur? Ya, karena wartawan itu selama ini […]

expand_less