Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
  • print Cetak

Wabup Atika Azmi Utammi Mengikuti Rakorwil Apkasi/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi menyampaikan beberapa masukan pada acara rakorwil Apkasi yang dilaksanakan di Serdang Begadai, Kamis (19/5).

“Sebagai pemerintahan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, Pemkab Madina juga punya beberapa saran dan masukan yang nantinya diharapkan bisa didengar oleh pemerintah pusat,” tulis Atika pada laman Facebook Atika Azmi Utammi, Jumat (20/5).

Adapun masukan tersebut adalah: Pertama, Pemkab Madina melihat pembagian DBH perlu diprioritaskan untuk daerah penghasil sehingga dana tersebut bisa digunakan untuk perbaikan jalan rusak akibat over load pengangkutan sawit.

Kedua, Atika menyampaikan agar hal serupa berlaku untuk panas bumi.

“Dengan adanya kucuran dana dengan skala prioritas dari pusat, pemkab punya dana dalam perbaikan dan peningkatan fasilitas seperti Puskesmas, pendidikan, dan jalan raya di lokasi,” terangnya.

Ketiga, Pemkab Madina meminta pemerintah provinsi lebih memperhatikan SMK dan SMA Negeri di daerah.

“Dalam hemat kami, banyaknya sekolah dalam tingkatan tersebut menyebabkan perhatian yang tidak maksimal pada beberapa daerah dan berakibat rendahnya lulusan yang masuk PTN,” terangnya.

Untuk itu, kata Atika, perlu adanya pelibatan pemkab dalam skala yang lebih besar untuk peningkatan mutu tiap sekolah

Keempat, mengingat wilayah Madina yang cukup luas, Pemkab Madina melihat perlu adanya revisi pada Perpres 33 dengan menimbang luasan daerah sehingga para pegawai dalam melakukan kegiatan dalam daerah merasa setimpal apa yang diterima dengan jauhnya lokasi yang dituju

Terakhir, Pemkab Madina mendukung keikutsertaan pemerintah daerah dalam menentukan kelulusan PPPK. Banyak honorer yang telah mengabdi puluhan tahun, tapi tidak cakap mengoperasikan komputer sehingga tidak lulus saat ujian.

“Dengan keterlibatan daerah, saya menilai mereka yang tidak cakap mengoperasikan komputer ini punya peluang lebih (lulus),” imbuh Wabup Termuda se-Indonesia ini.

Atika berharap poin-poin tersebut didengar dan menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Saya yakin jika masukan dari Pemkab Madina ini diterima akan memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup perempuan lulusan UNSW Australia ini.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Tak Menjamin Kesehatan

    Sistem Tak Menjamin Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Endang Pohan Mahasiswi tinggal di Padang Lawas Utara Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat yang pelayanannya dijamin oleh negara. Berita viral pekan ini yang banyak tersebar melalui media di kalangan masyarakat, menyatakan seorang mantan atlet timnas bola Volli Putri  dan juga sebagai Serda TNI-AD, yang telah disahkan secara hukum di persidangan penggantian nama […]

  • Bupati Bekukan Badan Pemangku Adat, Raja-Raja Protes

    Bupati Bekukan Badan Pemangku Adat, Raja-Raja Protes

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Bupati Mandailing Natal (Madina) membekukan Badan Pemangku Adat (BPA) melalui Surat Keputusan Nomor : 224/614/K/2014. Dampaknya, pengurus BPA Madina Priode 2012-2017 berang. Mereka menilai bahwa surat keputusan bupati Madina tersebut cacat hukum dan tidak sesuai dengan anggaran dasar BPA Madina. “Kita sangat kecewa keluarnya surat keputusan bupati Madina yang […]

  • Sengketa Lahan Warga Angkola Hadang Truk CPO PT ANJ

    Sengketa Lahan Warga Angkola Hadang Truk CPO PT ANJ

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Ratusan warga dari 8 desa di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memasang portal, sekaligus menghadang truk pengangkut CPO PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Agri Siais, di Desa Napa, Selasa (10/1). Tindakan masyarakat yang tergabung Kelompok Tani Andalan (KTA) Napan itu sebagai bentuk kekecewaan atas tindakan perusahaan perkebunan swasta itu yang diklaim menyerobot […]

  • Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Suparti (52), warga Dusun IV Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, melaporkan BS (35) penduduk Jalan Eka Surya Perumahan Taman Permata Surya Medan ke Polres Langkat, Senin (21/2). Pengaduan dilakukan korban terhadap tersangka, pasalnya anak Suparti dijanjikan dapat diangkat menjadi Polwan. Namun hingga kini anaknya tidak juga diterima menjadi anggota Polri. Akibat kejadian […]

  • KT Panyabungan Barat Buka Donasi Quran, PPP Madina Turut Berinfak

    KT Panyabungan Barat Buka Donasi Quran, PPP Madina Turut Berinfak

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIRAMBAS (Mandailing Online) – Karang Taruna (KT) Panyabungan Barat membuka donasi Quran untuk dibagikan ke setiap masjid yang ada di kecamatan itu. Hal itu disampaikan Sekretaris KT Panyabungan Barat Muhammad Ridwan kepada Mandailing Online, Senin (22/11). “Sudah satu minggu ini kita buka donasi Quran. Nantinya Quran yang kita terima dibagikan kesepuluh masjid yang ada di […]

  • Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Leni Irna Chintya Batubara, S.Pd Aktivis dakwah, guru Semakin lama nasib honorer semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, banyak permasalahan yang dihadapi oleh seorang guru yang masih berstatus honorer. Dengan gaji yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan pengabdian yang mereka telah lakukan hingga kesejahteraan para guru honorer tidak jelas. Kisah mendapatkan gaji 250 ribu perbulan […]

expand_less