Senin, 31 Agu 2026
light_mode

Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
  • print Cetak

Iskandar Hasibuan, Maradotang Pulungan, Ridwan Lubis, Gong Matua Hasibuan

 

Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5.

Dibanding Dapil lain.

Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara.

Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan.

Mengapa harus bersyukur?

Ya, karena wartawan itu selama ini selalu dituntut menguasai persoalan demi persoalan di dalam kehidupan masyarakat.

Bergumul dengan dinamika dan aspirasi rakyat.

Wartawan dalam bekerja harus didukung perangkat-perangkat intelektual agar mempunyai banyak kecakapan dalam mengamati perkembangan sosial kemasyarakatan, sosial politik, dinamika pembangunan, mengontrol pemerintahan.

Wartawan juga sebagai pengamat. Sebagai saksi mata. Pencatat sejarah. Untuk melakukan hal-hal tersebut secara bersamaan, wartawan harus memiliki softskill yang baik.

Memang, wartawan bukan ahli ekonomi. Bukan spesialis kedokteran. Bukan pakar hukum. Bukan ahli tata pemerintahan. Juga mungkin tak ahli soal hama tanaman.

Tetapi, karena banyak melakukan wawancara dengan semua lintas sektoral menjadikan wartawan memiliki penguasaan terhadap dinamika ekonomi. Surut laju kesehatan, pendidikan. Dinamika penegakan hukum, hingga dilema pertanian serta perjalanan pemerintahan.

Alhasil, wartawan memiliki banyak pengetahuan di hampir semua sektor.

Pun, wartawan itu sebenarnya tak memiliki kekayaan harta yang banyak. Bahkan banyak keluarga wartawan berada nyaris di atas garis keluarga miskin. Karena profesi wartawan tak menjanjikan kekayaan. Mau kaya, keluar saja dari profesi wartawan.

Tetapi pers mampu membangkitkan optimisme kreatif masyarakat dalam menghadapi perubahan, salah satu caranya dengan memberdayakan kesadaran untuk kemandirian publik.

Pers memiliki tanggung jawab besar terhadap perkembangan daerah juga negara.

Ketika ada wartawan yang mencaleg, lalu menjadi anggota DPRD. Dia akan menjadi politisi yang berbasis wartawan.

Politisi yang berbasis pers biasanya lebih kritis dan lantang bersuara di gelanggang legislatif. Karena banyak pengetahuan di hampir semua sektor. Karena sudah terbiasa menulis aspirasi rakyat. Kerena sudah terbiasa hidup sederhana. Karena lebih tahan banting.

Itulah alasan saya mengapa warga Dapil Madina 5 harus bersyukur punya caleg dari figur-figur wartawan.

Apakah mereka nanti mau terima gratifikasi, sogok dll?

Tergantung iman manusianya. Jika pun, mungkin ala kadarnya. Karena sudah biasa tahan banting.

Siapa saja itu :

Iskandar Hasibuan dari PDI Perjuangan. Wartawan harian Waspada dan kini Pimpinan Redaksi Malintang Pos.

Maradotang Pulungan dari PKS. Wartawan harian Portibi DNP.

Ridwan Lubis dari PAN. Wartawan Harian Metro Tabagsel.

Gong Matua Hasibuan dari Golkar. Dulu di Harian Mimbar Umum. Kini di mingguan Sumteng Pos. (Dahlan Batubara / bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua TP-PKK Sumut Berbagai Makanan Bergizi dengan Penderita Stunting di Madina

    Ketua TP-PKK Sumut Berbagai Makanan Bergizi dengan Penderita Stunting di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Sumatera Utara (Sumut) Ny. Nawal Lubis memberikan makanan bergizi kepada penderita stunting atau gagal tumbuh akibat kurang gizi di Bagas Godang, Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (15/6). Pemberian makanan bergizi itu dihadiri Ketua TP PKK Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahani, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi, Kadis Kesehatan […]

  • Heboh, Desa Huta Dangka Dipindahkan dari Kotanopan ke Hutabargot

    Heboh, Desa Huta Dangka Dipindahkan dari Kotanopan ke Hutabargot

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kabupaten Madailing Natal heboh lagi. Desa Huta Dangka di Kecamatan Kotanopan dipindahkan ke dalam wilayah Kecamatan Hutabargot. Pemindahan itu tertuang pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 146.1-4717 Tahun 2020 Tentang Penetapan Nama, Kode dan Jumlah Desa di Seluruh Indonesia Tahun 2020. Di lampiran Kepmendagri itu pada tabulasi Kecamatan Kotanopan ditetapkan secara jelas pemindahan […]

  • Atika Bawa Tim, Terobos Medan Banjir

    Atika Bawa Tim, Terobos Medan Banjir

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menerobos medan banjir membutuhkan nyali kuat, apalagi bagi seorang gadis muda. Itu yang dilakukan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (20/12/2021) ketika harus bisa sesegera waktu dapat memasuki desa-desa yang diterjang banjir di Pantai Barat zona terparah hantaman banjir di Mandailing Natal (Madina). Bahkan hari Senin atau dua hari setelah banjir melanda masih […]

  • IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

    IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Setelah menunggu lama, akhirnya Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN SU) Medan dipastikan berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2011. Proses pengajuan sudah memasuki tahap pemberkasan dan tinggal menunggu disahkan. Hal itu ditegaskan Rektor IAIN SU Prof Dr Nur A Fadhil Lubis MA kepada wartawan di Medan, Senin (8/11). “Pada 2011, […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap 12 Pelaku Kejahatan

    Polsek Panyabungan Tangkap 12 Pelaku Kejahatan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polisi Sektor (Polsek)  Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menangkap 12 pelaku kejahatan dalam beberapa terakhir. Mereka ditangkap di berbagai tempat. Kapolsek Panyabungan, AKP Topan HT, Selasa (27/1) menyatakan masing-masing yang ditangkap berbeda tindak kejahatannya, mulai curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kenderaan bermotor) dan curat (pencurian dengan pemberatan) serta […]

  • Kasus di Dinas Kesehatan Madina, Jaksa Jangan Main Mata

    Kasus di Dinas Kesehatan Madina, Jaksa Jangan Main Mata

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kalangan di Mandailing Natal mengharapkan Kejakasaan Negeri  Mandailing Natal (Madina) tidak main mata dengan oknum-oknum di Dinas Kesehatan Madina terkait kasus karupsi yang kini ditangani Kejaksaan Agung. “Saya mengharapkan agar tidak ada yang bermain di kasus Dinas Kesehatan itu. Sebab, pihak Aliansi Masyarakat Peduli  Madina sudah bekerja keras membersihkan koruptor […]

expand_less