Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Berkas Syamsul Didaftar Pengadilan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
  • print Cetak


JAKARTA- Berkas dakwaan perkara dugaan korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007 resmi didaftar pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Jumat (4/3) lalu. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menjelaskan, dengan resminya berkas Syamsul di pengadilan ini maka dalam waktu dekat Syamsul Arifin akan disidang.

“Mungkin dalam waktu dekat akan ada proses persidangan kasus dugaan penyalahgunaan APBD Langkat dengan tersangka SA (Syamsul Arifin, Red),” terang Johan Budi kepada wartawan di Jakarta, kemarin (5/3).
Dijelaskan Johan, tahapan telah masuknya berkas dakwaan Syamsul dari jaksa penuntut umum (JPU) KPK ini merupakan rangkaian proses yang berlangsung di KPK. Seperti diketahui, berbeda dengan proses di kejaksaan atau pun di kepolisian, untuk proses pengusutan kasus di KPK, mulai sejak penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan, semua ditangani sendiri oleh KPK.

“Pelimpahan ini untuk melanjutkan proses dari penyidikan ke penuntutan dan penuntutan ke persidangan karena sudah dianggap lengkap dan penuntutannya sudah dibuat,” ujar Johan. Masalah jadwal persidangan, sepenuhnya pengadilan tipikor yang menentukan, bukan lagi KPK.

Sebelumnya, pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan, jika Syamsul sudah duduk sebagai terdakwa, maka proses administrasi pengeluaran Surat Keputusan Presiden (Kepres), tentang penonaktifan mantan Bupati Langkat itu akan berlangsung cepat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Reydonnyzar Moenek menjelaskan, Mendagri Gamawan Fauzi selalu proaktif tatkala ada gubernur yang telah menjadi terdakwa. Lantaran untuk dasar usulan penonaktifan yang disampaikan ke presiden harus disertai dengan nomor register perkara, lanjut Reydonnyzar, maka mendagri akan meminta nomor register perkara ke pihak pengadilan. “Kita jemput bola,” ujar Doni, panggilan akrabnya, kepada koran ini di kantornya, dua hari lalu.

Doni memberi contoh proses penonaktifan Gubernur Bengkulu, Agusrin Najamuddin. Dijelaskan Doni, tatkala sudah ada pemberitaan yang menyebutkan Agusrin sudah disidang dalam perkara dugaan korupsi dana perimbangan khusus bagi hasil pajak bumi dan pembangunan dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPH TB) Provinsi Bengkulu tahun 2006-2007 yang diduga telah merugikan negara Rp21,3 miliar, mendagri langsung mengirim surat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Dua kali kita surati Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (minta nomor regsiter perkara Agusrin, Red),” ujar Doni. Bahkan, lanjut Doni, Mendagri Gamawan Fauzi mengirimkan seorang pejabat di Kemendagri untuk berkonsultasi dengan PN Jakpus agar nomor register perkara cepat disampaikan. Begitu sudah ada nomor register perkara dari pengadilan, mendagri mengirimkan usulan pemberhentian sementara ke presiden.

Sebelumnya, Johan Budi menjelaskan, Johan menjelaskan, pihak pengadilan tipikor juga yang nantinya memberitahukan ke mendagri jika Syamsul sudah duduk sebagai terdakwa. “Tapi KPK bisa juga memberitahukan ke mendagri. Kan cuma pemberitahuan. Untuk pemberhentian sementaranya ya kewenangan mendagri yang memproses selanjutnya,” terang Johan. (sam)
sumber : sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Jafar Sukhairi Nasutiona dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima ratusan warga Desa Singkuang 1, Kecamatan Muara Batang Gadis, yang berunjuk rasa di halaman kantor bupati, Rabu (7/6/2023) menuntut hak kebun plasma dari PT Rendi Permata Raya yang hingga kini belum terealisasi. Sukhairi memaparkan upaya dan […]

  • Naposo Bulung, BPD, LPM, PKK dan Kopdes di Madina dalam Ancaman Nihilisme!

    Naposo Bulung, BPD, LPM, PKK dan Kopdes di Madina dalam Ancaman Nihilisme!

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Lembaga sosial level desa, seperti Naposo Nauli Bulung (NNB), BPD, LPM, PKK dan Kopdes nampaknya masih ada. Akan tetapi, kalau dilihat dari geliat dan vitalitasnya, semunya dalam kondisi yang lemah. Di momen 5 Mei ini, perlu memunculkan kecurigaan. Kuat dugaan, organisasi desa (ordes) itu terjebak dan dikhawatirkan kontribusinya jadi […]

  • Kesbangpol Madina Peringati HUT Dharma Wanita

    Kesbangpol Madina Peringati HUT Dharma Wanita

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN – Dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), pengurus serta anggota DWP Unit Bakesbangpol Madina memperingati HUT Dharma Wanita sekaligus arisan bulanan, Jumat (13/12/2019). Dalam arahannya Ketua DWP Bakesbangpol menekankan tentang pentingnya silaturrahmi sesama pengurus/anggota DWP karena bisa merekatkan semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan dan jika hal […]

  • Seluruh Fraksi Setujui Pansus SMGP

    Seluruh Fraksi Setujui Pansus SMGP

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) menyikapi tragedi Sibanggor dipastikan akan dibentuk DPRD Mandailing Natal, Sumatera Utara. Itu dinyatakan Ketua DPRD Mandailing Natal, Erwin Efendi Lubis menjawab wartawan di gedung dewan, Jum’at (19/2/2021) usai bertemu dengan utusan-utusan fraksi di ruang kerjanya. Erwin menyatakan bahwa semua fraksi di DPRD Mandailing Natal menyepakati pembantukan Pansus. […]

  • Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Warga Kecamatan Batahan geram. Pasalnya kasus sangketa warga Batahan versus PT. Palmaris tak jelas berujung setelah ditangani Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Muaranya, warga Batahan menilai para anggota DPRD Madina penghianat rakyat. Warga juga menuduh lembaga legislatif ini telah menghabiskan ratusan juta rupiah biaya Pansus, namun tak pernah ada hasilnya. […]

  • Ada 12 Personel TNI AU di Hercules yang Jatuh di Medan

    Ada 12 Personel TNI AU di Hercules yang Jatuh di Medan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA  – Pangkoopsau I Mabes TNI AU Marsda Agus Dwi Putranto membenarkan sebuah pesawat angkut militer Hercules type C-130 jatuh sesaat setelah take off dari Lanud Soewondo, di sekitar Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumut, hari ini sekitar pukul 11.48 wib. Agus juga mengatakan, ada 12 personel AU yang menjadi kru pesawat naas itu. “Iya, […]

expand_less