Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Hari Ketiga Pascabanjir Logistik ke Sulangaling Belum Dikirim

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi Banjir di Sulangaling/akun Fb Canra Pulungan.

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Memasuki hari ketiga pascabanjir yang terjadi di wilayah Sulangaling logistik dan obat-obatan belum bisa dikirim. Kondisi pertemuan sungai Parlampungan dan Batang Natal yang masih meluap dan mengancam nyawa menjadi alasannya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina) Subuki Nasution yang dihibungi Mandailing Online menyampaikan hari ini, Selasa (21/12) logistik, baik sembako maupun obat-obatan akan didistribusikan ke wilayah Sulangaling.

“Logistik dan Tim SARS kita sudah di MBG. Hari ini akan kita upayakan dengan armada yang di sana untuk mendistribusikannya,” kata Subuki.

Desa Hitaimbaru di Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), sampai hari ini masih tergenang dengan ketinggian 1 meter. Sementara di Desa Lubuk Kapundung, Lubuk Kapundung II, dan Ranto Panjang air sudah surut meski sebelumnya ketinggian air sempat mencapai 4 meter.

Berdasarkan informasi dari Sekretaris Desa Lubuk Kapundung II Aman Lubis warga Desa Hitaimbaru masih berada di perbukitan dengan kondisi kekurangan makanan dan pakaian kering.

“Warga butuh air bersih untuk diminum, bahan makanan juga, dan terpenting pakaian anak-anak dan dewasa karena pakaian warga basah semua,” katanya

Sementara berdasarkan postingan di akun resmi Polres Madina, ada 30 rumah warga yang hanyut dan puluhan lainnya rusak berat di wilayah Sulangaling dan 5 orang hanyut terbawa arus.

Terkait informasi ini, Subuki menjelaskan, pihak pemerintah belum bisa mengeluarkan informasi resmi karena sedang menunggu data dari kepala desa dan camat.

“Kita masih menunggu informasi resmi dari desa dan camat,” jelasnya.

Masyarakat di wilayah Sulangaling berharap pemerintah bisa secepatnya mengirim logistik dan obat-obatan agar terhindar dari penyakit.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, akibat banjir melanda Madina pada Sabtu lalu setidaknya ada 6 orang yang hanyut dan belum ditemukan, 6.200 hektare lahan pertanian gagal panen, 250 hektare lahan holtikultura rusak, 33 sekolah terendam dan fasilitasnya rusak, 4.500 kepala keluarga terdampak secara langsung, dan banyak fasilitas umum yang rusak berat.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua PTMT di Panyabungan Sukses

    Hari Kedua PTMT di Panyabungan Sukses

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari kedua Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SD dan SMP wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tetap lancar. Pantauan di SD Negeri 401 Panyabungan, Kamis (2/9/2021) tidak ditemukan adanya kejanggalan, semua berjalan lancar sesuai dengan prokes (protokol kesehatan) anjuran pemerintah. Di sekolah tersebut proses pembelajaran berjalan lancar, meski beberapa orang tua […]

  • KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Senin (24/8) menetapkan dua pasangan calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2015. Kedua pasangan yang ditetapkan adalah pasangan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution-H. Jakfar Sukhairi Nasution dan pasangan Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM. Penetapan kedua pasangan ini berdasar Keputusan KPU Mandailing Natal […]

  • SI RARA

    SI RARA

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    I tandai homu dope le Si Rara? Ninna, najolo ompung ni ompungnia alak naro juo dei sian Aek Nabara, ro alai sabara mamota-mota arangan dohot rura sampe tu paya-paya na ilambung ni Gunungtua. Dung tolap tu Huta Sabariba, nida alai mada sada amporik Ambaroba atia martata-tata paida-ida ulok Sa manolon Si Bodak na mata, sangkot […]

  • Pembukaan Jalur Madina-Palas Harus Dilanjutkan

    Pembukaan Jalur Madina-Palas Harus Dilanjutkan

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Desa-desa di Kecamatan Panyabungan Tumur meminta kelanjutan pembukaan ruas jalan Panyabungan Timur-Palas. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas) dinilai akan mendongkrak gerak lalaulintas ekonomi Madina jika kelak jalur itu berlanjut menuju pelabuhan Dumai di pantai timur. Pembukaan jalur Madina-Palas melalui Panyabungan Timur telah dibuka […]

  • 10 Orang Penambang Liar Di Tangkap

    10 Orang Penambang Liar Di Tangkap

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal bersama Detasemen C Brimob Polda Sumatera Utara Kamis-Jumat (12-13/7/2012) menangkap 10 orang penambang liar tanpa izin (Peti).Penangkapan ini dilakukan pasca terjadinya kerusuhan dan pembakaran Base Camp PT Sorikmas Mining (SM) pada hari sabtu (7/7/2012) yang lalu di wilayah kontrak karya Sork Mas Mining perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang. Selain warga Madina, pelaku […]

  • Madina Perpanjang Masa Transisi Darurat Bencana

    Madina Perpanjang Masa Transisi Darurat Bencana

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperpanjang masa transisi darurat bencana. Perpanjangan hingga tiga bulan ke depan. Alasannya karena dampak yang bencana belum tertangani secara maksimal. Keputusan tersebut diputuskan melalui rapat evaluasi bersama Forkopimda di salah satu kafe di bilangan kota Panyabungan, Minggu (29/3/2026). Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution memaparkan, […]

expand_less