Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Penimbunan BBM Berulang, Apa Solusinya?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
  • print Cetak

Oleh: Sri Purwanti

 

“Dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia, bukan untuk memenuhi keserakahan manusia.” – Mahatma Gandhi.

Begitulah orang serakah. Tak akan pernah merasa puas. Selalu ingin mendapat yang lebih lagi. Tak mempedulikan cara yang diambil adalah suatu kesalahan, dan juga suatu kezaliman.

Hal tersebut, seperti yang dilakukan oleh seorang pelaku penimbun hingga 1005 liter BBM bersubsidi jenis solar di Singkawang. Dengan tujuan untuk mendapat keuntungan  yang berlipat. (TribunSingkawang.com, 17/1/2022)

Walaupun sanksi sudah jelas tertuang dalam pasal 55 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001. Namun, tak membuat kasus tersebut berhenti berulang.

Karena hukuman tersebut dinilai tidak menimbulkan efek jera. Apalagi didukung oleh sistem yang membuat orang-orang di dalamnya hanya memikirkan keuntungan semata.

Padahal jelas, praktik penimbunan ini adalah suatu bentuk kezaliman. Karena dampaknya dapat membuat masyarakat umum merasakan sulit akibat kelangkaan pasokan, hingga terpaksa  membeli dengan harga yang pasti akan sangat menjulang.

Hal yang menyedihkan lagi, kenaikan harga ini tentu akan berimbas pada kenaikan harga yang lain terutama harga produk industri yang menggunakan BBM jenis solar ini. Pastinya juga akan berpengaruh pada kenaikan harga jual dari hasil produksi tadi.

Para pelaku industri tentu tidak akan mau mengambil risiko kerugian. Lalu, siapa yang dapat memecahkan masalah ini? Mencegah perbuatan menyimpang nan zolim, serta menjamin kesejahteraan?

Apakah bisa dilaksanakan pada sistem yang memisahkan agama dari kehidupannya? Melakukan semua hal atas dasar kemanfaatannya? Tentu tidak!

Dengan demikian, satu-satunya solusi  yang bisa diterapkan untuk mengatasi hal tersebut, ialah beralih kepada sistem yang paripurna aturannya, yaitu sistem islam.

Sistem yang menyandarkan seluruh aspek kehidupan pada aturan pencipta. Termasuk pada roda perekonomian pun disandarkan pada hukum syara. Yang membuat masyarakat di dalamnya tidak hanya fokus terhadap bagaimana cara untuk mendapatkan materi dan keuntungan, tapi juga keberkahan.

Sri Purwanti tinggal di Sambas

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Perasaan Ajib Shah biasa saja meski sudah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut. Menurut Ajib yang saat ini juga memegang tampuk Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut jabatan baru yang diembannya kini, adalah amanah yang diterima dari partai berlambang beringin itu. “Biasa saja lah. Ini kan amanah yang kita […]

  • Lapangan Aek Godang Dijual!

    Lapangan Aek Godang Dijual!

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Seorang ahli waris H Ali Usman sebagai pemilik lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi dari total luas 1,4 haktare Lapangan Aek Godang di Panyabungan, Madina, H Nasrun Nasution berencana menjual lahan tersebut. Saat ini Lapangan Aek Godang dikontrak Pemkab Madina, namun sudah habis masa kontraknya. Rencana menjualnya bagi siapa saja yang berminat tapi […]

  • Syamsul Arifin Nonaktif Sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

    Syamsul Arifin Nonaktif Sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Gubernur Sumatera Utara nonaktif Syamsul Arifin untuk sementara dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut periode 2010-2015. Pencopotan Syamsul Arifin disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HR Agung Laksono kepada wartawan di Medan, Rabu, 27 April 2011. “Untuk sementara Syamsul Arifin digantikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu […]

  • DPRD Madina Dapat Mengusulkan Pemberhentian Hidayat Batubara Secara Permanen

    DPRD Madina Dapat Mengusulkan Pemberhentian Hidayat Batubara Secara Permanen

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) dapat mengusulkan pemberhentian secara permanen Hidayat Batubara dari jabatannya sebagai bupati non aktif menyusul vonis penjara 5,5 tahun kepada Hidayat oleh Pengadilan Negeri Medan. Jika menunggu sampai putusan perkara Hidayat Batubara inkracht atau berkekuatan hukum tetap, maka Dahlan Hasan Nasution akan menjabat sebagai Pelaksanan tugs (Plt) bupati […]

  • Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KPK Perpanjang Masa Penahanan   JAKARTA – Mantan Menteri ESDM Jero Wacik harus mendekam lebih lama lagi di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta. Hari ini (21/5), KPK resmi memperpanjang masa penahanan Jero untuk 40 hari ke depan. Perpanjangan masa penahanan itu telah disetujui oleh Jero sendiri. Dia terlihat meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 11.00 […]

  • Pastikan tak Ada Rekrutmen CPNS, Ini Alasannya

    Pastikan tak Ada Rekrutmen CPNS, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bukan sekadar wacana lagi, tahun ini dipastikan tidak ada rekrutmen CPNS. Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) dari MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi nomor B/2163/M.PAN-RB/06/2015  yang ditujukan kepada para kepala daerah dan pejabat pembina kepegawaian di pusat. Dalam Surat Edaran tertanggal 30 Juni 2015 itu disebutkan alasan tidak adanya rekrutmen CPNS tahun ini, dan […]

expand_less