Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Pesantren Abinnur Al-Islami Wisuda Hafizul Qur’an

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
  • print Cetak

Santri hafizul Qur’an yang diwisuda menerima hadiah dari Mudir Pesantren Abinnur Al-Islami, H. Ahmad Saukani Hasibuan, Lc, Ahad (6/3/2022).

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Pesantren Abinnur Al-Islami mewisuda dua santri perempuan Hafizul Qur’an 30 jus.

Wisuda berlangsung di lapangan pesantren itu, Ahad (6/3/2022).

Pesantren itu terletak di Mompang Jae, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Kedua santri yang diwisuda masing-masing adalah:

– Nur Faizah Lubis binti Jamil Lubis, berasal dari Desa Hutapuli, Siabu, Mandailing Natal.

– Afifah Lutfiatul Ulya binti Miftah Ulya, berasal dari Provinsi Riau.

Wisuda dilakukan Mudir Pesantren Abinnur Al-Islami, H.Ahmad Saukani Hasibuan, Lc.

Acara wisuda dihadiri anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution; Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan; Kasi Pontren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madina, Ikhwan Siddiqi; Kabag Kesra Setdakab Madina, Mulia Gading, serta para orangtua santri.

Kedua wusudawan hafizul Qur’an ditemani orangtua masing-masing saat diwisuda di Pesantren Abinnur Al-Islami, Ahad (6/3/2022).

Selain itu, sebanyak 100 santri kelas VII juga menamatkan pendidikan dari pesantren ini pada hari yang sama.

Santri yang tamat ini terdiri dari 35 laki-laki, dan 65 perempuan.

Ini penamatan angkatan ke 9 sejak pesantern ini berdiri tahun 2006.

Pihak pesantren juga mengumumkan kelulusan kelas IV  sebanyak 234 santri. Terdiri 91 laki-laki, dan 143 perempuan.

Pesantren Abinnur Al-Islami didirikan oleh H. Ahmad Saukani Hasibuan, Lc pada tahun 2006 setelah beliau menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi di Syria.

Semangat pendirian pesantren beranjak dari upaya H. Ahmad Saukani Hasibuan, Lc melahirkan santri penghafal Al-Qur’an (tahfiz Al-Qur’an).

Selain tahfiz Qur’an, pesantren ini juga fokus pada pada kitab klasik (buku kuning).

Pesantren ini menerima santri kali pertama pada tahun 2007. Masa itu jumlah santri masih belasan orang.

Kini jumlah santri sudah mencapai 2.400 orang berasal dari Mandailing Natal, kawasan-kawasan di Sumatera Utara hingga dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kondisi itu menyebabkan pihak pesantren harus bekerja keras untuk menambah infrastruktur dan fasilitas pendidikan serta pemondokan di tengah meningkatnya arus jumlah santri yang kian meningkat saban tahun.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran Kendaraan Penumpang Harus Fit

    Jelang Lebaran Kendaraan Penumpang Harus Fit

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINTANG – Mngantisipasi terajadinya kecelakaan pada arus mudik lebaran mendatang, para pengusaha angkutan umum di Kabupaten Sintang diminta untuk memperhatikan kendaraan yang akan dipergunakan untuk mengangkut penumpang. “Jangan hanya karena ingin mengejar keuntungan semata kita kemudian mengabaikan keselamatan penumpang dengan menggunakan kendaraan yang sudah tidak layak lagi, itu dilarang,” kata kepala dinas perhubungan Kabupaten Sintang […]

  • Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal dan Solusinya

    Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal dan Solusinya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Asrori Nasution   Latar Belakang Krisis energi merupakan salah satu masalah yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia saat ini. Setiap negara berlomba untuk mencari sumber energi yang dinyatakan lebih ramah lingkungan dan dapat mencukupi kebutuhan energinya. Pada sisi yang lain, pemakaian energi fosil yang terus menerus ternyata diperkirakan akan habis alias tidak […]

  • 11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya, Ulurkan Bantuan Anda

    11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya, Ulurkan Bantuan Anda

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulurkan Bantuan Anda, 11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya     PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Bagi Ummi yang baru tamat SMK dan abangnya Amansyah yang juga baru lulus SMA tak mudah membiayai  kebutuhan hidup 11 adik yang masih kecil-kecil. Termasuk biaya sekolah. Oleh karena itu, bantuan dari para derwaman sangat dibutuhkan. Bantuan bisa dihantar […]

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MELACAK ARAH CAP “SEKDA PLANGA-PLONGO” DAN “BUPATI KEONG” Oleh: Tim Peci Manajemen   Dalam beberapa hari terakhir dunia maya khsusnya di facebook muncul postingan yang mengkritisi pemerintah daerah. Bentuk kritiknya berupa simbol dan sifat tertentu terhadap figur bupati dan sekda. Lantas bagaimana menyikapi topik-topik ini?   Ketika Kritik Berubah Menjadi Simbol Politik Dalam politik, kritik […]

  • 15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih terisolir, belum bisa dilalui kenderaan roda empat. Roda dua pun sulit lewat jika musim penghujan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution melalui Kabag Humas, Arbiuddin Harahap kepada wartawan, Senin (2/9/2013) menyatakan 15 desa ini juga masih sangat minim fasilitas kesehatan dan pendidikan. […]

  • Aspan Imbau PNS Madina Sumbang Korban Bencana

    Aspan Imbau PNS Madina Sumbang Korban Bencana

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Penjabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofyan mengimbau seluruh PNS untuk memberikan sumbangan untuk para korban bencana meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta, tsunami di Mentawai dan banjir di Wasior, Papua. Imbauan Aspan itu disampaikan saat apel pagi, di halaman kantor bupati, Bukit Payaloting Parbangunan, Panyabungan, Senin (1/11), sebagaimana diutaraan Kabag Humas Taufik Lubis. […]

expand_less