Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR : AKBP Fatori akan dicopot dari
jabatannya sebagai Kapolresta Pematangsiantar akibat melakukan
penganiayaan terhadap wartawan Trans TV, Andi Siahaan dalam sel
tahanan.

Fatori kembali melakukan ‘pengancaman’ terhadap Andi Siahaan,
dengan cara akan menembak bagian kepala. Minggu 5 Desember 2010 pukul
08.10 WIB. Bahkan Fatori meludahi Andi Siahaan saat berada dalam sel
tahanan.

Hal tersebut disampaikan langsung Andi Siahaan melalui surat
elektronik atau email singkat pada sejumlah wartawan, dengan
menggunakan hand phone seseorang yang datang menjenguknya. Andi
menceritakan peristiwa yang dialaminya pada Minggu pagi, yang mengaku
diancam akan ditembak dikepala, serta diludahi. Peristiwa ini
menurutnya disaaksikan tujuh tahanan lainnya serta petugas jaga.

Isi email itu juga terangkum seperti pembicaraan antara Fatori dengan
Andi Siahaan yang sudah beberapa hari di tahan di Polresta
Pematangsiantar akibat adanya laporan tuduhan melakukan penganiayaan
terhadap anak dibawah umur.

Berikut isi pembicaraannya:
Fatori : Saya tidak takut dicopot, saya masih 15 tahun lagi dinas,
lihat kalau kamu keluar, akan saya bikin sengsara. Kamu telah
memfitnah saya, saya tidak ada melakukan pemukulan.

Andi : Saya tidak ada memfitnah bapak. (Tiba-tiba Fatori meludahi Andi)

Fatori : Saya sudah lama tidak menembak kepala orang dan menjilat
darahnya, saya tunggu kamu diluar ya.

Adanya tindakan pengancaman tersebut, juga dibenarkan istri Andi
Siahaan, Porman Alfrida br Panjaitan, saat dihubungi melalui telepon
selulernya. Menurutnya, saat membezuk suaminya di sel tahanan, Andi
menceritakan jika Fatori mendatanginya seraya memberikan ancaman.

Sebelumnya, AKBP Fatori dilaporkan istri Andi Siahaan, ke Kapoldasu,
Irjen Pol Oegroseno Kamis (2/12) akibat dituding melakukan
penganiayaan, Selasa (30/11). Akibat penganiayaan tersebut, Andi
mengalami luka di bagian bibir bawah, dan rusuk kiri, serta mengalami
muntah-muntah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapoldasu
memerintahkan Kabid Propam Poldasu, Kombes Pol Edi Napitupulu,
dan Kabid Humas, Kombes Pol Baharudin Jafar, turun ke Polresta
Pematangsiantar, Kamis (2/12).

Pemeriksaan berlanjut dengan membawa Fatori ke Poldasu, dan hasilnya akan dipindahkan ke Mapolda Sumut.
Informasi lainnya, Senin 6 Desember 2010 akan dilakukan serah terima jabatan
Kapolresta Pematangsiantar, dari AKBP Fatori pada AKBP Albert TP Sianipar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Serse Ekonomi Polda Sumut. (js)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta agar meninjau kembali atas izin IPK dan izin perinsip atas nama AN yang berlokasi di Kecamatan Ranto Baek. Karena ini, diduga penyebab terjadinya banjir bandang yang melanda 4 desa di kecamatan baru-baru ini. “Kita minta kepada Pj.Bupati Madina Aspan Sopian agar meninjau kembali izin IPK dan izin […]

  • Pasca Putusan Kemenkumham, Usungan Partai Berkarya Batal Demi Hukum

    Pasca Putusan Kemenkumham, Usungan Partai Berkarya Batal Demi Hukum

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Putusan Kemenkumham berakibat perubahan usungan Partai Beringin Karya (Berkarya) di Pilkada di daerah. Calon kepala daerah yang terlanjur diusung Partai Barkarya oleh kepengurusan sebelum putusan Kemenkumham ini dinyatakan tak berlaku lagi. Itu diungkap Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) M. Salman Rais,S.Sos didampingi Sekretaris Paimatua Lubis,SH kepada Mandailing […]

  • Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

    Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tebingtinggi, Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap secara resmi melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Tebingtinggi. Surat pernyataan pengunduran diri HM.Syafri Chap sebagai Ketua DPRD Tebingtinggi dari fraksi Partai Golkar ini, ditembuskan juga kepada Ketua Umum Partai Golkar, Ketua DPD Partai Golkar, Gubernur Sumatera Utara, Walikota Tebingtinggi dan Ketua KPUD Tebingtinggi, […]

  • Plasma Sawit Untuk Desa Bintuas Tak Jelas

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekdaprovsu Surati BPN Pencabutan HGU PT.RMM PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Nurdin Lubis, SH.MM melayangkan surat kepada Kakanwil BPN Sumut untuk pencabutan izin HGU perkebunan sawit PT. Rimba Mujur Mahkota di Mandailing Natal (Madina). Surat Sekda Pemprovsu itu bernomor 593.4/3778 tanggal 6 Mei 2013. Sikap Pemprovsu ini terkait maslah plasma untuk […]

  • Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga Desa Sinonoan Kecamatan Siabu mendatangi Polres Madina Kamis (21/5) siang. Warga hendak mengadukan semrawutnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2020 di desa mereka. Diantara poin yang dikeluhkan : pemerintah desa kurang transparan menentukan warga penerima manfaat. Banyak yang kategori berhak tak masuk daftar. Edy Saputra Nasution gelar […]

  • Limbah Cair Tambang Emas Martabe Tetap Dibuang ke Sungai Batangtoru

    Limbah Cair Tambang Emas Martabe Tetap Dibuang ke Sungai Batangtoru

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Sisa limbah tambang emas PT G-Resource Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel) tetap akan dialiri ke Sungai Batangtoru. Untuk menjamin keamanannya, pihak perusahaan siap meminumnya terlebih dulu. Tim Advance yang dikoordinir Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Sumatera Utara (Sumut) Eddy Syofian mengatakan, dari pengamatan langsung […]

expand_less