Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Abainya Peran Negara Mengakibatkan Kejahatan Subur di Negeri ini

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
  • print Cetak

Oleh: Ummu Umar
Ibu rumah tangga, tinggal di Madina

Akhir -Akhir ini aksi kejahatan semakin masif di negri ini, terhitung pada bulan Ramadan ini saja terjadi beberapa kasus. Padahal ini bulan Ramadan saharusnya diisi dengan kegiatan positif beramal istimewa, bukan diisi dengan aksi kejahatan. Membuat resah masyarakat dengan menimbulkan kegaduhan karena adanya klitih.

Dilansir dari Liputan6.com  selasa (5/4/2022). Seorang siswa SMA di Yogyakarta dikatakan menjadi korban klitih hingga meninggal dunia pada Minggu dini hari. Bukan baru kali ini saja, fenomena klitih nampaknya telah terjadi hingga kesekian kalinya bahkan sampai memakan korban jiwa. Hal ini seakan membuat kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar yang humanis berubah menjadi mengerikan. Tampaknya, fenomena klitih  menjadi tren di kalangan pemuda.

Tidak berselang lama, di jalan raya Tambun Utara, terjadi tawuran sarung yang berujung maut, mengakibatkan satu korban jiwa berusia 14 tahun (Selasa, 5/4/2022). Kejadian ini berawal dari perjanjian perang sarung antar kelompok, mereka berkumpul di dekat musola dengan kelompok remaja lain. (Suara, 7/4/2022).

Ini bermula abainya peran negara terhadap keaman negerinya, sehingga kejahatan pun merajalela ibarat fenomena gunung es yang tidak terbendung. Ditambah kacaunya aturan yang berlaku semakin mendukung aksi kejahatan. Di sisi lain ketidakpedulian yang ditunjukkan negara terkait kekerasan jalanan yang dilakukan oleh pemuda dewasa ini, dan disamping itu keadilan hukum juga susah didapat. Yang korban bisa jadi tersangka, yang tersangka bisa jadi korban. Ngeri bukan.

Dari sini dapat dipahami bahwa berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan jalanan. Itulah sebab, kita membutuhkan solusi sistemis, bukan sekadar memberi sanksi pada pelaku dan mengeluarkan larangan aktivitas di jalan. Lebih dari itu, dituntut peran negara guna menyolusinya.

Bagaimana islam memberikan solusi atas masalah ini. Kejahatan atau kriminalitas di masyarakat membutuhkan solusi fundamental agar angkanya tidak terus meningkat dari tahun ke tahun dan memprihatinkan. Islam memiliki sanksi yang tegas terhadap kejahatan. Sehingga tidak terulang lagi.

Islam memiliki hukum tentang pembegal (qutha’i ath-thurq). Allah Swt, berfirman, “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya).” (QS Al-Maidah: 33)

Hukum Islam sejatinya berfungsi untuk memberantas kejahatan, bahkan mampu mencegahnya (zawajir). Contohnya, hukuman potong tangan bagi pelaku pencurian (disertai dengan pembuktian) dapat mencegah pelaku lain untuk melakukan hal yang sama dan mampu memberikan efek jera.

Selain itu, hukum Islam juga berfungsi sebagai penebus dosa bagi pelaku di akhirat (zawajir). Ketika pelaku kejahatan sudah dihukum di dunia sesuai syariat islam, insyaallah di akhirat kelak ia terbebas dari siksa. Beginilah sejatinya hukuman didalam islam.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • DCS Dapil 4 PBB Madina

    DCS Dapil 4 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PBB Madina

  • Marsarak Mate

    Marsarak Mate

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Mandailing Karya : Mustopa Kamal Batubara   Potang ni ari na sangat jogi, i toru ni alibutongan na manorangi. Hajogianna tibo-tibo mago harani rimbus ni udan na ro mangompoti. Ngon bagas papan maralaskon tano, u paligi-ligi rimbus ni udan naso juo maradian. I samping tingkap au martungkol isang painte udan anso siang. “Rahmat, madung […]

  • Konflik Pemuda Desa Tabuyung dan Bintuas, Ketua Pemuda Pancasila: Kekerasan Tidak Menyelesaikan Masalah

    Konflik Pemuda Desa Tabuyung dan Bintuas, Ketua Pemuda Pancasila: Kekerasan Tidak Menyelesaikan Masalah

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik antar pemuda Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) dan Desa Bintuas, Kecamatan Natal yang bermula pada sekitar 2 bulan berujung pembakaran gudang ikan dan gudang minyak warga Bintuas pada Sabtu (29/1) malam. Akibatnya sebagian warga Bintuas dikabarkan terpaksa mengevakuasi diri ke tempat yang aman. Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Majelis […]

  • Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pjs Bupati Madina, Ir. H. Dahler Lubis kelihatan marah kepada pimpinan RSU Panyabungan yang dinilai teledor menangani keluarga pasien Covid-19. Kepada wartawan, Jum’at (16/10/2020) Dahler menyikapi keteledoran pihak RSU Panyabungan yang diduga membiarkan orangtua pasien Covid dari Muarasipongi keluyuran keluar masuk kamar pasien. Harusnya RSU Panyabungan tidak mentolelir itu, agar keluarga […]

  • Jalan Lingkar Timur Panyabungan Diperbaiki

    Jalan Lingkar Timur Panyabungan Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Untuk memperlancar arus mudik dan lalulintas pada musim Lebaran tahun ini, Pemkab Madina memperbaiki jalan lingkar timur Panyabungan. Plt Kadis PU Madina, Nasrin Lubis, menuturkan, jalan lingkar timur Panyabungan merupakan jalan pengalihan untuk menghidari jalur macer dan pasar tumpah, serta lintasan kenderaan roda empat atau lebih. “Jalan yang sudah kondisinya berlubang kita perbaiki demi kelancaran […]

expand_less