Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Agincourt Rumahkan 300 Karyawan Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

Medan, (MO) – Dua minggu pasca berhentinya operasi Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, tercatat jumlah karyawan yang dirumahkan semakin banyak. Saat ini, jumlahnya mencapai 1.200 orang atau bertambah sekitar 300 orang dari sepekan sebelumnya.
“Tadi saya cek, jumlahnya malah bertambah,” kata Communication Manager PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Batangtoru, Katarina Siburian, kepada MedanBisnis, Selasa (16/10).

PT Agincourt Resources selaku pengelola Tambang Emas Martabe menghentikan operasionalnya sejak 1 Oktober 2012. Langkah itu terpaksa dipilih perusahaan karena pemerintah daerah (pemda), baik Pemkab Tapsel maupun Pempropsu, gagal menyelesaikan polemik mereka dengan masyarakat terkait pembuangan limbah perusahaan itu ke Sungai Batangtoru. Dampaknya sekitar 2.000 karyawan yang bekerja di perusahaan asal Hongkong tersebut terancam dirumahkan.

Katarina mengatakan perusahaan tidak bisa menjamin ada lagi atau tidak karyawan yang dirumahkan ke depan. Menurutnya, sepenuhnya tergantung pada bisa tidaknya pemasangan pipa pembuangan air sisa pemurnian.

Namun, jelas Katarina, karyawan yang dirumahkan tersebut bukan pemutusan hubungan kerja, melainkan diberhentikan sementara menunggu ada kepastian apakah boleh atau tidaknya pipa pembuangan air sisa pemurnian dipasang.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho ST mengatakan, upaya untuk terus mempekerjakan karyawan tetap dilakukan Pemerintah Propinsi Sumut (Pempropsu). Dia mengatakan akan membicarakan nasib karyawan yang dirumahkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun sejauh ini, upaya ini belum terlaksana.

Dari hasil kinerja Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Sumut yang sebelumnya ditugaskan Gatot memonitoring perkembangan tambang, Gatot menyebutkan bahwa jam-jam kerja termasuk lembur karyawan dikurangi perusahaan.

Jhon Tafbu Ritonga dari Angel for Sustainable Development Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU), mengatakan, tambang emas tersebut sangat menjanjikan bagi investasi ekonomi masyarakat Batang Toru, bagi Tapsel, Sumut bahkan Indonesia.”Sebaiknya masyarakat memberi kesempatan dilakukannya pemasangan pipa seraya ikut mengawasi bilamana terjadi kerusakan sebagai akibat dari pembuangan air sisa proses ke Sungai Batang Toru. Artinya mari kita dukung bersama ka rena tambang ini memberi dampak pembangunan yang berkelanjutan,” katanya. (medan bisnis/benny pasaribu)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah  Dibongkar Maling, 1 Sepeda Motor Raib

    Rumah Dibongkar Maling, 1 Sepeda Motor Raib

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Warga Panyabungan Mandailing Natal harap waspada, sebab maling sepeda motor tak lagi beraksi di luaran, tetapi sudah berani masuk rumah. Rumah milik  Sopian Lubis, di Jalan Bermula, Gang Duku, Kelurahan Panyabungan II, Panyabungan dibongkar maling, satu unit sepeda motor dibawa pelaku. Keterangan Sopian kepada Mandailing Online, Minggu (31/4)  sepeda motor […]

  • Delapan Mal Baru Siap Hadir di Jabodetabek Tahun Ini

    Delapan Mal Baru Siap Hadir di Jabodetabek Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pusat belanja memadati Jabodetabek dengan penuh sesak. Mereka seperti berevolusi, dengan tidak hanya menawarkan wisata belanja namun juga hiburan dan pendidikan bagi masyarakat. Tahun ini pun masyarakat bersiap dimanjakan oleh mal-mal baru yang siap beroperasi. Berdasarkan catatan Colliers Indonesia, sepanjang 2012 ruang pusat belanja akan tumbuh 5,6% di area Jakarta menjadi 335,45 ribu meter […]

  • Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zaman sannarion bahatmada jolma nalupa tu ajaran ni ompunta naparjolo sunduti dohot ajaranni ugamonta nasalalu ituturkon guru, harani bahat namarpenong-penong songon namabahattu mangan pining nacapot, hasidunganna eal, margorak-gorak idaia supping ni halak pala mardalan marjereng-jereng angke madung antong lenong tile. Salaludo antong dituturkon ompunta nadung parjolo mulak tu rahmat ni Tuhani ulang ning ibana ipasahat […]

  • Pemkab Palas akan Bangun Jalan Kawasan Agropolitan

    Pemkab Palas akan Bangun Jalan Kawasan Agropolitan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) akan membangun sarana infrastruktur jalan sepajang sekitar 3 kilo meter (km) dengan kucuran dana Rp 2,6 miliar bersumber dari APBN TA 2015. Pembangunan jalan untuk mendukung pembangunan daerah agropolitan yang dipusatkan di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Palas. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palas […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Walhi Sumatra Utara menyesalkan adanya pemadaman bergilir listrik di berbagai wilayah Provinsi Sumatra Utara. Kejadian seperti ini telah terjadi ditahun-tahun sebelumnya dan terjadi lagi di tahun 2013 ini. Menurut Walhi, Pemprov Sumut harus mengambil langkah fundamental dalam mengatasi krisis energi khususnya listrik. “Bentuknya untuk jangka pendek adalah dengan melakukan modernisasi PLTD […]

expand_less