Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Agincourt Rumahkan 300 Karyawan Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

Medan, (MO) – Dua minggu pasca berhentinya operasi Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, tercatat jumlah karyawan yang dirumahkan semakin banyak. Saat ini, jumlahnya mencapai 1.200 orang atau bertambah sekitar 300 orang dari sepekan sebelumnya.
“Tadi saya cek, jumlahnya malah bertambah,” kata Communication Manager PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Batangtoru, Katarina Siburian, kepada MedanBisnis, Selasa (16/10).

PT Agincourt Resources selaku pengelola Tambang Emas Martabe menghentikan operasionalnya sejak 1 Oktober 2012. Langkah itu terpaksa dipilih perusahaan karena pemerintah daerah (pemda), baik Pemkab Tapsel maupun Pempropsu, gagal menyelesaikan polemik mereka dengan masyarakat terkait pembuangan limbah perusahaan itu ke Sungai Batangtoru. Dampaknya sekitar 2.000 karyawan yang bekerja di perusahaan asal Hongkong tersebut terancam dirumahkan.

Katarina mengatakan perusahaan tidak bisa menjamin ada lagi atau tidak karyawan yang dirumahkan ke depan. Menurutnya, sepenuhnya tergantung pada bisa tidaknya pemasangan pipa pembuangan air sisa pemurnian.

Namun, jelas Katarina, karyawan yang dirumahkan tersebut bukan pemutusan hubungan kerja, melainkan diberhentikan sementara menunggu ada kepastian apakah boleh atau tidaknya pipa pembuangan air sisa pemurnian dipasang.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho ST mengatakan, upaya untuk terus mempekerjakan karyawan tetap dilakukan Pemerintah Propinsi Sumut (Pempropsu). Dia mengatakan akan membicarakan nasib karyawan yang dirumahkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun sejauh ini, upaya ini belum terlaksana.

Dari hasil kinerja Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Sumut yang sebelumnya ditugaskan Gatot memonitoring perkembangan tambang, Gatot menyebutkan bahwa jam-jam kerja termasuk lembur karyawan dikurangi perusahaan.

Jhon Tafbu Ritonga dari Angel for Sustainable Development Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU), mengatakan, tambang emas tersebut sangat menjanjikan bagi investasi ekonomi masyarakat Batang Toru, bagi Tapsel, Sumut bahkan Indonesia.”Sebaiknya masyarakat memberi kesempatan dilakukannya pemasangan pipa seraya ikut mengawasi bilamana terjadi kerusakan sebagai akibat dari pembuangan air sisa proses ke Sungai Batang Toru. Artinya mari kita dukung bersama ka rena tambang ini memberi dampak pembangunan yang berkelanjutan,” katanya. (medan bisnis/benny pasaribu)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Menjaga Lisan

    Pentingnya Menjaga Lisan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari, perawi hadits, Abdullah bin Mubarak, menunaikan ibadah haji. Ketika berziarah ke makam Rasulullah SAW, Dia bertemu dengan wanita tua. Setiap kali Abdullah bertanya selalu dijawab wanita itu dengan ayat-ayat Alquran. Abdullah, Assalamualaikum. Wanita tua, Salamun qaulan min rabbi rohim (salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih. QS Yasin 58). Abdullah, ”Semoga Allah merahmati […]

  • Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • KNKT: Aek Latong tak layak dilintasi

    KNKT: Aek Latong tak layak dilintasi

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK – Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tadi malam merekomendasikan bahwa Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) bagian tengah di Aek Latong, Tapanuli Selatan, tidak layak dilintasi kendaraan roda empat karena kondisi jalan tersebut sudah sangat tak mungkin untuk digunakan sehingga perlu jalan alternatif. Sebuah kecelakan terjadi di Jalinsum bagian tengah Aek Latong Tapsel, pekan lalu, yang […]

  • Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju bersama Natal salah satunya yang disebutkan Bupati Mandailing Natal,bahwa tidak akan diperpanang sebelum ianya melakukan ganti rugi atas lahan warga yang diusahai oleh Perusahaan BUMN PT.Perkebunan Nusantara IV. Demikian antara lain hal itu disampaikan Rusdi Batubara, Jumat sore (3/12) selaku koordinator Tim LIRA Madina yang […]

  • Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

    Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WINA – Kabar bahagia datang dari negara Austria. Di ibu kota negara ini, Wina, telah berdiri sebuah Islamic Center besar yang menyedot perhatian publik. Islamic Center ini pun semakin menunjukkan taringnya dengan menggelar banyak program agar lebih aktif dan lebih banyak menggandeng masyarakat setempat. Kepala Islamic Center Wina Hasyim A Mahrougi mengatakan, ia sangat senang […]

  • Calo Sidang Tilang Menghadang

    Calo Sidang Tilang Menghadang

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Praktik jasa tak resmi atau percaloan hampir terjadi dalam segala bidang, termasuk di bidang pengadilan. Akibatnya, wibawa pengadilan makin terpuruk, seiring terus terjadinya percaloan sidang. Pihak pengadilan tak mampu berbuat banyak karena belum menerima keluhan dari pihak berperkara. Suasana lalu-lintas ibukota Jakarta yang sangat sibuk menuntut perilaku tertib dan santun saat berkendaraan. Jika tidak, para […]

expand_less