Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
  • print Cetak

Iskandar Hasibuan, Maradotang Pulungan, Ridwan Lubis, Gong Matua Hasibuan

 

Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5.

Dibanding Dapil lain.

Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara.

Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan.

Mengapa harus bersyukur?

Ya, karena wartawan itu selama ini selalu dituntut menguasai persoalan demi persoalan di dalam kehidupan masyarakat.

Bergumul dengan dinamika dan aspirasi rakyat.

Wartawan dalam bekerja harus didukung perangkat-perangkat intelektual agar mempunyai banyak kecakapan dalam mengamati perkembangan sosial kemasyarakatan, sosial politik, dinamika pembangunan, mengontrol pemerintahan.

Wartawan juga sebagai pengamat. Sebagai saksi mata. Pencatat sejarah. Untuk melakukan hal-hal tersebut secara bersamaan, wartawan harus memiliki softskill yang baik.

Memang, wartawan bukan ahli ekonomi. Bukan spesialis kedokteran. Bukan pakar hukum. Bukan ahli tata pemerintahan. Juga mungkin tak ahli soal hama tanaman.

Tetapi, karena banyak melakukan wawancara dengan semua lintas sektoral menjadikan wartawan memiliki penguasaan terhadap dinamika ekonomi. Surut laju kesehatan, pendidikan. Dinamika penegakan hukum, hingga dilema pertanian serta perjalanan pemerintahan.

Alhasil, wartawan memiliki banyak pengetahuan di hampir semua sektor.

Pun, wartawan itu sebenarnya tak memiliki kekayaan harta yang banyak. Bahkan banyak keluarga wartawan berada nyaris di atas garis keluarga miskin. Karena profesi wartawan tak menjanjikan kekayaan. Mau kaya, keluar saja dari profesi wartawan.

Tetapi pers mampu membangkitkan optimisme kreatif masyarakat dalam menghadapi perubahan, salah satu caranya dengan memberdayakan kesadaran untuk kemandirian publik.

Pers memiliki tanggung jawab besar terhadap perkembangan daerah juga negara.

Ketika ada wartawan yang mencaleg, lalu menjadi anggota DPRD. Dia akan menjadi politisi yang berbasis wartawan.

Politisi yang berbasis pers biasanya lebih kritis dan lantang bersuara di gelanggang legislatif. Karena banyak pengetahuan di hampir semua sektor. Karena sudah terbiasa menulis aspirasi rakyat. Kerena sudah terbiasa hidup sederhana. Karena lebih tahan banting.

Itulah alasan saya mengapa warga Dapil Madina 5 harus bersyukur punya caleg dari figur-figur wartawan.

Apakah mereka nanti mau terima gratifikasi, sogok dll?

Tergantung iman manusianya. Jika pun, mungkin ala kadarnya. Karena sudah biasa tahan banting.

Siapa saja itu :

Iskandar Hasibuan dari PDI Perjuangan. Wartawan harian Waspada dan kini Pimpinan Redaksi Malintang Pos.

Maradotang Pulungan dari PKS. Wartawan harian Portibi DNP.

Ridwan Lubis dari PAN. Wartawan Harian Metro Tabagsel.

Gong Matua Hasibuan dari Golkar. Dulu di Harian Mimbar Umum. Kini di mingguan Sumteng Pos. (Dahlan Batubara / bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tympanum Novem Films kembali merilis satu film Mandailing, berjudul “Marina”. Film berbahasa Mandailing yang berdurasi nyaris 2 jam itu telah beredar di toko-toko kaset di pasaran dalam bentuk VCD. Film “Marina” ini digarap dengan plot cerita lebih lentur agar penonton lebih terhibur. Rodang Tinapor di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal […]

  • Sekretaris Komisi III DPRD Madina Nasrul Hilmi Nasution Ternyata Sering Absen Dalam Agenda Dewan

    Sekretaris Komisi III DPRD Madina Nasrul Hilmi Nasution Ternyata Sering Absen Dalam Agenda Dewan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Ketidak hadiran Sekretaris Komisi III DPRD Madina Nasrul Hilmi Nasution dalam sejumlah agenda kerja Dewan sedang jadi sorotan. Sudah hampir setahun sejak dilantik jadi anggota DPRD Madina dari Partai Golkar Nasrul Hilmi Nasution nyaris tidak pernah mengikuti agenda resmi DPRD seperti sidang paripurna. Dan baru baru ini Komisi III DPRD […]

  • Arus Banjir di Halaman Rumah

    Arus Banjir di Halaman Rumah

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang pria di Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021) mengarungi arus banjir di depan satu unit rumah. Sekitar 200 rumah terbenam di desa ini menyusul luapan Sungai Batang Natal akibat curah hujan yang kontiniu dalam beberapa hari terakhir. Foto: Muhammad Yusuf

  • Satu Rumah Terbakar di Usor Tolang, Kotanopan

    Satu Rumah Terbakar di Usor Tolang, Kotanopan

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Sijago merah mengamuk mengahuskan satu unit rumah milik Halolotan Lubis (65) di Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (3/9). Tidak ada korban jiwa. Namun rumah dinding papan itu ludes tak tersisa bersama barang-barang yang tak sempat terevakuasi. Data diperoleh dilokasi kejadian, sumber api sejauh […]

  • Target Ekspor Kopi Mandailing 120.000 Ton

    Target Ekspor Kopi Mandailing 120.000 Ton

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka penjualan atas nama Kopi Mandaling sebesar 120.000 ton merupakan target minimal dari prosfek ekspor kopi Indonesia yang di targetkan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI). Angka itu merupakan bagian dari target ekspor kopi 900.000 hingga 1,2 juta ton per tahun. Kopi merupakan komoditas yang diperdagangkan di bursa komoditas, terutama di London dan New York. Disebutkan, Indonesia merupakan urutan ke-4 setelah Ethiopia, Vietnam […]

  • Obama kutip filosofi Pancasila?

    Obama kutip filosofi Pancasila?

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)  – Pesan politik Nasionalisme Baru yang diusung Presiden Barack Obama diduga terinspirasi politik Indonesia. Politisi Partai Republik, Michael Patrick Leahy, mengatakan ada inti pesan Obama dalam pidatonya yang sangat mirip dengan pidato Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno, tentang Pancasila. Analisis Leahy ini dimuat dalam laman American Thinker beberapa waktu lalu. Dengan lugas Leahy […]

expand_less